Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
JELATA NEWS PAPUA
JELATA NEWS PAPUA
  • Home
  • Ragam

    Rumah Dinas Pemkab Dogiyai Terbakar, Dua Anak dan Lansia Berhasil Diselamatkan

    Anak Muda Papua dan Trend Zaman: Merenungkan “Banalitas Kejahatan” Menurut Hannah Arendt

    DPD KNPI Paniai Gelar Rakerda, Dorong Kolaborasi dan Sinkronisasi Program Pemuda

    MRP Provinsi Papua Tengah Gelar KKR Seruan Damai di Kabupaten Paniai, Papua Tengah

    Tim Pencaker Kode R Papua Tengah Desak Pemerintah Prioritaskan CASN OAP

    KORMI Mimika Sukses Gelar Gar Free Day, Warga Antusias Nikmati Olahraga & Hiburan 

    Ikuti HAN 2025 di Nabire, Ini Pesan Ny. Tri Tito Karnavian

    Tutup Raker dan Musorprov KONI Papua Tengah, Gubernur: Kami Siap Bekap Ketua Terpilih

    Pemda Kabupaten Paniai Resmi Launching Festival Danau Paniai

  • Berita
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok

    TPNPB keluarkan warning ke Metro TV, bantah tuduhan pembunuhan warga sipil di Puncak

    Kelompok Uti Waita, binaan Tani Merdeka Papua Tengah gelar panen raya Padi di Nabire

    Kelompok Tani Anak Muda Maju, DPW Tani Merdeka Papua Tengah tanam padi di Wanggar

    KOMNAS HAM  RI Publikasikan Hasil Pemantauan Enam Kasus Pelanggaran HAM di Papua

    Pemeriksaan BPK Selesai, Inspektorat Dogiyai Targetkan WTP

    Jalan Rusak Parah, Warga Mapia Barat Sampaikan Keluhan Saat Pemeriksaan BPK

    Menteri HAM: 15 Tewas 7 Luka, Jangan Bermain Opini, Proses Hukum Harus Segera

    Pemuda Katolik Dogiyai: Kunjungan Wapres ke Papua Tengah Dinilai Seremonial, Diduga Mengaburkan Pelanggaran HAM

    Dogiyai Masuk Prioritas Nasional, Tim BPJS Turun ke Kamuu Selatan Aktifkan Data Warga

  • Artikel Opini
    • All
    • Startup

    Pernyataan Sikap : Pemuda Katolik Komisariat Cabang di Dogiyai

    Stop Jual Tanah: Tanah Tidak Dapat Bertambah Seperti Populasi Manusia

    Uang Bukan Segalanya

    Manusia Mee Bukan Binatang

    Konflik Kapiraya: Siapa Dalang di Balik Saudara Bunuh Saudara?

    Selesaikan Konflik Kapiraya dengan Kembalikan Hak Kesuluhan kepada Suku Mee dan Kamoro

    Konflik Di Kapiraya: Suku Kamoro Dan Suku Mee Diadudomba

    Banjir  di Aceh dan Sumatera adalah Bencana Kemanusiaan

    Menantikan Kristus di Tanah Papua

  • Hukum HAM
    • All
    • Kriminal

    TPNPB keluarkan warning ke Metro TV, bantah tuduhan pembunuhan warga sipil di Puncak

    KOMNAS HAM  RI Publikasikan Hasil Pemantauan Enam Kasus Pelanggaran HAM di Papua

    Konsolidasi terbuka KNPB: Papua dinilai  zona darurat militer, HAM dan kemanusiaan

    Menteri HAM: 15 Tewas 7 Luka, Jangan Bermain Opini, Proses Hukum Harus Segera

    Pemuda Katolik Dogiyai: Kunjungan Wapres ke Papua Tengah Dinilai Seremonial, Diduga Mengaburkan Pelanggaran HAM

    10 Warga Sipil Tewas, Mahasiswa Puncak di Gorontalo Desak Hentikan Operasi Militer

    Diduga Libatkan Satgas TNI, Komnas HAM Minta Panglima TNI Jelaskan Dugaan Serangan Udara ke Honai

