JAYAPURA, JELATANEWSPAPUA.COM- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengutuk keras penembakan yang menimpa tiga pelajar dan seorang warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, pada Minggu (10/08). Penembakan ini diduga dilakukan oleh aparat militer Indonesia.
Dalam siaran pers yang diterima jelatanewspapua.com, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menyatakan menerima laporan langsung dari Pos Intelijen Strategis (PIS) TPNPB di Dogiyai. Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIT. Tiga pelajar yang disebutkan adalah Yuvensius Degei (14), Edion Tebai (14), dan Martinus Tebai (14). Martinus dilaporkan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka tembak di bagian punggung dan dalam kondisi kritis.
Baca Juga: Bunda Maria, Tanah dan Mama-Mama Papua
Menurut TPNPB, sebelum penembakan terjadi, sempat terjadi keributan antara seorang warga pendatang dan sekelompok orang yang diduga dalam keadaan mabuk. Keributan itu berujung pada penikaman terhadap warga pendatang. Kasus tersebut dilaporkan ke aparat militer, yang kemudian disebut memasuki lokasi dan melakukan penembakan secara brutal hingga pukul 19.40 WIT.
“Penembakan ini bentuk pelanggaran HAM berat. Kedua korban yang selamat sama-sama mengalami luka tembak di bagian punggung. Ini bukti bahwa mereka menjadi target,” tulis siaran pers tersebut.
Baca Juga: Tiga Organisasi Mahasiswa Papua di Jayapura Gelar Turnamen Voli
TPNPB mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menghentikan penembakan terhadap pelajar, pendeta, dan warga sipil lainnya di Papua. Mereka juga memperingatkan aparat keamanan agar tidak lagi menembaki warga sipil secara sembarangan.
“Ribuan personel militer Indonesia yang Anda kirim ke Papua ini tujuannya untuk menembak warga sipil atau perang melawan TPNPB? Jika perang, silakan datang ke markas kami di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua,” tegas TPNPB.
Baca Juga: Kantor Pajak dan Retribusi Dogiyai Gelar Syukuran Sebelum Pembagian Nota Tugas
Penanggung Jawab Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM Jenderal Goliat Tabuni – Panglima Tinggi TPNPB-OPM, Letnan Jenderal Melkisedek Awom – Wakil Panglima TPNPB-OPM, Mayor Jenderal Terianus Satto – Kepala Staf Umum TPNPB-OPM, Mayor Jenderal Lekagak Telenggen – Komandan Operasi Umum TPNPB-OPM