PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Gerakan Pemuda Pelajar Mahasiswa dan Masyarakat Aikai (GPPMMA) menggelar aksi sosial bersihkan sampah di kawasan Pelabuhan Aikai hingga lingkungan sekitar, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Pada Selasa (06/01/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan pemuda, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus penguatan nilai-nilai organisasi.

Ketua GPPMMA Aikai, Sadrak Gobai, S.Pd, mengapresiasi keterlibatan aktif seluruh anggota dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, aksi angkat sampah ini memiliki sejumlah tujuan penting dalam perjalanan organisasi.
“Pertama, menanamkan nilai dan norma organisasi. Kedua, mengembangkan keterampilan dan pengetahuan anggota. Ketiga, membangun transparansi dan kebersamaan. Keempat, mengurangi kecemasan serta keraguan di antara sesama anggota,” ujar Sadrak Gobai, ketika dikonfirmasi media ini.
Ia menjelaskan, kegiatan sosial dan sosialisasi lingkungan seperti ini telah dilaksanakan sebanyak tiga kali sebagai bagian dari konsistensi perjalanan organisasi GPPMMA.
“Kami menjalankan organisasi ini sesuai dengan harapan bersama. Semua ini kami lakukan karena kasih Tuhan Yang Maha Kuasa,” tambahnya.
Sadrak juga menyampaikan rasa bangganya terhadap GPPMMA sebagai ruang belajar kepemimpinan bagi generasi muda.
“Saya dan seluruh badan pengurus sangat bangga, karena di organisasi ini kami belajar bagaimana berperan sebagai pemimpin. GPPMMA bukan hanya tempat belajar bagi pelajar dan mahasiswa, tetapi juga masyarakat yang turut ambil bagian,” ungkapnya.
Ia mengakui masih memiliki keterbatasan dalam memimpin organisasi, namun berkomitmen untuk memberikan yang terbaik demi kemajuan GPPMMA.
Sementara itu, salah satu senior GPPMMA, Sadai WP Yeimo, mengatakan kegiatan angkat sampah tersebut rutin dilakukan setiap tahun, khususnya pada bulan Januari. Selain itu, GPPMMA juga kerap menggelar seminar, diskusi kelas, dan kegiatan pendidikan lainnya.
“Keselamatan generasi dan kampung halaman ada di tangan orang-orang yang berpendidikan dan mampu berpikir kritis. Mari senior, pemuda, dan masyarakat bersama-sama menyelamatkan generasi di Kampung Aikai dan meninggalkan kebiasaan buruk,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh pelajar SMK Anigou Nabire, Abimelek Magai, yang berharap adanya pendampingan dari para senior di Kampung Aikai.
“Kami merasa belum mampu dan belum tahu banyak. Karena itu kami berharap senior di kampung bisa bersama kami, memberikan motivasi dan arahan agar kami terus berkembang dan maju,” pungkasnya. (*)