NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Asrama mahasiswa dan mahasiswi asal Kabupaten Paniai (ASPAN) kota studi Nabire secara resmi menggelar pelantikan badan formatur. Kegiatan ini berlangsung di Aula Asrama Paniai, Jalan Kepala Dua Kali Bobo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Sabtu (28/03/2026).
Pelantikan ini dilaksanakan dalam rangka reorganisasi kepengurusan baru penghuni asrama putra dan putri. Acara ini dipimpin langsung oleh Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Asrama Paniai dan berlangsung dengan aman, tertib, serta lancar.
Pantauan media ini kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 penghuni dari kedua asrama mahasiswa Paniai di Nabire. Seluruh anggota asrama turut dilibatkan, termasuk undangan dan simpatisan serta yang belum memiliki status atau sertifikat resmi sebagai anggota asrama.
Rangkaian acara diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Jhon Bunai, mahasiswa dari Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire. Selanjutnya, proses pelantikan dipandu oleh Selpina Gobai selaku perwakilan DPO dan pengarah utama kegiatan.
Pelantikan badan formatur dilakukan berdasarkan Surat Keputusan DPO Nomor: 01/DPO/ASPAN/N/III/2026. Dalam surat keputusan, ditetapkan susunan badan formatur asrama mahasiswa/i Kabupaten Paniai se-kota studi Nabire sebagai berikut:
- Ketua: Nelci Neti Mote
- Sekretaris: Yunus Mote
- Anggota I: Marlince Kudiai
- Anggota II: Alfrida Magai
- Anggota III: Meri Mote
- Merangkap seksi-seksi

Dalam sambutannya, Selpina Gobai menyampaikan bahwa pelantikan badan formatur memiliki peran penting dalam memperlancar proses pemilihan pengurus baru untuk periode mendatang.
“Rapat pelantikan badan formatur ini sangat penting untuk mendukung proses pemilihan pengurus baru agar berjalan dengan baik dan terarah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa agar lebih peduli terhadap organisasi serta mampu bergerak secara mandiri dan kolektif.
Sementara itu, Ketua badan formatur terpilih, Nelci Neti Mote, dalam penyampaiannya mewakili penghuni putri menekankan pentingnya membangun kebiasaan baik dari hal-hal kecil.
“Kita belajar dari kerapian dan kebersihan, karena dari hal kecil itulah kita bisa melangkah ke hal yang lebih besar. Saling empati juga penting untuk menjaga kebersamaan di dalam asrama,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Yunus Mote selaku sekretaris badan formatur yang mewakili penghuni putra. Ia menegaskan pentingnya persatuan dalam menjalankan roda organisasi.
“Kita harus memiliki satu tujuan dan satu komando yang kuat agar seluruh proses musyawarah dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” tegasnya.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Mikael Awii Tobai, mahasiswa STAK Nabire. (Pelapor : Melkias Nakapa)