DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, telah melakukan sosialisasi Afirmasi Pendidikan Menengah kepada puluhan warga masyarakat dan pelajar di aula Gereja Kingmi Digikotu, (21/03).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Yudas Tebai dalam keterangan Tertulis yang diterima Jelatanewspapua.com menjelaskan, Sosialisasi Afirmasi tersebut bagian dari menjawab kemauan, dan kerinduan masyarakat yang benar-benar ekonominya tidak mampu membiayai anaknya.
Untuk itu, Demi Sumber Daya Manusia (SDM) kita, secara menyeluruh dan merata, sebagai Pengelolah Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM di Kabupaten Dogiyai, kami telah menerima mandat untuk melakukan sosialisasi kepada masayarakat dan Pelajar yang ada di Kabupaten Dogiyai.
“Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM ini dibuka untuk umum khusus untuk putra-putri Dogiyai. Karena itu, kami sebagai pengelolah yang juga adalah penanggungjawab Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM di Dogiyai usai mengikuti sosialisasi di Jayapura, kami langsung pulang ke Dogiyai untuk melakukan sosialisasi secara terbuka di Dogiyai,” jelasnya Tebai.
Lanjut dia, Tahun 2023 kami melakukan sosialiasi di Aula Koteka Moge, dalam sosialisasi tersebut, kami pernah melibatkan para pegawai dan Pejabat dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Dogiyai, kemudian ada Orang Tua Murid yang mengikuti pendaftaran Afirmasi ADIK dan ADEM, dan Para siswa dari SMP dan SMA/SMK sekabupaten Dogiyai,” terangnya.
Selain itu, ia mengaku telah sampaikan kepada kepala Bidang yang menangani bagian Afirmasi untuk menolak segala bentuk pungutan liar, serta menolak isme demi sumber daya manusia di Dogiyai.
“Mulai pada saat sosialisasi itu, kami dengan tegas menyatakan bahwa kami menolak untuk lakukan pungutan liar serta memakai kata keluargaisme, margaisme dan Kampungisme,” tegasnya.
Karena itu dengan senada, David Goo yang juga adalah pengelolah Afirmasi di kabupaten Dogiyai ini menyatakan kepada awak media melalui Telepon seluler bahwa pihaknya telah menyelenggarakan sosialisasi sesuai dengan saran dan arahan dari pimpinanya (kepala dinas).
“Berdasarkan Saran, arahan dan masukan dari Bapak Kepala Dinas pendidikan, kami berupaya semaksimal mungkin bekerja dengan menempatkan diri sebagai manusia Dogiyai dan berusaha semaksimal mungkin untuk bekerja efektif dan transparan, “ujarnya David Goo yang sering disapa DaGoo itu.
Lanjutnya DaGoo, Ternyata hasil akhir dari Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM tahun 2023 lalu, semua orang Dogiyai puas dengan hasilnya. Hasilnya dapat ditanyakan ke publik apakah mereka puas dengan hasil Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM di tahun 2023 atau masih menjadi perbincangan publik bahwa kurang baik atau terjadi pungutan atau sejenisnya dilakukan pengelolah dan penanggungjawab pada saat proses-proses kerja itu dikerjakan, ” ujar dia.
Ternyata bahwa hasil akhirnya memuaskan bagi semua orang, baik Afirmasi ADIK maupun Afirmasi ADEM,” terangnya Goo.
Tahun 2024 inipun proses yang sama, hendak kami pengelolah maupun penanggungjawab Afirmasi di Kabupaten Dogiyai masih pada posisi prinsip yang sama dengan tahun lalu. Pendekatan penerimaan Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM yang kami sedang dan akan lakukan adalah sebagai manusia Dogiyai, bukan kampungisme, margaisme, keluargaisme dan sejenisnya, termasuk kami dengan sangat tegas menolak pungutan liar.
Karena amat sangat tau persis dan amat sangat mengerti bahwa orang tua dari anak-anak yang mengikuti seleksi Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM ini berasal dari keluarga yang sangat tidak mampu untuk membiayai pendidikan anaknya ke perguruan tinggi. Apalagi jika anak-anak mereka masuk di jurusan yang langka seperti kedokteran.
