PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Komunitas Porter Paniai Yonii menggelar kegiatan evaluasi efektivitas layanan publik transportasi darat (mobil) pada Jumat, 27 Maret 2026, di Lapangan Terbuka Karel Gobai yang berfungsi sebagai terminal umum di Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat umum. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pelayanan transportasi serta menciptakan keteraturan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa, baik sopir, penumpang, maupun porter.
Ketua Umum Komunitas Porter Paniai Yonii, Yan W. Yeimo, dalam sambutannya menegaskan bahwa selama ini masih terdapat berbagai persoalan di lapangan, seperti kurangnya penghargaan terhadap peran sopir, porter, dan penumpang, serta pelayanan yang dinilai belum sesuai dengan prinsip kemanusiaan.
“Kami melihat selama ini pelayanan masih belum berjalan baik. Sopir membutuhkan porter, penumpang membutuhkan sopir, dan semua saling bergantung. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk mematuhi aturan yang telah disepakati bersama demi keamanan dan kenyamanan,” ujar Yan.
Ia juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dibuat bersama akan dikenakan sanksi, sebagai bentuk penegakan disiplin dalam pelayanan transportasi.
Lebih lanjut, Yan menyampaikan bahwa penentuan tarif atau harga layanan tidak boleh dilakukan sepihak oleh kelompok tertentu. Menurutnya, penetapan tarif harus melibatkan pemerintah daerah melalui regulasi resmi seperti Peraturan Daerah (Perda).
“Kami semua butuh hidup. Hak kami ada di pekerjaan sebagai porter. Kami tidak menerima penentuan harga sepihak dari pihak manapun. Jika perlu, pemerintah daerah harus turun tangan melalui Perda,” tegasnya.
Kesepakatan yang menjadi dasar kegiatan ini merupakan hasil musyawarah antara porter dan sopir yang dilaksanakan pada 13 Maret 2026 di lokasi yang sama, bertepatan dengan pemilihan Ketua Umum Komunitas Porter Yonii Paniai.
Yan juga menegaskan bahwa pembentukan komunitas porter ini murni merupakan inisiatif masyarakat tanpa adanya paksaan dari pihak manapun, dengan tujuan utama memperbaiki layanan sosial serta meningkatkan efektivitas transportasi publik di Kabupaten Paniai.
Reporter: Despia Yeimo