DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Kepala Kampung Idakotu, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Frans Yobee, menyalurkan bantuan dana kepada siswa-siswi asal Kampung Idakotu yang bersekolah di SMKN 1 Agribisnis dan Agroteknologi di Kabupaten Dogiyai.
Penyerahan bantuan dilakukan di ruang kantor SMKN 1 Dogiyai, Rabu (01/10) pukul 10.13 WIT.
Bantuan ini bersumber dari Dana Desa Idakotu tahun berjalan yang dialokasikan secara khusus untuk mendukung dunia pendidikan. Menurut Frans, kebijakan ini merupakan komitmen pemerintah kampung dalam mendorong anak-anak Idakotu agar tidak putus sekolah akibat keterbatasan biaya.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak Idakotu bisa menempuh pendidikan sampai tuntas. Pendidikan adalah kunci masa depan mereka dan masa depan kampung kita,” ujar Frans Yobee usai menyerahkan bantuan.
Ia menambahkan, langkah ini juga merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah kampung kepada generasi muda agar dapat menghadapi tantangan zaman. Frans berharap dukungan beasiswa tersebut bisa menjadi motivasi bagi para siswa untuk lebih giat belajar.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh pemerintah kampung. Kepala SMKN 1 Dogiyai Amandus Gane menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan.
“Bantuan ini sangat membantu siswa-siswi kami, khususnya mereka yang berasal dari Kampung Idakotu. Kami berharap langkah ini bisa menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di Dogiyai,” kata Gane
Beberapa siswa penerima bantuan juga mengaku bersyukur atas kepedulian tersebut. Mereka merasa terbantu karena beasiswa yang diterima dapat meringankan kebutuhan biaya pendidikan sehari-hari.
“Kami sangat senang. Dengan beasiswa ini, kami bisa membeli perlengkapan sekolah dan mendukung kegiatan belajar,” ujar salah satu siswa penerima dengan penuh semangat.
Penyaluran beasiswa dari Dana Desa untuk sektor pendidikan dinilai penting di tengah kondisi sosial-ekonomi masyarakat yang masih terbatas. Dengan adanya dukungan seperti ini, generasi muda dari kampung diharapkan mampu bersaing, melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, serta berkontribusi bagi pembangunan Dogiyai di masa depan.
Kehadiran pemerintah kampung dalam mendukung pendidikan di tingkat lokal dinilai menjadi contoh konkret bagaimana Dana Desa bisa dimanfaatkan secara tepat sasaran. Program semacam ini diharapkan terus berlanjut, sehingga tidak hanya membantu siswa, tetapi juga menguatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.