DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Kabupaten Dogiyai kembali dilanda duka setelah seorang warga sipil bernama Nopison Tebai, warga Kampung Idadagi, Distrik Dogiyai, dilaporkan meninggal dunia akibat terkena tembakan aparat kepolisian pada Minggu pagi (10/05) sekitar pukul 08.45 WIT.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di depan Kantor Distrik Dogiyai dan menggegerkan masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. Menurut keterangan sejumlah warga, aparat keamanan datang dari arah Moanemani menuju Distrik Dogiyai sebelum situasi berubah menjadi mencekam.
Warga menyebut aparat melepaskan tembakan secara membabi buta yang membuat masyarakat panik dan berlarian menyelamatkan diri. Dalam situasi itu, Nopison Tebai dilaporkan terkena tembakan langsung hingga terjatuh di lokasi kejadian. Korban kemudian tergeletak di area rerumputan di sekitar Kantor Distrik Dogiyai.
Nopison Tebai meninggal dunia tidak lama setelah terkena tembakan. Tangisan keluarga pecah ketika jenazah korban dibawa pulang menuju Kampung Idadagi untuk disemayamkan. Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga besar dan masyarakat setempat atas meninggalnya korban yang dinilai sebagai warga sipil.
Salah satu warga yang berada di sekitar lokasi mengaku masyarakat sangat ketakutan saat suara tembakan terdengar bertubi-tubi. Warga memilih menyelamatkan diri karena khawatir menjadi korban.
“Semua orang lari karena takut. Tembakan datang terus-menerus dan korban jatuh di lokasi,” ungkap seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Situasi keamanan di Distrik Dogiyai pasca-kejadian dilaporkan masih tegang dan menjadi perhatian warga setempat. Aktivitas masyarakat di beberapa titik terlihat menurun karena kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya insiden lanjutan.
Hingga berita ini diterbitkan, kronologi maupun penyebab terjadinya penembakan belum jelas.