    SRP Dogiyai Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Hoaks, Tunggu Hasil Investigasi

    64 Tahun Berjuang, NGR Meepago: Masalah Papua Adalah Masalah Hukum

  • Kesehatan

    Pengurus dan anggota KPA Paniai laksanakan pemeriksaan massal tes darah lengkap untuk deteksi HIV-AIDS

    Dogiyai Masuk Prioritas Nasional, Tim BPJS Turun ke Kamuu Selatan Aktifkan Data Warga

    KPA Kabupaten Paniai bahas progres program penanggulangan HIV/AIDS tahun 2026

    Mahasiswi Uncen diduga diabaikan di RS Yowari, meninggal di area parkiran

    RSUD Paniai buka rekrutmen Fisikawan Medis, Bank Papua juga buka penerimaan pegawai

    KPA Paniai gelar pemeriksaan HIV dan distribusi pengamanan bagi 27 Personal Kopasgas TNI di Enarotali

    HIV/AIDS di Papua Tengah Masih Serius dan Endemi, Kesenjangan Pengobatan Jadi Tantangan Utama

    Kepala Puskesmas Aradide berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Paniai, siap layani peserta MUSPASME ke VIII  Komopa

    Kabupaten Dogiyai Raih Penghargaan UHC Kategori Utama untuk Ketiga Kalinya

  • Lingkungan

    Kelompok Uti Waita, binaan Tani Merdeka Papua Tengah gelar panen raya Padi di Nabire

    Kelompok Tani Anak Muda Maju, DPW Tani Merdeka Papua Tengah tanam padi di Wanggar

    Asrama Mahasiswa/i Kabupaten Paniai kota studi Nabire gelar pelantikan Badan Formatur 

    Komunitas Porter Paniai gelar evaluasi efektivitas layanan transportasi publik

    Panen Raya Jagung Kelompok Paniai Tani Merdeka Papua Tengah, bukti kemandirian petani lokal

    Penyuluh Papua Tengah bagikan bibit bawang merah unggul ke Kabupaten Deiyai

    Forkopimda dan Masyarakat Dogiyai Sepakati Atasi Miras dan Penyakit Sosial, Instruksi Resmi Keluar Besok

    Bupati Dogiyai Ajak Masyarakat Tangani Penyakit Sosial

    Deiyai dan Dogiyai Desak Mimika Berkolaborasi Tangani Konflik Horizontal di Kapiraya

  • Pendidikan

    Atas nama Bupati, Kadinsos Paniai resmikan TK-PAUD YPK Betlehem Madi, Pemerintah tekankan pentingnya pendidikan usia dini

    IPM-IDAKI Nabire Resmi Terbentuk, Paulus Deba Pimpin Organisasi Pelajar Idadagi Kigamani

    STK Touye Paapaa Deiyai Lepas Mahasiswa PKL, Diharapkan Jadi Guru Profesional

    Pamkab Dogiyai Buka Pendaftaran Beasiswa Afirmasi dan Program Baru Beasiswa Aimin

    SMK Karel Gobai Bagikan Seragam Sekolah, Tanamkan Semangat Disiplin dan Motivasi Belajar

    Kisah Inspiratif: Ev. Dr. Yefri Edowai Raih S3 Lewat Perjuangan Mandiri

    Sekolah Dasar di Paniai Gelar MBG untuk Siswa

    BEM STAK Nabire Gelar Seminar Nasional dan Pelatihan Jurnalistik, Wakil Ketua III Resmi Membuka Kegiatan

    SD YPPK Santo Yohanes Terima Fasilitas Pembelajaran, Target Hentikan Nyontek dan Tingkatkan Kreativitas

  • Religi

    Kerawam Keuskupan Timika Konsolidasi di Nabire, Dukung Agenda Keuskupan Timika di Paniai

    Klasis Agadide rayakan HUT ke-64 KINGMI, Jemaat didorong hidup dalam damai Kristus

