ADVERTISEMENT
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
JELATA NEWS PAPUA
JELATA NEWS PAPUA
  • Home
  • Ragam

    Anak Muda Papua dan Trend Zaman: Merenungkan “Banalitas Kejahatan” Menurut Hannah Arendt

    DPD KNPI Paniai Gelar Rakerda, Dorong Kolaborasi dan Sinkronisasi Program Pemuda

    MRP Provinsi Papua Tengah Gelar KKR Seruan Damai di Kabupaten Paniai, Papua Tengah

    Tim Pencaker Kode R Papua Tengah Desak Pemerintah Prioritaskan CASN OAP

    KORMI Mimika Sukses Gelar Gar Free Day, Warga Antusias Nikmati Olahraga & Hiburan 

    Ikuti HAN 2025 di Nabire, Ini Pesan Ny. Tri Tito Karnavian

    Tutup Raker dan Musorprov KONI Papua Tengah, Gubernur: Kami Siap Bekap Ketua Terpilih

    Pemda Kabupaten Paniai Resmi Launching Festival Danau Paniai

    Segera Hentikan Operasi Tambang Emas Ilegal di Kampung Mogodagi

  • Berita
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok

    Komunitas Literasi Dogiyai Dorong Literasi Siswa SD, Sebut Orang Papua Bukan Bodoh

    3 Distrik di Dogiyai Gelar Musrenbang Kampung Serentak Sebagai Tindak Lanjut RKPD 2027

    Distrik Kamuu Selatan Usulkan 7 Program Prioritas Pembangunan Lewat Musrenbang

    Distrik Kamuu Gelar Musrenbang, Hadirkan Aspirasi Seluruh Elemen Masyarakat

    KNPB Wilayah Dogiyai Melantik Pengurus Sektor Pugayamo, Ajak Siap Sambut MSN untuk Papua Merdeka

    Gereja GKI Tanah Papua Diminta Hadir Bersama Umat yang Ditindas dan Tanahnya Dirampas

    Momentum HPN 2026, Wanggai: Tanpa Pers, Pemerintah Tak Bisa Hadir!

    Bupati Intan Jaya Tegaskan Profesi Wartawan Tak Boleh Ditutupi

    Ungkap Bukti Kepalsuan, TPNPB Dogiyai Bantah Minta 100 Juta Rupiah dari PT. Dewa

  • Artikel Opini
    • All
    • Startup

    Banjir  di Aceh dan Sumatera adalah Bencana Kemanusiaan

    Menantikan Kristus di Tanah Papua

    Anak Muda Papua Dapat Bantai Dalam Trend Zaman: Menurut Hannah Arendt “Banalitas Kejahatan”

    Kapiraya Kritis! Rumah Dibakar, Warga Tewas, Aktivis HAM Ketuk Pintu Pemerintah

    Kapitalisasi Dunia Kesehatan: Pintu Masuk Pelanggaran HAM Berat di Papua

    Ketika Hukum Menjanjikan, Tapi Realitas Mengingkari: Otsus Papua di Antara Teks dan Hidup Sehari-hari

    Victor Yeimo: Evaluasi Kritis 63 tahun UNCEN: Pengetahuan, Kekuasaan, dan Penjajahan

    Rambut Putih, Cahaya Tak Padam: Kesaksian Elias tentang Pastor Nato Gobay

    Sagu: Sumber Kehidupan dan Identitas Budaya Masyarakat Sentani

  • Hukum HAM
    • All
    • Kriminal

    12 Oknum TNI Diduga Lakukan Pemerkosaan di Papua Tengah, HRD Minta Penyelidikan Independen

    Kapolres Merauke diminta bebaskan 11 Kaum Awam Katolik Papua yang ditangkap di halaman Gereja Katedral

    Koalisi HAM Papua Larang Danyonif TP 817/Aoba Intervensi Konflik Tanah Adat Kwipalo di Merauke

    FBRY-KJ Desak Tarik 600 Personel Militer Tambahan dari Yahukimo

    Mahasiswa Papua Pegunungan di Jayapura Serukan Perdamaian atas Konflik Lani–Yali di Jayawijaya

    Jurnalis Papua Diimbau Perkuat Investigasi dan Independensi Hadapi Regulasi Baru

    TPNPB Klaim Bertanggung Jawab atas Penikaman di Dekai, Nilai Kunjungan Wapres Gibran Hanya Pencitraan

    KNPB Konsulat Makassar Tegaskan: Kami bukan Separatis

    Hari HAM Sedunia 10 Desember 2025: Operasi Militer di Gearek Nduga Picu Pengungsian Warga Sipil

  • Kesehatan

    HIV/AIDS di Papua Tengah Masih Serius dan Endemi, Kesenjangan Pengobatan Jadi Tantangan Utama

