DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] melalui jalur Otonomi Khusus [Otsus], Andriana Dogomo, S.I.Kom menegaskan pesan keras kepada aparat kepolisian yang bertugas di Kabupaten Dogiyai untuk selalu bertindak sesuai mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku.
Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan resmi dengan Polda Papua Tengah yang juga dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati Dogiyai, serta sejumlah tokoh masyarakat pada Kamis [09/04].
Dalam kesempatan tersebut, Andriana menyoroti penanganan insiden yang terjadi belum lama ini di Dogiyai. Ia menilai bahwa langkah yang diambil dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya berlaku.
“Saya rasa itu tidak sesuai mekanisme. Biasanya kalau ada masalah, harus ada garis polisi, lalu cari tahu dulu penyebabnya. Tapi tidak seperti itu,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penyelesaian masalah seharusnya dimulai dengan penyelidikan yang jelas untuk mengetahui akar permasalahan, bukan dengan tindakan represif yang berpotensi menimbulkan korban jiwa lebih banyak.
“Kedepannya tolong cari dulu penyebabnya, cari solusinya, baru kita kumpul sama-sama selesaikan. Jangan langsung main tembak kiri kanan seperti menembak binatang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Andriana menekankan bahwa sebagai penegak hukum, seharusnya prosedur yang benar sudah sangat dipahami. Bahkan, sebagai orang awam pun menyadari bahwa tindakan semena-mena tidak dibenarkan.
“Saya orang awam saja tahu itu tidak sesuai mekanisme. Kedepan tolong ingat dan catat, kalau ada masalah jalan sesuai prosedur yang ada. Cari penyebab dulu baru selesaikan. Jangan sampai terjadi lagi,” pungkasnya.
Ia berharap agar ke depannya aparat keamanan yang bertugas di kabupaten Dogiyai lebih berhati-hati dan mengedepankan cara-cara yang humanis serta sesuai aturan, demi mencegah terulangnya insiden yang tidak diinginkan.[*]