JAYAPURA, JELATANEWSPAPUA.COM – Sebuah insiden tragis terjadi di Yahukimo, Papua, pada Selasa (25/11). Diduga, serangan drone militer menyebabkan sebuah rumah warga sipil hancur dan seorang pelajar SMA mengalami luka-luka.
Menurut laporan dari Manajemen Markas Pusat Komandan Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB), peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.50 WIT. Drone tersebut diduga menjatuhkan bom yang menghantam rumah warga. Akibatnya, Kulmak Sam, seorang siswa kelas 3 SMA, terluka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kota Dekai, Yahukimo.
“Kulmak Sam langsung dibawa oleh keluarga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” Jelas TPNPB dalam keterangan yang diterima media ini pada, (26/11).
Juru Bicara TPNPB OPM, Sebby Sambom, menyampaikan bahwa pihaknya mengecam keras insiden ini. Mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI Agus Subiyanto untuk segera menghentikan penggunaan drone yang membahayakan warga sipil.
“Kami meminta agar aparat militer Indonesia menghormati hukum humaniter internasional dalam setiap operasi. Menurutnya, Serangan ini telah menyebabkan warga sipil menjadi korban, dan negara harus bertanggung jawab,” Tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak militer terkait insiden ini. Situasi di Yahukimo dilaporkan masih tegang pasca kejadian tersebut.