JAYAPURA, JELATANEWSPAPUA.COM – Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa/i Nakama Teluk Deya (IPPM NTD) Se-Jayapura menggelar kegiatan pelatihan dan simulasi mekanisme persidangan pada Rabu (25/3), bertempat di Sekretariat IPPM NTD, Skaline, lantai 1 Otonom Belakang Ruko, Kota Jayapura, Provinsi Papua. Kegiatan dimulai pukul 10.12 WIT hingga selesai.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Formatur IPPM NTD Se-Jayapura Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya pembinaan kader organisasi, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan anggota terkait tata cara persidangan yang baik dan benar.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib persidangan. Kegiatan diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Samuel Pigai, serta pengarahan oleh Yohanes Yukai. Materi pelatihan dan simulasi dipandu oleh narasumber Akulius Pigome.
Sebanyak 22 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusiasme. Meskipun dilaksanakan secara sederhana, suasana kegiatan tetap aktif dan partisipatif.
Pelatihan dibagi menjadi dua sesi utama, yakni penyampaian materi teori dan simulasi praktik persidangan. Pada sesi teori, peserta diberikan pemahaman tentang tata tertib persidangan, teknik membuka dan menutup sidang, cara menyampaikan pendapat, serta mekanisme pengambilan keputusan secara demokratis dan sistematis.
Sementara itu, dalam sesi simulasi, peserta mempraktikkan langsung jalannya persidangan dengan meniru kondisi forum resmi. Dalam simulasi tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa peran, antara lain pimpinan sidang sementara yang dipimpin oleh Ketua Ribka Tebai, Sekretaris Semi Pigome, dan anggota Jhon Tunei Tebai.
Selanjutnya, ditetapkan pula pimpinan sidang tetap yang terdiri dari Ketua Marten Yeimo, Sekretaris Samuel Pigai, dan anggota Semi Pigome.
Melalui kombinasi teori dan praktik ini, peserta tidak hanya memahami konsep persidangan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara langsung dalam forum simulasi.
Narasumber Akulius Pigome dalam penyampaiannya menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi anggota organisasi.
“Pelatihan dan simulasi ini sangat penting agar kita mampu memahami serta menjalankan persidangan dengan baik dan benar,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Tim Formatur, Jhon Tunei Tebai, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang telah hadir dan mengikuti kegiatan ini dengan baik,” ungkapnya.
Peserta dan senior organisasi juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan ditingkatkan di masa mendatang guna memperkuat kapasitas kader dalam memahami mekanisme persidangan.
Melalui kegiatan ini, IPPM NTD Se-Jayapura berharap dapat mencetak kader organisasi yang disiplin, kritis, serta mampu berpartisipasi aktif dalam forum-forum resmi, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi ke depan.
Penulis: Yehuda Pigome
Editor: Derek Kobepa