    Kepala Puskesmas Aradide berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Paniai, siap layani peserta MUSPASME ke VIII  Komopa

    Kabupaten Dogiyai Raih Penghargaan UHC Kategori Utama untuk Ketiga Kalinya

    33 Tenaga Medis dari Kemenkes Tiba di Dogiyai, Siap Layani Masyarakat di 15 Puskesmas

    Kawal Fesmed 2026, Dinkes Papua Tengah Siagakan Tim Medis dan Ambulans

    Kepala Bidang P2P Dinkes Paniai: Empat Warga Baya Biru Dinyatakan Positif HIV/AIDS

    KPA Paniai Gencarkan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS di Gereja Kingmi Koordinator Paniai Awepaida

    KPA Paniai Gencarkan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS, di Jemaat Bahtera Dinubutu

    Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

  • Lingkungan

    Hentikan Pekerja PT. Jhonli Group di Merauke, Pemilik Hak Ulayat Tancapkan Salib

    Tani Merdeka Papua Tengah Gelar Panen Jagung lahan seluas 100 x 60 meter di Makimi Nabire

    Lewat keputusan bersama, kampung Epouto Paniai tegakkan Aturan Adat dan Ketertiban Sosial

    BP3 OKP dan BPP Papua Tengah Apresiasi Panen Jagung Tani Merdeka di Nabire

    Ketua DPW Tani Merdeka Papua Tengah Apresiasi Pemprov Buka Ruang Tani Merdeka

    Aksi Nyata Pemuda dan DLH, Ubah Wajah Dogiyai Jadi Lebih Asri dan Hijau

    GPPMMA Aikai Gelar Aksi Bersihkan Sampah di Pelabuhan Aikai dan sekitarnya 

    Anggota DPR Papua Tengah Mendesak Pemerintah dan Aparat Hentikan Konflik di Timika

    Bupati Paniai Imbau Pelaku Usaha Tak Naikkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

  • Pendidikan

    Komunitas Literasi Dogiyai Dorong Literasi Siswa SD, Sebut Orang Papua Bukan Bodoh

    MUSPASMEE VIII : STK Touye Paapaa tegaskan Pendidikan penentu masa depan generasi muda Papua

    IPPMMA WUBWE Nabire Gelar Musyawarah Besar Ke-VII, Anastasia Agapa Jadi Ketua Baru

    BEM USTJ Periode 2026-2027 Dilantik, Targetkan Pemimpinan Inklusif untuk Mahasiswa dan Papua

    STT Yusuf Makai Nabire Yudisiumkan 15 Sarjana Angkatan Ke-4, Wisuda 3 Februari

    Pelajar Nabire Didorong Jadi Produsen Konten Positif di Festival Media Papua 2026

    Festival Media Se-Tanah Papua 2026 Resmi Digelar di Papua Tengah

    Bupati Kab. Dogiyai Tekankan Pentingnya Noken, Regenerasi, dan Penguatan Pendidikan

    IPPM-DW HIMLEKS Rayakan Natal dan Dies Natalis di Sentani

  • Religi

    Gereja GKI Tanah Papua Diminta Hadir Bersama Umat yang Ditindas dan Tanahnya Dirampas

    Uskup Timika Resmi Buka MUSPASME VIII Paroki Kristus Jaya Komopa

    Kordinator Paniai Awepaida Rayakan HUT Masuk Injil KINGMI ke-87, Panitia Sampaikan Apresiasi

    Tim Penegak Daa dan Diyodou Rayakan Ulang Tahun ke-12

    Ketua Panitia MUSPASME VIII Tegaskan Kesiapan Sukseskan Musyawarah Pastoral Mee ke-VIII di Komopa

    Natal Penuh Damai di Pos PI Maranatha: Jemaat Rayakan Kelahiran Yesus Raja Damai

    Kadinsos Paniai, Bantu Semen dan Cat untuk Dukung MUSPAS Mee ke-VIII, di Paroki Kristus Jaya Komopa

    Gelar Dialog Terkait “Postingan Viral”, Dewan Pastoral Paroki Imakulata Moanemani Tegaskan Gereja Tidak Berafilias dengan Pihak Manapun

    Masalah dan Harapan OMK Dekenat Paniai Bahas: Iman, Ekonomi, dan Advokasi Sosial

  • Video
No Result
View All Result
JELATA NEWS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel Opini
  • Internasional
  • Nasional
  • Papua
  • Pelosok
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
Home Artikel Opini

HIV/AIDS Musuh Kita Bersama

by Derek Kobepa
5 Agustus 2025
in Artikel Opini, Kesehatan
0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Marius Goo

Pengantar

Mendengar kata HIV/AIDS tidak asing di telinga manusia yang hidup di atas tanah Papua. Sudah terbiasa mendengar dan karena itu sering bosan untuk membicarakan lagi, sementara dengan sangat ganas dan bengisnya sedang merengut nyawa manusia. Gerakan pembrantasan mestinya digalan, tidak hanya mereka yang di kesehatan dan KPA, tetapi juga semua lapisan masyarakat. Tindakan promotif, prefentif, kuratif dan rehabilitatif mesti lakukan secara bersama-sama secara terencana dan tersistem.

