DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM — Selama lima bulan terakhir, roda pemerintahan di Distrik Kamuu terus berjalan dengan berbagai dinamika. Untuk memastikan arah pelayanan tetap berada di jalur yang benar, Kepala Distrik Kamu, Markus Auwe, menggelar evaluasi kinerja aparatur distrik sekaligus menyusun rencana kegiatan prioritas tahun anggaran 2026.
Evaluasi yang berlangsung di Kantor Distrik Kamu, Senin (15/12), ini mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari kehadiran aparatur, disiplin kerja, administrasi pemerintahan, manajemen kepemimpinan, hingga kondisi keamanan wilayah distrik.
Dalam arahannya, Markus Auwe secara tegas menempatkan kehadiran aparatur di kantor sebagai isu paling mendasar. Baginya, pelayanan publik tidak bisa berjalan jika aparatur sering absen dari ruang kerja.
“Pelayanan tidak akan berjalan maksimal kalau aparatur tidak ada di kantor. Kehadiran adalah tanggung jawab dasar sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat,” ujarnya di hadapan seluruh staf distrik.
Ia mengungkapkan, hasil pemantauan internal menunjukkan bahwa tingkat kehadiran aparatur masih perlu dibenahi. Beberapa unit kerja belum konsisten menjalankan jam kerja sesuai ketentuan, yang berdampak langsung pada lambannya pelayanan administrasi kepada masyarakat.
Selain kehadiran, evaluasi juga menyinggung persoalan disiplin dan tertib administrasi, seperti pengelolaan surat-menyurat, penyusunan laporan kegiatan, serta koordinasi antarstaf. Kepala distrik meminta agar setiap aparatur kembali bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Dalam konteks manajemen pemerintahan, Markus Auwe menekankan pentingnya kerja tim, komunikasi yang terbuka, serta kepemimpinan yang peka terhadap persoalan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh aparatur turut menjaga stabilitas dan keamanan wilayah sebagai fondasi utama pembangunan distrik.
“Hasil evaluasi ini akan menjadi pijakan dalam menyusun program prioritas tahun 2026, dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, kedisiplinan aparatur, dan kehadiran aktif di kantor,” katanya.
Melalui evaluasi ini, Kepala Distrik Kamuu berharap lahir perubahan nyata dalam etos kerja aparatur. Kehadiran di kantor, menurutnya, bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan wujud komitmen moral untuk melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh.