NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Artis multitalenta Indonesia, Cinta Laura Kiehl, kembali menarik perhatian publik setelah membagikan pengalaman menyentuh hatinya selama kunjungan kedua ke Papua. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada 19 November 2025, Cinta mengungkapkan rasa cinta dan kekagumannya terhadap Papua, khususnya setelah menghabiskan lima hari di Kabupaten Asmat.
Dalam tulisannya, Cinta menyampaikan bahwa kunjungan tersebut mengubah cara pandangnya terhadap hidup. Ia mengungkapkan bahwa Papua telah mengajarkannya arti kemewahan yang berbeda dari standar banyak orang di perkotaan.
“Ini kedua kalinya aku datang ke Papua. Dan somehow, rasa cinta aku makin dalam. Lima hari di Kabupaten Asmat mengubah banyak hal dalam cara aku melihat dunia,” tulisnya.
Cinta menekankan bahwa kemewahan bagi banyak masyarakat Papua bukanlah fasilitas modern seperti AC atau Wi-Fi, melainkan hal-hal sederhana yang sangat berarti bagi kehidupan sehari-hari.
“Kemewahan adalah hujan yang turun pas kamu butuh air bersih. Kemewahan adalah perahu yang sampai dengan selamat. Kemewahan adalah anak-anak yang bisa sekolah walaupun dengan banyak keterbatasan,” ungkapnya.
Menurut Cinta, apa yang dianggap sebagai kebutuhan sehari-hari oleh sebagian besar masyarakat di kota seperti air mengalir, listrik stabil, akses jalan, dan internet sebenarnya adalah bentuk privilege besar yang sering kali tidak disadari.
Cinta Laura mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih menghargai apa yang dimiliki dan, jika memungkinkan, berbagi kepada mereka yang membutuhkan.
“Dan kalau kita punya privilege itu, kita punya tanggung jawab. Untuk tidak disia-siakan, tidak dianggap remeh, dan kalau bisa, dibagi dengan orang-orang yang tidak seberuntung kita,” tulisnya dalam pesan reflektif.
Unggahan tersebut ditutup dengan ungkapan terima kasih untuk Papua yang telah memberinya pelajaran berharga dan pengalaman yang meneguhkan.
“Thank you, Papua. For teaching me. For grounding me. For loving me back in your own quiet way. Sampai bertemu lagi,” tutupnya.
Kunjungan Cinta Laura ke Asmat kembali menegaskan komitmennya terhadap isu-isu sosial dan pendidikan, sekaligus memperlihatkan kedekatannya dengan masyarakat Papua. (*)