DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Solidaritas Rakyat Papua (SRP) di Dogiyai menanggapi pernyataan pihak Bank Papua Cabang Moanemani yang menyebut masih menunggu “lampu hijau” untuk kembali membuka operasional pelayanan.
Dalam keterangan yang diterima media ini pada Rabu (15/04/2026), SRP menilai alasan tersebut tidak bisa terus dijadikan dasar penundaan pelayanan kepada masyarakat. SRP secara tegas meminta agar Bank Papua segera kembali beroperasi, paling lambat pada hari Senin minggu depan.
“Kami sudah melakukan konfirmasi langsung dengan pemuda dan masyarakat setempat. Mereka semua menyatakan bahwa Bank Papua Moanemani harus segera dibuka kembali di Dogiyai,” demikian pernyataan SRP dalam keterangannya.
SRP menegaskan bahwa aspirasi masyarakat ini bukan tanpa dasar. Dalam beberapa hari terakhir, warga dilaporkan terus mendatangi kantor Bank Papua untuk memastikan kapan pelayanan kembali dibuka. Namun hingga kini, belum ada kepastian operasional yang jelas dari pihak bank.
Kondisi ini, menurut SRP, sangat memprihatinkan. Masyarakat yang datang setiap hari hanya bisa menunggu tanpa kepastian, sementara kebutuhan ekonomi mereka tidak bisa ditunda.
“SRP Dogiyai sedih melihat masyarakat yang setiap hari datang cek ke Bank Papua terus, tetapi belum ada pelayanan. Ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran Bank Papua bagi kehidupan masyarakat di Dogiyai,” lanjut pernyataan tersebut.
SRP juga meminta tidak hanya Bank Papua, tetapi kantor keuangan yang berkaitan dengan pelayanan publik agar segera kembali beroperasi secara normal di Dogiyai. Hal ini dinilai penting untuk memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat pasca berbagai situasi yang terjadi belakangan ini.
Dalam pernyataan yang bernada tegas, SRP menekankan bahwa tidak boleh ada lagi alasan yang menghambat pembukaan pelayanan.
“Apa pun alasannya, Bank Papua dan kantor keuangan harus buka di Dogiyai,” tegas SRP.
Lebih lanjut, SRP berharap adanya perhatian serius dari pihak manajemen Bank Papua serta otoritas terkait agar segera mengambil langkah konkret.
SRP juga mengingatkan bahwa keterlambatan pembukaan layanan dapat berdampak luas, tidak hanya pada individu, tetapi juga pada stabilitas ekonomi lokal. Aktivitas perdagangan, pembayaran, hingga kebutuhan dasar masyarakat bisa terganggu jika layanan perbankan tidak segera normal kembali.
Sebagai penutup, SRP kembali menegaskan tuntutannya agar Bank Papua Cabang Moanemani membuka pelayanan pada hari Senin mendatang, sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan publik dan pemulihan kepercayaan masyarakat.
“Kami minta hari Senin Bank Papua sudah harus buka dan melayani masyarakat di Dogiyai,” tutup SRP.