NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Paniai secara resmi mengundurkan diri dari jabatan dan keanggotaan organisasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam penandatanganan surat pengunduran diri yang berlangsung di Jalan Merdeka, Nabire, Papua Tengah, pada Jumat, 26 Juni 2026.
Keputusan tersebut diambil hanya dua hari setelah pelantikan pengurus DPC BMP Kabupaten Paniai yang dilaksanakan pada 24 Juni 2026.
Pengurus yang mengundurkan diri terdiri dari Ketua DPC (YB), Wakil Ketua (DB), Sekretaris (OB), dan Bendahara (YM).
Dalam surat pernyataan yang ditandatangani, para pengurus menyatakan mengundurkan diri dari seluruh jabatan dan keanggotaan di organisasi Barisan Merah Putih Kabupaten Paniai. Mereka menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mendapat penolakan dari orang tua, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kabupaten Paniai terhadap kehadiran organisasi tersebut di wilayah Paniai.
Selain mengundurkan diri, para mantan pengurus juga meminta agar seluruh persyaratan administrasi yang sebelumnya telah mereka serahkan untuk proses pembentukan dan pelantikan kepengurusan dikembalikan.
Usai penandatanganan surat pengunduran diri, seluruh atribut organisasi beserta Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang diterbitkan oleh Wakil Ketua DPD Barisan Merah Putih Provinsi Papua Tengah turut dikembalikan. Proses penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Suku Besar Papua Tengah.
Wakil Ketua II DPD Barisan Merah Putih Provinsi Papua Tengah, Donatus Sempor, menyampaikan bahwa pihaknya menerima pengunduran diri tersebut dan secara resmi mengembalikan seluruh dokumen persyaratan yang sebelumnya telah diserahkan oleh para pengurus untuk keperluan pelantikan.
Sementara itu, Kepala Suku Besar Papua Tengah, Yopi Degei, yang turut menyaksikan proses tersebut, menyatakan bahwa pengunduran diri para pengurus telah dilakukan secara sah dan resmi melalui penandatanganan surat pernyataan.
Dengan demikian, kepengurusan DPC Barisan Merah Putih Kabupaten Paniai yang baru dilantik dinyatakan telah mengundurkan diri dan mengembalikan seluruh atribut serta dokumen organisasi kepada pengurus tingkat provinsi.