Sesungguhnya, kami antar kabupaten itu berebutan kuota penerimaan mahasiswa Afirmasi ADIK. Artinya bahwa trik-trik seperti apa yang bisa kami gunakan agar banyak anak Dogiyai yang bisa lulus dan menyenyam pendidikan lewat Afirmasi ADIK ini. Berdasarkan pengalaman tahun 2023, anak-anak dari yang lulus berjumlah 32 anak dan tersebar di seluruh Indonesia, tahun ini kami pengelolah dan Penanggungjawab Afirmasi ADIK Kabupaten Dogiyai amat sangat berharap untuk bisa lulus lebih dari tahun lalu dan tersebar juga di berbagai kota study di Indonesia.
Justru inilah yang kami pusingkan, karena pikiran banyak tercurah disini, soal SDM Kabupaten Dogiyai kedepan. Diluar siapapun boleh bicara banyak dari titik berpikir seperti apa itu urusan dan hak setiap orang. Namun kami berusaha maksimal sejauh kami bisa dan mampu menempuhnnya untuk mengerjakannya sebagai manusia Dogiyai.
Berikut ini Sebagai sekedar informasi untuk mengetahui bersama:
Dari pandangan publik melihat afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM ini ditentukan oleh PENGELOLAH DAN PENANGGUNGJAWAB di kabupaten. Khusus untuk Afirmasi ADIK kelulusannya bukan ditentukan di Kabupaten, bukan di tentukan di Propinsi dan bukan pula ditentukan oleh PUSLAPDIK di Kemendikbudristek di Jakarta. Banyak orang berpikir (termasuk Mahasiswa Dogiyai di berbagai Kota Study) bahwa Karena penentuannya dari kabupaten sehigga pengelolah dan penanggungjawab Kabupaten menjadikan Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM ini tempat mencari uang, tempat untuk melakukan praktek KKN dan sejenisnya dengan masif. Pikiran ini amat sangat keliru, tidak logis atau sesat pikir dan amat sangat subjektif. Kelulusannya amat sangat tergantung pada kemampuan pribadi anak yang diseleksi, kuota penerimaan mahasiswa di kampus penerima dan pemilihan jurusan saat mengisi formulir.
Sementara itu, untuk afirmasi ADEM prosesnya adalah Kabupaten mengajuhkan sejumlah calon afirmasi ADEM ke propinsi, dan Propinsi mengeleksi dan selanjutnnya kep Puslapdik dan Pengelolah Afirmasi ADEM menyeleksi kelayakan dan menetapkan siswa ADEM di kabupaten untuk diberangkatkan ke kota Study, ke sekolah penerima siswa ADEM yang ditetapkan oleh Puslapdik di Kementerian Pendidikan. Karena itulah membutuhkan waktu yang amat sangat lama.
Untuk kita di Kabupaten Dogiyai kami memberikan setiap pelajar dari semua SMP yang ada di Kabupaten Dogiyai untuk mengikuti proses seleksi calon peserta AFIRMASI ADEM. Siswa yang duduk di kelas III SMP diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi Afirmasi ini.
Proses seleksi Afirmasi ADEM ini ditentukan dari proses seleksi yang ketat. Nilai Raportnya, Kesehatannya, prestasinya, persyaratannya, Data dapodiknya dan sebagainya lalu akan ditentukan tanpa memperdulikan Marga, kampung, garis keturunannya, dan sebagainya menjadi penyakit besar dunia saat ini, yang merusak eksistensi kemausiaan Manusia Mee.
Bapak Kepala DINAS Pendidikan Yudas Tebai, S.Pd, M.Si, Bapak Kepala Bidang SD dan SMP, Bapak Geradus Waine, S.Pd dan Bapak Kepala Bidang SMA/SMK, Bapak David Goo, S.Pd yang bertanggungjawab penuh atas pengelolahan Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM ini amat sangat mengutamakan kepuasaan publik atas pengelolahan Afirmasi ADIK dan Afirmasi ADEM di Kabupaten Dogiyai tahun 2024 ini.
Caranya kami memberikan kepuasaan public adalah kami bekerja sebagai manusia Dogiyai, bekerja dengan jujur, mementingkan semua, dan yang paling penting adalah sesuai dengan prosedural kerjanya, sesuai dengan sebatas tugas dan kewenangan kami, kami akan teliti bekerja dan sungguh-sungguh memberi dan mengantarkan anak-anak sesuai dengan kemampuan dan skil anak-anak. Bukan egoo dan aneka isme yang merusak citra diri sebagai manusia Mee sejati. Pola inilah yang menjadi penerapan dalam proses afirmasi kami kedepan di tahun ini sepanjang kami menjadi pengelolah dan penanggungjawan Afirmasi di Kabupaten Dogiyai.
Urus afrimasi lewat kabupaten Dogiyai
Teknologi
Luar biasa