NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Sekretaris Umum KONI Provinsi Papua Tengah, Jack Tobai, dalam sambutan saat Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) ke-I sekaligus pelantikan pengurus KONI Kabupaten Dogiyai, mengajak seluruh pengurus agar menjadikan organisasi olahraga ini sebagai wadah untuk menggali potensi anak-anak muda Papua, bukan sebagai ajang mencari keuntungan pribadi.
“Momentum ini adalah kesempatan menggali potensi lokal di Kabupaten Dogiyai, mulai dari kampung hingga kota. Jangan jadikan KONI sebagai tempat mencari sesuatu, tetapi jadikan KONI sebagai ruang untuk membangun harga diri sebagai orang Asli Papua (OAP) di Dogiyai melalui olahraga,” tegas Tobai.
Ia berharap KONI Dogiyai dapat menyesuaikan pengembangan cabang olahraga (cabor) dengan kebutuhan serta karakteristik masyarakat setempat. Menurutnya, pembinaan prestasi tidaklah mudah, karena itu, pendekatan kepada masyarakat harus menyenangkan dan inklusif.
“Cabor-cabor yang dibina harus membuat masyarakat senang. Rangkul bakat-bakat alami yang ada di kampung-kampung. Atlet-atlet masa depan harus berasal dari akar rumput,” tambahnya.
Tobai juga menekankan pentingnya mengidentifikasi dan memprioritaskan cabor unggulan sesuai kemampuan dan aspirasi masyarakat Dogiyai. Dari sekitar 70 lebih cabor yang ada secara nasional, kata Tobai, tidak perlu semuanya diambil.
“Cukup pilih beberapa cabor unggulan saja, sesuai keinginan dan kemampuan masyarakat. Tujuannya adalah menunjukkan bahwa orang Dogiyai punya potensi besar.”
Ia juga menegaskan, yang paling penting bukan soal kemenangan, tetapi soal tampil dan mengangkat nama Dogiyai di kancah Nasional.
“Menang dan kalah itu urusan nanti, yang terpenting adalah anak-anak Papua bisa tampil dan membawa harga diri Dogiyai ke level Nasional,” Ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Dogiyai terpilih, Yeremias Goo, menegaskan komitmennya untuk mendukung visi dan misi Bupati Dogiyai dalam pengembangan SDM berbasis olahraga. Ia menyebut Dogiyai sebagai “rumah besar” yang harus dirawat dan diperkuat bersama.
“Sebagai Ketua KONI terpilih, saya akan terus mendukung program Bupati selama lima tahun ke depan, dengan merangkul anak-anak muda berbakat dari seluruh Dogiyai di berbagai cabang olahraga,” Ujarnya.
Goo menekankan bahwa pelantikan KONI bukan sekadar seremoni belaka, tetapi merupakan langkah konkret untuk membangun fondasi olahraga Dogiyai yang kokoh, cerdas, dan maju bersama.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi wujud dari komitmen kita membangun dan memperkokoh pondasi Komite Olahraga Nasional di Kabupaten Dogiyai. Kita ingin Dogiyai Cerdas, Kuad dan Maju Bersama melalui olahraga,” Ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan, Goo berharap Dogiyai mampu mencetak atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga Provinsi Papua Tengah.