    Pos PI Kanaan Ugabado di Enarotali Gereja Kingmi gelar pelepasan 7 anak kepada Tuhan 

    Panitia MUSPASMEE VIII Sampaikan Terima Kasih, 10.573 Peserta Hadiri Pesta Iman di Komopa

    Gereja GKI Tanah Papua Diminta Hadir Bersama Umat yang Ditindas dan Tanahnya Dirampas

    Uskup Timika Resmi Buka MUSPASME VIII Paroki Kristus Jaya Komopa

    Kordinator Paniai Awepaida Rayakan HUT Masuk Injil KINGMI ke-87, Panitia Sampaikan Apresiasi

    Tim Penegak Daa dan Diyodou Rayakan Ulang Tahun ke-12

    Ketua Panitia MUSPASME VIII Tegaskan Kesiapan Sukseskan Musyawarah Pastoral Mee ke-VIII di Komopa

  • Video
No Result
View All Result
JELATA NEWS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel Opini
  • Internasional
  • Nasional
  • Papua
  • Pelosok
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
Home Berita

Koalisi HAM Papua Larang Danyonif TP 817/Aoba Intervensi Konflik Tanah Adat Kwipalo di Merauke

by Derek Kobepa
25 Januari 2026
in Berita, Hukum HAM
0
SHARES
40
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAPURA, JELATANEWSPAPUA.COM – Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua secara tegas meminta agar Komandan Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 817/Aoba tidak melakukan intervensi dalam konflik pertanahan antara Pimpinan Marga Kwipalo dengan PT Murni Nusantara Mandiri yang saat ini tengah ditangani oleh Mabes Polri.

Permintaan tersebut disampaikan melalui siaran pers bernomor 001/SP-KPHHP/I/2026, tertanggal (24/01), yang dikeluarkan di Jayapura. Koalisi menilai keterlibatan unsur militer dalam konflik lahan adat berpotensi melanggar hukum serta mengabaikan hak-hak masyarakat hukum adat Papua.

Koalisi menjelaskan bahwa pembangunan Markas Komando Yonif TP 817/Aoba di Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, dilakukan di atas tanah adat Marga Kwipalo yang hingga kini masih berstatus sengketa antara pemilik hak ulayat dengan PT Murni Nusantara Mandiri.

“Tanah adat tersebut tidak pernah dilepaskan oleh Marga Kwipalo kepada PT Murni Nusantara Mandiri. Namun di lokasi tersebut terjadi penebangan pohon jati, pohon karet, dan tanaman milik Bapak Vincent Kwipalo untuk kepentingan pembangunan markas Yonif TP 817/Aoba,” demikian isi siaran pers Koalisi.

Konflik Sudah Dilaporkan ke Mabes Polri

Koalisi mengungkapkan bahwa konflik pertanahan tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Mabes Polri pada 4 November 2025 dan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/544/XI/2025/SPKT.DITTIPITER/BARESKRIM POLRI. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana perkebunan yang dilakukan oleh PT Murni Nusantara Mandiri dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Namun, pada pertengahan Januari 2026, Komandan Ton Yonif TP 817/Aoba bersama rombongan diketahui mendatangi kediaman Bapak Vincent Kwipalo di Distrik Jagebob untuk mempertanyakan kepemilikan tanah adat Marga Kwipalo. Tindakan tersebut dinilai Koalisi sebagai bentuk intervensi yang tidak semestinya dilakukan oleh aparat militer.

Hak Tanah Adat Dijamin Konstitusi

Koalisi menegaskan bahwa hak atas tanah adat Marga Kwipalo dijamin secara konstitusional melalui Pasal 18B ayat (2) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua, serta Peraturan Daerah Provinsi Papua Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat.

“Masyarakat hukum adat Papua memiliki hak asal-usul yang melekat, termasuk hak atas tanah, wilayah kelola, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. Hak-hak tersebut wajib dihormati oleh seluruh pihak, termasuk aparat negara,” tulis Koalisi.