HIV/AIDS

HIV dan AIDS adalah kondisi kesehatan yang serius dan perlu dipahami dengan baik oleh masyarakat. HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sedangkan AIDS (Acquired Immuno-Deficiency Syndrome) merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh sangat lemah akibat infeksi HIV.

Dalam perjalanan infeksi HIV, terdapat beberapa tahapan atau stadium yang perlu diwaspadai agar dapat mengambil tindakan yang tepat. Tahapan-tahapan ini membantu dalam pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana virus HIV berkembang dalam tubuh dan dampaknya terhadap kesehatan manusia.

Fakta HIV/AIDS di tanah Papua tidak sedikit orang yang telah teridap. Kalaupun sudah teridap HIV/AIDS, kebiasaan membagi-bagi virus kepada sesama orang Papua, melalui hubungan seksual masih gencar dan secara masif dilancarkan. Orang yang telah teridap HIV/AIDS tidak merasa bersalah dan merasa rugi jika tidak membagikan virus mematikan ini kepada orang lain.

Di tanah Papua virus HIV/AIDS lebih jahat daripada setan. Manusia yang terkana virus mematikan ini mengambil peran setan untuk menghabiskan sesama manusia yang lain dengan tidak menjaga diri. Akibat saling menyebarkan virus HIV/AIDS tidak sedikit manusia Papua yang menjadi korban, terlebih anak-anak muda Papua di usia produktif yang sebenarnya adalah harapan Gereja dan bangsa.

Perjuangan Pembrantasan

Penyebaran virus HIV/AIDS yang makin pesat, seperti jamur di musim hujan, penanganan dan penanggulangan secara serius dari pemerintah harus dijalankan lebih cepat. Jika virus ini tidak ditangani secara serius, Papua akan tinggal nama. Apa yang Allah larang, yakni “jangan berziah” harus dihayati dalam hidup, dengan cara setia pada pasangan. Tindakan penanganan baik secara promotif, prefentif, kuratif dan rehabilitatif sudah harus dilaksanakan:

Promotif

Tindakan promotif yang harus dilakukan adalah membangun atau meningkatkan kesadaran bahaya HIV/AIDS kepada masyarakat untuk dapat menghindari penyebaran lebih lanjut kepada yang belum teridap. Melakukan promosi-promosi atau penyuluhan-penyuluhan dan pencerahan terkaitu bahayanya virus HIV/AIDS untuk membatasi laju perkembangan virus mematikan ini.

Prefentif

Tindakan ini bersifat pencerahan supaya tidak terjadi apa-apa pada orang yang teridap HIV/AIDS, termasuk tidak membagikan virus membahayakan ini kepada orang lain. Tindakan pencegahan ini penting supaya dapat mencegah terjadinya penularan kepada sesama yang lain lebih lanjut.

Kuratif

Baca Juga:

No Content Available

Tindakan pertolongan untuk menyembuhkan penyakit atau virus HIV/AIDS yang diterima. Tindakan kuratif atau pengobatan bagi yang teridap HIV/AIDS harus dilakukan, baik secara medis maupun obat-obatan tradisional demi memperpanjang kehidupan. Orang-orang yang bekerja di bidang kesehatan harus mencari cara dan bentuk pengobatan, termasuk berjuang menemukan obat-obatan yang tepat, tidak sebatas menambahkan imun untuk memperpanjang kehidupan, yakni dengan obat ARV, tetapi lebih dari itu berjuang mencari obat-obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini secara total.

Rehabilitatif

Tindakan rehabilitasi atau tindakan memulihkan. Tindakan ini adalah berjuang untuk memulihkan kembali orang-orang yang teridap dengan HIV/AIDS untuk kembali seperti semula. Tindakan ini tidak mungkin bagi manusia, apalagi obatnya hingga kini belum ditemukan, namun bagi Tuhan sangat mungkin. Karena itu, para stakehorlder berperan melakukan penelitian untuk menemukan obat-obatan untuk menyembuhkan atau memulihkan, sambil mengandalkan Tuhan.

