JAYAPURA, JELATANEWSPAUA.COM – Pembukaan kegiatan Musyawarah Organisasi Mahasiswa (MUSORMA) ke-XVIII Asrama Mahasiswa Pemda Puncak Jaya (AMPPJ) resmi digelar di Asrama AMPPJ, kawasan Youtefa, Abepura, Jayapura, Papua. Pada Kamis (30/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus merumuskan arah strategis gerakan mahasiswa ke depan.
Acara pembukaan berlangsung dalam suasana khidmat, dinamis, dan penuh semangat kolektif. Kehadiran pengurus, senior, anggota aktif, serta tamu undangan mencerminkan tingginya partisipasi dan komitmen bersama dalam mendorong eksistensi organisasi yang lebih progresif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Secara konseptual, MUSORMA merupakan forum permusyawaratan tertinggi dalam struktur organisasi mahasiswa. Forum ini berfungsi sebagai ruang evaluasi program kerja, perumusan kebijakan, serta penyusunan rencana strategis organisasi. Selain itu, MUSORMA juga menjadi sarana penting dalam proses regenerasi kepemimpinan yang demokratis dan berintegritas.
Ketua Panitia, Misi Kogoya, dalam sambutannya menegaskan pentingnya momentum MUSORMA kali ini.
“MUSORMA ke-XVIII ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat solidaritas internal sekaligus meningkatkan kapasitas organisasi dalam merespons berbagai dinamika sosial dan kemahasiswaan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah serta para senior atas dukungan yang telah diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan para senior atas dukungan moral maupun material demi terselenggaranya kegiatan ini secara optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut, Badan Pengurus AMPPJ melalui Seyus G. Kogoya berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah. Dukungan tersebut dinilai penting, baik dalam bentuk penyediaan fasilitas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, maupun pendanaan yang proporsional guna menunjang pembinaan asrama mahasiswa.
Perwakilan senior, Mison Karoba, S.Km., juga menyampaikan harapannya agar seluruh elemen turut berkontribusi.
“Kami berharap pemerintah daerah dan para senior, khususnya di Papua Tengah dan Papua Pegunungan, dapat terus memberikan dukungan nyata terhadap kegiatan seperti ini,” tutupnya.