PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM — Himpunan Pelajar Siswa-Siswi Paniai (HP-SP) tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Paniai menggelar seminar sehari sebagai ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di depan Gereja Katolik, Iyaitaka, Enarotali, Kabupaten Paniai, Selasa (20/01).
Seminar ini diikuti oleh pelajar SMA dan SMK dari berbagai sekolah di Kabupaten Paniai. Kegiatan mengusung tema “Melalui kegiatan seminar sehari ini, kami dapat mengetahui perkembangan dan perjuangan di bidang edukasi.”
Dalam seminar tersebut, panitia menghadirkan dua pemateri. Pemateri pertama, Yusup Degei, S.IP., membawakan materi berjudul “Pengembangan Diri melalui Otonomi Pribadi.” Sementara pemateri kedua, Agus Kenedi Kayame, menyampaikan materi tentang “Surat-Menyurat.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Badan Pengurus HP-SP periode 2025–2026 yang bersekretariat di Jalan Pipit, Iyaitaka, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Dalam sambutan pembuka, Senior HP-SP, Karel Muyapa, mengapresiasi pengurus HP-SP yang telah menghadirkan ruang belajar bagi pelajar Paniai.
“Pelajar harus memanfaatkan organisasi sebagai tempat membangun karakter, disiplin, dan wawasan sejak dini,” ujarnya.
Sementara itu, Penasehat HP-SP, Frangsi Yogi, menekankan pentingnya persatuan pelajar lintas sekolah di Kabupaten Paniai.
“Seminar seperti ini menjadi wadah strategis untuk membangun kesadaran kolektif pelajar terhadap tantangan pendidikan di Paniai,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Badan Pengurus Petrus Dogopia mengingatkan para pelajar agar tetap fokus pada pendidikan sebagai jalan perubahan masa depan.
“Kami yakin, pendidikan mampu mendorong pelajar untuk menjauhi hal-hal negatif dan membangun sikap bertanggung jawab, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” imbuhnya.
Ketua Panitia, Natalis Mote, menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, pemateri, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar sehari tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari program-program edukatif lainnya yang akan terus dikembangkan oleh HP-SP,” katanya.
Sambutan juga disampaikan oleh Yusak Degei yang mewakili pelajar dari masing-masing sekolah. Ia menyampaikan aspirasi dan harapan agar HP-SP terus konsisten memperjuangkan kepentingan pendidikan pelajar Paniai.
“Kami berharap HP-SP tetap menjadi wadah yang memperjuangkan pendidikan serta pengembangan kapasitas siswa-siswi Paniai,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi, Pendiri HP-SP, Daud Mote, S.Th., S.Pd., turut disebut sebagai tokoh yang merintis organisasi ini sebagai ruang pembinaan karakter, intelektual, dan kepemimpinan pelajar Paniai.
“Melalui seminar sehari ini, para pelajar memperoleh pengetahuan agar mampu mengarahkan dan mengendalikan diri dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap para pelajar memiliki kesadaran kritis terhadap perjuangan pendidikan di Kabupaten Paniai serta mampu berperan aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial. (*)