NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Ketua Panitia Kamapi Youth Day [KYD] ke-5 tahun 2026, Alex Tagi, menegaskan bahwa orang muda Katolik [OMK] perlu memiliki karakter yang kuat dengan memegang teguh tiga prinsip dasar serta sikap disiplin yang tinggi.
Acara ini mengusung tema “OMK Berjalan Bersama Mewujudkan Kedamaian dan Keutuhan Ciptaan Tuhan”.
Hal tersebut disampaikan ketua Panitia dalam sambutannya di hadapan para peserta dan Imam di Gereja Katolik Santa Maria Imakulata Mowanemani, pada Jumat [26/06].
“Kami ingin orang muda Katolik berkembang, maka dituntut tiga prinsip utama. Pertama, kejujuran dan keterbukaan selalu diutamakan. Kedua, satu bicara, yang lain mendengarkan. Ketiga, jangan membiarkan ketidakberesan terjadi di sekitar kita,” ujar Alex.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan agar kaum muda tidak menjadi “benalu” di atas tanah Papua sendiri.
“Jangan mudah terpancing dengan tawaran rumah mewah atau uang besar dari orang-orang tertentu, karena itu sama saja membunuh diri kita sendiri, baik di dunia maupun di akhirat,” tegasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, Kamapi Youth Day Ke-5 Tahun 2026 diselenggarakan sebagai wadah persekutuan, pembelajaran, dan pengamalan nilai-nilai Injil. Kegiatan ini menjadi momentum bagi orang muda Katolik untuk tumbuh dalam iman, bersatu, dan berkontribusi nyata bagi Gereja serta umat.
Sementara itu, Pastor Paroki Santa Maria Imakulata Mowanemani, Pastoran Yonas Purnomo, OFM menyampaikan bahwa kehadiran Uskup di tengah kaum muda di wilayah Dekanat KAMAPI ini tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai perjuangan iman. Dalam kesempatannya, ia menyampaikan pesan agar para OMK benar-benar menjadi orang muda Katolik yang militan, teguh dalam pendirian, dan tidak bersikap “abu-abu”.
“Semoga kita sebagai orang muda Katolik betul-betul militan, betul-betul Katolik, tidak ada abu-abu. Bangga menjadi Katolik dan dengan penuh semangat memperlihatkan jati diri serta berkarya sebagai generasi muda,” ujarnya.
Ia berharap kehadiran Uskup dapat semakin menguatkan, menyemangati, dan membakar semangat jiwa muda seluruh peserta yang berkumpul dalam kegiatan ini.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Riko dari Komisi Kepemudaan serta tim Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan yang telah hadir dan meliput kegiatan ini.
Sebagai tuan rumah, atas nama Dewan Paroki Santa Maria Imakulata Mowanemani, ia menyambut hangat kedatangan seluruh utusan dari 11 paroki yang akan mengikuti serangkaian kegiatan hingga tanggal 1 Juli mendatang.
“Selamat datang. Mari kita sama-sama menikmati kebersamaan dan persaudaraan ini. Nikmati segala sesuatu yang akan kita terima, lakukan, dan perlombakan dalam Kamapi Youth Day ini,” ajaknya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkembangkan semangat persaudaraan, kedamaian, serta memperkaya pengetahuan iman dan kebanggaan sebagai orang muda Katolik.
“Sebelumnya, kami mohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini terdapat kekurangan. Kami bersama panitia berkomitmen akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelenggarakan kegiatan ini serta melayani saudara-saudari sekalian dengan penuh kasih dan ketulusan hati,” tutupnya.***
Editor: Y Agapa