DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, menyampaikan pesan mendalam terkait situasi di Kapiraya yang menimbulkan korban manusia dan material melalui status sosial media pada hari senin (02/03). Dalam tulisannya, ia menegaskan bahwa setiap orang di dunia ini sama di hadapan kematian.
“kita semua adalah pemilik Tanah setengah meter di bumi,” tulis Tebai secara tegas.
Menurutnya, tidak peduli siapa diri seseorang, profesi, status, atau posisi yang diemban, akhirnya semua akan kembali kepada Pencipta dan kembali ke tanah.
“Tanah setengah meter itu adalah milik kita semua, tanpa kecuali. Itu membuat kita semua sama di hadapan kematian,” jelasnya.
Sebagai pejabat publik, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan terhadap sesama. Ia menekankan bahwa masalah sejenkal tanah tidak seharusnya menjadi alasan bagi bentrokan atau baku bunuh yang berkepanjangan.
“Stop Baku bunuh hanya karena Masalah Sejengkal Tanah. Hidup ini terlalu berharga untuk dihabiskan dalam pertengkaran dan kekerasan,” tegasnya.
Tebai menambahkan, kehidupan manusia bersifat sementara, sehingga sebaiknya diisi dengan hal-hal yang membawa kebahagiaan dan kedamaian.
“Jadi Hidup ini singkat dan berharga, lebih baik dihabiskan dengan hal-hal yang membawa kebahagiaan, kedamaian, dan kemajuan. Pertengkaran dan kekerasan hanya akan membawa kesedihan dan kerugian serta tidak akan menyelesaikan masalah. Lebih baik kita mencari solusi dengan cara yang damai dan bijak,” harapnya.
Ia berharap tidak ada lagi provokasi antarwarga, dan semua pihak bisa berkomunikasi dengan hati yang dingin demi terwujudnya kedamaian.
“Mari kitorang bicara baik-baik sambil Berdamai dengan Alam, Sesama dan Memuliakan Tuhan,” pungkasnya.[*]