Keganasan virus HIV/AIDS telah membunuh manusia Papua pada usia produktif, muda belia. Hampir setiap hari orang Papua mati karena virus ini. Karena terbiasa dan terjadi berulang-ulang untuk melakukan penyuluhan, promosi atau tindakan-tindakan pemulihan mencapai tingkat kebosanan dan kejenuhan yang paling parah, padahal dengan ganasnya sedang memusnahkan manusia Papua dari muka bumi Papua.

Kenyaaan orang-orang yang berkerja di bagian kesehatan, KPA dan lain-lain, terlihat hanya mencari uang, menjadikan lahan bisnis dan tindakan penanganan tidak dijalankan secara serius dan penuh bertanggung jawab.

Himbauan Untuk Pembatasan Penyebaran

Setiap dan semua orang diundang dan harus menjadikan HIV/AIDS sebagai musuh bersama dan harus dilenyapkan dari bumi. Karena itu kepada semua orang:

Yang teridap HIV/AIDS. Kepada yang telah kena HIV/AIDS untuk tidak secara gampangan dan tanpa merasa bersalah membagikan virus mematikan ini kepada orang lain yang masih sehat. Setiap orang yang teridap HIV/AIDS harus sadar bahwa menyebarkan kepada orang lain adalah “dosa besar.”

Yang masih sehat, belum teridap. Kepada yang masih sehat atau belum kena virus HIV/ADIS yang mematikan ini supaya tetap jaga diri, waspada dan berhati-hati agar tidak teridap: terlebih dalam memilih jodoh, perlu mendahulukan pemeriksaan kesehatan. Sekaligus setiap pasangan harus tetap saling setia.

Pemerintah dan semua stakeholder kesehatan. Kepada Pemerintah yang langsung mengangani bidang kesehatan agar segar mencari dan menemukan cara-cara pengobatan yang lebih intensif dan kontinu. Para stakeholder melakukan penelitian menemukan obat-obatan untuk menyembuhkan dan tidak sebatas memperpanjang umur hidup denga obat ARV.

Penutup

Semua orang Papua harus sepakat bahwa virus HIV/AIDS itu musuh bersama yang harus musnah dari atas tanah Papua. Kita telah tahu bahwa Virus ini bertahan dan berkembang subur karena pasangan tidak saling setia (jajan di luar) dan membawa masuk virus dalam keluarga. HIV/AIDS dapat bertumbuh subur karena melanggar perintah Allah, yakni “jangan berbuat cabul, atau jangan berzinah.”

Semua orang di Papua baik pemerintah maupun masyarakat harus berpartisipasi dalam membrantas penyakit mematikan ini. Penyakit mematikan ini jangan berlama-lama di Papua. Dalam usaha ini, butuh niat, tekat dan keseriutsan dari semua pihak yang peduli pada kehidupan dan kemanusiaan.

Penulit adalah Dosen STK “TP” Deiyai, Keuskupan Timika

Post Views: 933
Tags: HIV/AIDS Musuh Kita BersamaPemberantasan HIV AIDSStop HIV AIDS
Previous Post

DPRK Dogiyai Siap Kawal Aspirasi Rakyat Dogiyai

Next Post

Orang Papua Tidak Memberikan Hak Kesulungan Kepada Orang Lain

Derek Kobepa

Derek Kobepa

BERITA TERKAIT

Kesehatan

HIV/AIDS di Papua Tengah Masih Serius dan Endemi, Kesenjangan Pengobatan Jadi Tantangan Utama

2 minggu ago
Kesehatan

Kepala Puskesmas Aradide berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Paniai, siap layani peserta MUSPASME ke VIII  Komopa

2 minggu ago
Kesehatan

Kabupaten Dogiyai Raih Penghargaan UHC Kategori Utama untuk Ketiga Kalinya

2 minggu ago
Kesehatan

33 Tenaga Medis dari Kemenkes Tiba di Dogiyai, Siap Layani Masyarakat di 15 Puskesmas

3 minggu ago
Kesehatan

Kawal Fesmed 2026, Dinkes Papua Tengah Siagakan Tim Medis dan Ambulans

4 minggu ago
Kesehatan

Kepala Bidang P2P Dinkes Paniai: Empat Warga Baya Biru Dinyatakan Positif HIV/AIDS

4 minggu ago
Next Post

Orang Papua Tidak Memberikan Hak Kesulungan Kepada Orang Lain

Please login to join discussion

Papua

Alamat Redaksi

Jl. Trans Nabire-Ilaga KM 200, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Browse by Category

  • Artikel Opini
  • Berita
  • Hukum HAM
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Papua
  • Pelosok
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Politik
  • Puisi
  • Ragam
  • Religi
  • Sastra
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Sosok/Tokoh
  • Startup
  • Surat Terbuka
  • Video
  • Wawancara
  • Redaksi
  • Tentang JNP
  • Hubung Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved