PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Juru Bicara Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Paniai, Geiyaibou Yeimo, menyampaikan kritik terhadap acara hiburan yang digelar di Kabupaten Paniai baru-baru ini. Ia menilai, kehadiran artis asal Papua Nugini (PNG), Gedix Atege, yang tampil dalam acara tersebut tidak sejalan dengan kondisi masyarakat Papua saat ini.
Menurut Geiyaibou, hiburan itu justru menutup mata terhadap situasi darurat militer yang sedang dialami warga di beberapa wilayah Papua, termasuk Paniai.
“Kedatangan artis yang dibiayai uang rakyat hanya sekilas hiburan. Rakyat Paniai jangan ikut terpancing. Saat ini, Intan Jaya, Nduga, Yahukimo, dan Pegunungan Bintang sedang mandi darah. Banyak pengungsian, ibu dan anak jadi korban, sedangkan kita berdansa tanpa tujuan yang jelas,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (29/9/2025).
Ia menambahkan, saat ini masyarakat Paniai berada dalam kondisi penuh trauma. Aktivitas nelayan di Danau Paniai disebut terhenti, sementara sejumlah warga memilih mengungsi ke perkampungan hutan karena merasa lebih aman.
“Hari ini TNI sudah menguasai Paniai, dan rakyat hidup dalam ketakutan,” lanjutnya.
Geiyaibou menegaskan, pemerintah daerah tidak seharusnya menutupi kenyataan dengan pesta pora.
“Stop mengelabui realita dengan panggung hiburan. Rakyat harus tetap fokus berkebun dan beternak untuk menghidupi anak cucu kita,” tegasnya.