JAKARTA, JELATANEWSPAPUA.COM – Suasana duka menyelimuti dunia hiburan tanah air. Jumat dini hari, 19 September 2025 pukul 01.15 WIB, Klemens Awi atau yang lebih dikenal dengan nama Celo, komedian asal Merauke, Papua Selatan, menghembuskan napas terakhir di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Ia berpulang setelah berjuang melawan komplikasi pada paru-paru yang beberapa waktu terakhir menggerogoti kesehatannya.
Nama Celo begitu lekat di hati masyarakat. Ia mulai dikenal luas lewat serial Epen Cupen, karya kreatif anak Merauke yang sukses menembus layar nasional. Dari sinilah, sosoknya kemudian dipercaya membintangi Epen Cupen The Movie, sebuah film yang tak hanya menghibur tetapi juga membawa logat, wajah, dan budaya Papua Selatan ke panggung besar perfilman Indonesia. Karyanya menjadi simbol bahwa anak Papua mampu berdiri sejajar di panggung hiburan nasional.
Beberapa hari sebelum kepergiannya, sebuah konser donasi digelar di GLAS Cempaka Putih, Jakarta, Minggu, 13 September 2025. Acara itu dihadiri banyak musisi, seniman, dan sahabat yang bersatu dalam lantunan musik dan doa untuk kesembuhannya. Malam itu, solidaritas terasa begitu nyata, meski takdir berkata lain.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh produser Epen Cupen, Irham Acho Bachtiar, melalui akun Facebook pribadinya di petik @infokejadianmerauke. “Karyamu akan terus dikenang sampai kapanpun. Beristirahatlah dalam damai kawan. Ternyata obrolan kita minggu lalu adalah percakapan terakhir yang tak akan pernah terulang kembali,” tulisnya penuh haru.
Jenazah Celo kini masih disemayamkan di RS Polri Jakarta. Rencananya, ia akan dipulangkan ke tanah kelahirannya di Merauke, Papua Selatan, untuk dimakamkan di tengah keluarga dan masyarakat yang mencintainya.
Kepergian Celo bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar Epen Cupen dan para sahabat seniman, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia yang pernah terhibur oleh tawa khasnya. Kini, meski raganya telah tiada, karya dan semangatnya tetap hidup sebagai warisan seni dari Papua untuk Indonesia. (*)