Enam Tuntutan Koalisi HAM Papua

Dalam siaran pers tersebut, Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua menyampaikan enam tuntutan utama, yakni:

1. Panglima TNI diminta memerintahkan Pangdam XXIV/Mandala Trikora untuk menghormati dan melindungi hak-hak Marga Kwipalo.

2. Kapolri diminta memerintahkan penyidik Mabes Polri segera memanggil dan memeriksa manajemen PT Murni Nusantara Mandiri.

3. Pangdam XXIV/Mandala Trikora diminta memerintahkan Danton Yonif TP 817/Aoba agar menghormati hak masyarakat adat.

Baca Juga:

Gorby gandeng Komnas HAM dan LBH Papua, siap tempuh jalur hukum demi keadilan pembatalan konser

LBH Papua Pos Sorong Nilai Rangkap Jabatan Ketua MRP Papua Barat Daya Berpotensi Konflik Kepentingan

Vincen Kwipalo Beri Keterangan ke Bareskrim Polri Terkait Dugaan Penyerobotan Tanah oleh PT MNM

Aksi Long March dan Panggung Rakyat di Sorong Serukan “Kobarkan Api Persatuan Nasional Papua”

4. Komnas HAM RI dan Komnas HAM Papua diminta melakukan pemantauan atas tindakan Danyonif TP 817/Aoba.

5. Danyonif TP 817/Aoba diminta tidak mengintervensi konflik pertanahan yang sedang ditangani Mabes Polri.

6. Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan diminta turut mengawasi kasus tersebut.

Koalisi berharap seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia dan perlindungan masyarakat hukum adat di Papua.

Siaran pers ini ditandatangani oleh sejumlah organisasi, antara lain LBH Papua, PAHAM Papua, Elsham Papua, KontraS Papua, LBH Papua Merauke, LBH Papua Pos Sorong, JPIC OFM Papua, SKP KC Sinode Tanah Papua, dan Tong Pu Ruang Aman. (*)

Post Views: 340
Tags: Elsham PapuaJPIC OFM PapuaKontraS PapuaLBH PapuaLBH Papua MeraukeLBH Papua Pos SorongMarga KwipaloPAHAM PapuaPT. Murni Nusantara MandiriSKP KC Sinode Tanah PapuaTong Pu Ruang Aman.Yonif Teritorial Pembangunan
Previous Post

Warga Kuyawage Tuntut Penarikan Militer Organik dan Non-Organik serta Perlindungan HAM

Next Post

Ekonomi Biru Tak Sejalan Tambang Nikel, Emanuel Gobai: Desak Cabut Izin di Raja Ampat

Derek Kobepa

Derek Kobepa

BERITA TERKAIT

Hukum HAM

TPNPB keluarkan warning ke Metro TV, bantah tuduhan pembunuhan warga sipil di Puncak

18 jam ago
Lingkungan

Kelompok Uti Waita, binaan Tani Merdeka Papua Tengah gelar panen raya Padi di Nabire

2 hari ago
Berita

Kelompok Tani Anak Muda Maju, DPW Tani Merdeka Papua Tengah tanam padi di Wanggar

2 hari ago
Berita

KOMNAS HAM  RI Publikasikan Hasil Pemantauan Enam Kasus Pelanggaran HAM di Papua

3 hari ago
Hukum HAM

Konsolidasi terbuka KNPB: Papua dinilai  zona darurat militer, HAM dan kemanusiaan

3 hari ago
Papua

Pemeriksaan BPK Selesai, Inspektorat Dogiyai Targetkan WTP

4 hari ago
Next Post

Ekonomi Biru Tak Sejalan Tambang Nikel, Emanuel Gobai: Desak Cabut Izin di Raja Ampat

Papua

Alamat Redaksi

Jl. Trans Nabire-Ilaga KM 200, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Browse by Category

  • Artikel Opini
  • Berita
  • Hukum HAM
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Papua
  • Pelosok
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Politik
  • Puisi
  • Ragam
  • Religi
  • Sastra
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Sosok/Tokoh
  • Startup
  • Surat Terbuka
  • Video
  • Wawancara
  • Redaksi
  • Tentang JNP
  • Hubung Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved