NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Sejumlah intelektual serta mahasiswa asal Distrik Fajar Timur, Kabupaten Paniai, menggelar pertemuan perdana dalam rangka konsolidasi awal menuju Musyawarah Besar II Fajar Timur (MUBES-FT). Pertemuan berlangsung di kawasan Pantai PLN Kali Bobo Putaran II, Nabire, Papua Tengah, pada Selasa (14/7/2026), Sore Petang.
Pertemuan kali ini menjadi langkah awal untuk menyatukan gagasan, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Besar II Fajar Timur.
Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah intelektual dan mahasiswa dari berbagai kota studi, di antaranya Nabire dan Jayapura. Peserta yang mengikuti konsolidasi perdana meliputi Hans Kedepa, S.IP., Isak Kedepa, S.H., Yosep Nakapa, S.H., Agustinus Kudiai (Mahasiswa Jayapura), Yulius Bunai (Mahasiswa Nabire), Alince Bunai (Mahasiswi Jayapura), dan Martinus Nakapa, S.IP.
Dalam forum diskusi, peserta membahas sejumlah agenda penting sebagai landasan penyelenggaraan MUBES-FT, antara lain penyampaian ide dan gagasan mengenai pelaksanaan Musyawarah Besar, refleksi mengenai perjalanan kehidupan masyarakat Fajar Timur dari masa lalu, masa kini hingga masa depan, serta pentingnya menjaga persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Semangat kebersamaan menjadi pesan utama dalam pertemuan tersebut dengan mengusung prinsip, “Kita bersatu kuat, kita berpisah runtuh. Bersama kita siap menghadapi tantangan masa depan.”
Ketua Tim Penggerak Musyawarah Besar II Distrik Fajar Timur, Kabupaten Paniai, Martinus Nakapa, S.IP menyampaikan bahwa konsolidasi perdana ini merupakan awal dari rangkaian persiapan menuju Musyawarah Besar yang diharapkan dapat menjadi wadah mempererat persatuan, memperkuat komunikasi, serta melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan masyarakat Fajar Timur.
“Kami dorong mulai konsolidasi awal dalam pertemuan ini dengan komitmen seluruh peserta untuk terus membangun koordinasi dan melibatkan seluruh elemen masyarakat Fajar Timur dalam menyukseskan pelaksanaan Musyawarah Besar II,” katanya. [*]