PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai memberikan sosialisasi, advokasi, dan penyuluhan mengenai pencegahan HIV-AIDS dalam kegiatan Seminar dan Pelatihan Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Koordinator Aweepaida Paniai yang berlangsung di Gedung Klasis Ekadide, Pasir Putih, Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Selasa (02/06).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Sinode Gereja Kingmi, pengurus dan anggota KPA Kabupaten Paniai, para hamba Tuhan dari tiga klasis yakni Klasis Paniai Utara, Klasis Agadide, dan Klasis Aga Barat, serta ratusan peserta Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) yang mengikuti ibadah, seminar, dan pelatihan dengan penuh antusias, disaksikan langsung oleh 300-an Anak dan Remaja.
Ketua KPA Kabupaten Paniai, Sepanya Yogi, S.IP, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta Koordinator Aweepaida Paniai yang telah memberikan kesempatan kepada KPA untuk berbagi informasi mengenai bahaya HIV-AIDS kepada generasi muda.
“Kami menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan kepada KPA Kabupaten Paniai untuk hadir dan memberikan advokasi serta sosialisasi mengenai HIV-AIDS. Kegiatan seperti ini sangat penting karena anak-anak dan remaja merupakan generasi penerus yang perlu dibekali dengan pengetahuan yang benar tentang kesehatan, moral, dan masa depan mereka,” ujar Sepanya Yogi.

Ia menegaskan bahwa penyebaran HIV-AIDS masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan perhatian seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja, keluarga, sekolah, dan pemerintah.
“Pencegahan HIV-AIDS bukan hanya tugas pemerintah atau tenaga kesehatan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi sejak dini, kita dapat melindungi generasi muda dari perilaku berisiko dan menciptakan masyarakat yang sehat serta berkualitas,” tambahnya.
Dalam sesi materi, Kosmas Kudubun, S.Tr.Kep menjelaskan secara rinci mengenai pengertian HIV dan AIDS, cara penularan, gejala, dampak kesehatan, serta langkah-langkah pencegahan yang perlu diketahui oleh para peserta.
Menurutnya, HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga tubuh menjadi rentan terhadap berbagai penyakit infeksi.
“HIV dapat menular melalui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bergantian, transfusi darah yang tidak aman, serta dari ibu yang terinfeksi kepada bayinya selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Namun HIV tidak menular melalui berjabat tangan, berpelukan, makan bersama, ataupun gigitan nyamuk,” jelas Kosmas.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pergaulan yang sehat, menjauhi narkoba, serta meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan penyakit menular seksual.
“Generasi muda harus berani mengatakan tidak terhadap perilaku yang berisiko. Menjaga kekudusan hidup, menjauhi narkoba, dan membangun karakter yang baik merupakan langkah penting dalam mencegah HIV-AIDS,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Aweepaida Paniai, Silas Tenouye, S.Th, mengatakan bahwa kegiatan seminar dan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan iman, karakter, dan kapasitas anak-anak serta remaja di lingkungan gereja.
“Tema yang kami usung adalah Menangkan Anak, Selamatkan Generasi. Melalui kegiatan seminar dan pelatihan ini, kami berharap anak-anak dan remaja semakin bertumbuh dalam iman, memiliki pengetahuan yang baik, serta mampu menjadi generasi yang takut akan Tuhan dan menjauhi berbagai pengaruh negatif,” katanya.
Ia menambahkan bahwa gereja memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi masa depan yang sehat secara rohani, mental, dan sosial.
“Yesus memberkati anak-anak. Karena itu, gereja harus hadir untuk membimbing, melindungi, dan membekali mereka agar menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi Tanah Papua,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Panitia, Hosei Nakapa, S.E, menyampaikan apresiasi kepada tim KPA Kabupaten Paniai yang telah meluangkan waktu untuk memberikan materi dan edukasi kepada seluruh peserta.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan seluruh Tim KPA Kabupaten Paniai yang telah hadir memberikan materi yang sangat bermanfaat bagi peserta seminar dan pelatihan PAR Koordinator Aweepaida Paniai. Pengetahuan yang diberikan hari ini menjadi bekal penting bagi anak-anak dan remaja dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ungkap Hosei.
Kegiatan seminar dan pelatihan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan interaksi aktif dari para peserta. Melalui kegiatan ini Pengurus KPA Paniai berharap anak dan remaja di wilayah Koordinator Aweepaida Paniai semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, membangun karakter yang baik, serta menjauhi perilaku yang dapat membahayakan masa depan mereka. (*)