PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Panitia Musyawarah Pastoral Mee (MUSPASMEE) ke-VIII menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan rangkaian kegiatan yang berlangsung di Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika.
Ketua Panitia MUSPASMEE VIII, Yunus Kadepa, S.Pd, menyampaikan hal tersebut usai penutupan kegiatan pada Senin (09/02/2026), di halaman Gereja Paroki Kristus Jaya Komopa, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kehendak-Nya, seluruh rangkaian kegiatan MUSPASMEE ke-VIII sejak tanggal 02 hingga 08 Februari 2026 dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” ujar Yunus Kadepa kepada wartawan.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada lima Dekenat yakni Dekenat Moni Puncak, Dekenat Paniai, Dekenat Tigi, dan Dekenat Kamuu Mapiya, serta Korwil Nabire, Korwil Timika, dan Korwil Jayapura yang telah berpartisipasi aktif.
“Lima Dekenat dan tiga Korwil benar-benar mengikuti seluruh tata kegiatan dari awal hingga akhir dengan penuh tanggung jawab dan semangat persaudaraan,” katanya.

Ketua panitia juga menyampaikan terima kasih kepada umat Paroki Kristus Jaya Komopa yang terdiri dari 4 wilayah, 11 stasi, dan 24 kombas yang telah menjadi tuan rumah yang baik bagi para peserta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada umat Paroki Kristus Jaya Komopa yang telah menjamin kebutuhan makan dan minum bagi para peserta dan simpatisan yang hadir. Pelayanan ini menjadi wujud nyata iman dan persaudaraan,” ujar Kadepa.
764 Ekor Babi dan Ribuan Peserta
Dalam pesta iman tersebut, berbagai rangkaian kegiatan adat dan rohani turut mewarnai pelaksanaan MUSPASMEE VIII. Pada hari pertama dan hari terakhir dilaksanakan Barapen (bakar batu), sementara pada hari keempat digelar Rekonsiliasi atau pesta sakral.
Total hewan yang disiapkan dalam kegiatan ini mencapai 764 ekor babi. Selain itu, panitia juga menyiapkan 188 ekor ayam kampung, 188 ekor kelinci, 188 ekor ikan, serta 188 ekor bebek. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini tercatat sebanyak 10.573 orang.
“Kami bersyukur seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana, tertib, dan penuh sukacita. Acara istimewa ini berlangsung aman dari awal hingga akhir,” ucapnya.

Yunus Kadepa juga menyampaikan terima kasih kepada para Pastor dan Dekan dari masing-masing dekenat yang telah membimbing jalannya kegiatan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada para Pastor Dekan dan seluruh imam yang telah membimbing umat selama pelaksanaan MUSPASMEE ini,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Ketua Panitia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
“Kami mohon maaf apabila selama kegiatan ini terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang menyenangkan di hati para peserta maupun umat Paroki Kristus Jaya Komopa. Semua yang kami lakukan semata-mata untuk kemuliaan Tuhan dan kebaikan bersama,” ungkapnya.
Ia berharap hasil MUSPASMEE ke-VIII ini dapat menjadi berkat dan pedoman bagi umat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui tema hak hidup dan perdamaian, kami berharap seluruh peserta dapat kembali ke paroki masing-masing dan mempraktikkan nilai-nilai iman, keadilan, serta perdamaian dalam kehidupan nyata. Semoga ini menjadi dasar membangun kehidupan yang menghargai martabat manusia dan menciptakan damai di atas tanah Mee,” tegas Kadepa.
Bupati Paniai Tutup Resmi Kegiatan
Sementara itu, Bupati Kabupaten Paniai, Yampit Nawipa, A.Md.Tek, secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan MUSPASMEE VIII yang ditandai dengan doa dan makan bersama di halaman Gereja Paroki Kristus Jaya Komopa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati tampil mengenakan pakaian adat Mee lengkap dengan koteka sebagai simbol identitas budaya.
“Sebagai anak Mee, saya memakai koteka sebagai jati diri dan kebanggaan budaya. Ini adalah identitas kami sebagai suku Mee. Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, secara resmi saya menutup seluruh rangkaian kegiatan MUSPASMEE ke-VIII ini,” ujar Yampit Nawipa.
Ia juga menjelaskan ketidakhadirannya pada hari pertama kegiatan karena harus menghadiri rapat di Jakarta.
“Pada hari pembukaan saya tidak sempat hadir karena mengikuti rapat penting di Jakarta yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Namun hati dan dukungan saya tetap bersama umat di Komopa,” jelasnya.
Umat dan panitia pun menyampaikan apresiasi kepada Bupati Paniai atas dukungan dan kehadirannya dalam penutupan kegiatan tersebut.
Dengan berakhirnya MUSPASMEE ke-VIII, umat Katolik di wilayah Mee diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam memperjuangkan hak hidup, membangun perdamaian, serta mempererat persaudaraan dalam terang iman. (*)
Pewarta : Derek Kobepa