JAYAPURA, JELATANEWSPAPUA.COM – Dengan semangat membuktikan potensi anak-anak Papua, Komunitas Literasi Dogiyai Maju ([KLDM] Pos Kampung Kigamani terus menggembleng kemampuan literasi siswa Sekolah Dasar (SD), bahkan menyatakan bahwa “orang Papua bukan orang bodoh, hanya butuh ruang dan waktu untuk belajar”.
Salah satu Pendiri KLDM, Hubertus Dogomo, menyampaikan hal itu melalui keterangan tertulis yang dikirim di Grup WhatsApp “Pegiat Literasi Papua Tengah” pada Selasa [10/2] malam.
Dalam kegiatan yang digelar pada hari yang sama pukul 14.00-16.00 WIT di Balai Kampung Kigamani, Distrik Dogiyai, puluhan siswa SD kelas I hingga VI mengikuti pembelajaran membaca, menulis, dan menghitung yang dibagi menjadi dua kelas khusus.
“Salah satunya kelas mengenal huruf dan kata, kemudian kelas kedua fokus pada membaca dan memahami isi bacaan,” jelasnya.
Kegiatan ini menggunakan seribu buku bacaan yang didistribusikan langsung oleh Perpustakaan Nasional melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Dogiyai-Provinsi Papua Tengah. Tak hanya itu, setiap peserta juga mendapatkan satu buku level 3 atau 4 untuk dibaca di rumah selama dua hari sebelum kembali belajar bersama.
“Kita ingin tunjukkan kepada dunia bahwa orang Papua juga pintar,” tegas Hubertus.[*]