DEIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, melalui Dinas Kesehatan, melakukan terobosan baru dalam menangani masalah gizi buruk dan stunting dengan langsung turun ke kampung-kampung.
Baca Juga: Kasus HIV/AIDS di Papua Tengah Tembus 23 Ribu, KPA Ingatkan Anak Muda Jaga Diri dan Masa Depan
Pada Selasa (06/08), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Deiyai, Mando Mote, S.IP, bersama tim medis dari Puskesmas Gakokebo, Distrik Tigi Barat, menggelar kunjungan lapangan ke beberapa kampung, yakni Puyamatadi, Pudu, dan Puyai.
“Kunjungan ini kami lakukan untuk melihat langsung kondisi gizi anak-anak dan ibu-ibu. Kami juga membagikan asupan gizi secara langsung kepada warga di empat kampung,” kata Mote di sela-sela kegiatan.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Deiyai Gelar Pelatihan Service Mobil, Motor, dan Komputer
Menurut Mote, langkah tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Masalah Gizi. Selain itu, program ini juga merupakan bentuk implementasi layanan kesehatan gratis yang menjadi program nasional.
“Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan dilakukan secara nyata dan menyentuh langsung masyarakat. Saya sangat terharu melihat antusiasme warga saat kami tiba di kampung-kampung,” tambahnya.
Baca Juga: Menutup Pintu-Pintu Maut Di Atas Tanah Papua
Kepala Puskesmas Gakokebo, Yulius Pekei, menyambut positif kunjungan tersebut. Ia mengatakan kehadiran pejabat Dinas Kesehatan ke wilayah kerja mereka memberikan semangat baru dalam pelayanan kesehatan.
“Kehadiran Pak Kadinkes membawa semangat baru bagi kami. Selama ini kami mengalami berbagai kendala, mulai dari keterbatasan tenaga medis hingga stok obat. Tapi sejak kepemimpinan Bupati Melkianus Mote, ada peningkatan yang nyata dalam layanan kesehatan,” ujar Yulius.
Baca Juga: Bupati Deiyai Hadirkan BPS Sendiri, Upaya Bangun Daerah Berbasis Data
Langkah turun langsung ke kampung disebut menjadi strategi efektif dalam mempercepat penanganan gizi buruk dan memastikan pelayanan kesehatan yang merata hingga pelosok.