Nabire, JELATANEWSPAPUA.COM — Komisi Kerawam Keuskupan Timika yang dipimpin Pastor Juven Auki Tekege, Pr, kini menjabat sebagai Ketua Kerawam Papua Tengah, melakukan kunjungan kerja ke Nabire sekaligus menggelar diskusi bersama kelompok kategorial lintas wilayah guna membahas perkembangan serta rencana kegiatan ke depan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Gereja Katolik KSK Bukit Meriam, Nabire, pada Sabtu (11/04), dan dihadiri oleh perwakilan kerawam dari Dekenat Teluk Cenderawasih serta berbagai organisasi kategorial tingkat Provinsi Papua Tengah.
Dalam kapasitasnya sebagai Pastor Paroki St. Yusuf Enarotali, Paniai, Pastor Juven memimpin langsung jalannya diskusi yang berfokus pada penguatan peran kerawam dalam kehidupan menggereja serta keterlibatan aktif dalam agenda-agenda pastoral di wilayah Keuskupan Timika.
Dari hasil pertemuan tersebut, sejumlah poin penting berhasil disepakati bersama.
Pertama, seluruh peserta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Kerawam Keuskupan Timika yang dijadwalkan berlangsung di Paniai pada 27 April 2026.
Kedua, kerawam dari berbagai wilayah siap mendukung kepanitiaan lokal di Enarotali, termasuk mengisi berbagai posisi dalam seksi-seksi kepanitiaan yang masih membutuhkan tambahan sumber daya.
Ketiga, organisasi Pemuda Katolik Komda Papua Tengah, khususnya di bidang Humas dan Media, bersama kelompok kategorial lainnya, akan berperan aktif dalam memperkuat aspek administrasi kegiatan guna menjamin kelancaran dan tertibnya pelaksanaan agenda.
Keempat, pertemuan ini juga menegaskan pentingnya konsolidasi dan komunikasi yang berkelanjutan antar kerawam Katolik se-Keuskupan Timika, baik melalui jalur kategorial maupun struktur hirarki Gereja.
Pastor Juven dalam arahannya menekankan bahwa sinergi antar umat menjadi kunci dalam membangun Gereja yang hidup dan kontekstual di Tanah Papua, khususnya di wilayah Papua Tengah yang terus berkembang secara sosial dan pastoral.
“Keterlibatan aktif kerawam adalah kekuatan utama Gereja. Karena itu, konsolidasi seperti ini harus terus dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan efektif dan menyentuh umat ,” ujarnya.