NABIRE, JELATANEWSPAPUACOM – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan [BPKP] Perwakilan Provinsi Papua Tengah telah memboyong tim khusus beranggotakan 6 orang untuk mengevaluasi Kapabilitas Aparatur Pengawas Internal Pemerintah [APIP] Inspektorat Daerah Kabupaten Dogiyai, dengan target utama memperkuat tata kelola pemerintahan dan pengelolaan risiko yang efektif.
Dalam keterangan kepada wartawan di kediamannya pada Minggu [01/02], Inspektur Inspektorat Kabupaten Dogiyai Nomencen Agapa mengungkapkan bahwa kegiatan yang telah resmi dibuka ini berjalan berdasarkan Surat Tugas Nomor PE.09.02/ST-37/PW36/6/2026 dan mengacu pada Peraturan Presiden RI Nomor 192 Tahun 2014 [dengan perubahan Peraturan Presiden RI Nomor 2 Tahun 2025].
“Tim evaluasi akan bekerja selama dua puluh hari kerja mulai 26 Januari hingga 31 Maret 2026,” jelas Agapa.
Tim yang terdiri dari profesional handal ini adalah:
Andi Arwin [Penanggung Jawab]
Ilman Fahmi [Ketua Tim]
Atalya Fidela Sambenga [Anggota]
Frina Jihan Jufri [Anggota]
Fakhri Irvan Fahlevi [Anggota]
Shoffi Daffa Karinda Putri [Anggota]
Seluruh biaya evaluasi ditanggung penuh oleh anggaran BPKP Papua Tengah, dengan tegasan bahwa tidak ada pegawai yang akan menerima atau meminta gratifikasi dan suap. Pengaduan terkait dapat dilakukan melalui wbs.bpkp.go.id atau hotline 085210991239.
Menurut Agapa, evaluasi ini bukan hanya soal mengecek kepatuhan terhadap peraturan.
“APIP diharapkan mampu memberikan nilai tambah besar, mendorong tata kelola yang baik dan pengelolaan risiko yang efektif,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pihak terkait akan mendapatkan gambaran jelas mengenai kapabilitas APIP saat ini, yang akan dijadikan dasar untuk menyusun langkah perbaikan dari sisi kelembagaan, kompetensi SDM, hingga kualitas pengawasan.
“Kami sangat menghargai pendampingan dari BPKP Papua Tengah dan berharap hasil evaluasi bisa menjadi bahan pembinaan yang konstruktif untuk kemajuan APIP secara terus-menerus,” ucapnya.
Agapa juga mengajak seluruh jajaran APIP dan pihak terkait untuk mengikuti proses ini dengan komitmen penuh, keterbukaan, serta semangat meningkatkan profesionalisme dan integritas.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pemerintah dan masyarakat Dogiyai” pungkasnya. [*]