PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Dalam upaya menyelamatkan generasi muda Paniai dari ancaman penyebaran HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai melaksanakan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS dalam momentum Temu Komisi Kepemudaan (Komkep) se-Dekenat Paniai di Paroki Santo Yusuf Enagotali, Iyaitaka, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri ratusan kaum muda Katolik dari delapan paroki se-Dekenat Paniai yang datang sebagai peserta Temu Mudika tahun ini. Sosialisasi tersebut menjadi rangkaian penting dalam edukasi kesehatan reproduksi dan upaya pencegahan penyebaran virus HIV/AIDS yang terus mengancam masyarakat, terutama generasi muda di wilayah pedalaman Papua.
KPA Tegaskan Komitmen Selamatkan Generasi Muda Paniai
Ketua KPA Kabupaten Paniai, Sepanya Yogi, S.IP membuka kegiatan dengan pemaparan mengenai program kerja dan peran sentral KPA dalam penanggulangan HIV/AIDS.
Menurutnya, KPA hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai lembaga penyuluh, tetapi juga mitra pemerintah dan gereja untuk menyuarakan bahaya laten HIV/AIDS yang masih menjadi ancaman serius di Bumi Mee.
“Kehadiran kami KPA di berbagai instansi maupun komunitas seperti gereja dan sekolah adalah untuk memberikan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya HIV/AIDS melalui sosialisasi, advokasi, dan edukasi,” ujar Sepanya Yogi dalam sambutannya.
Ia mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami cara penularan, pencegahan, serta pentingnya pengobatan rutin bagi ODHA (Orang dengan HIV/AIDS).
“Umur panjang itu berharga. Jika ada yang terinfeksi, jangan sembunyi. Segera periksa ke RSUD Paniai atau Puskesmas Enarotali untuk mendapatkan arahan medis dan mengikuti program minum obat ARV secara rutin, baik dan benar,” tambahnya menegaskan.
Komkep Apresiasi Intervensi KPA
Ketua Komisi Kepemudaan (Komkep) Dekenat Paniai, Aruben Bunai, S.IP menyampaikan rasa terima kasih kepada KPA yang telah hadir memberikan materi. Ia berharap pemuda-pemudi Katolik semakin peduli akan kesehatan diri maupun lingkungan sosial di sekitar mereka.
“Kami mengapresiasi KPA Paniai yang sudah memberikan edukasi penting ini. Semoga melalui materi yang disampaikan, pemuda kita lebih sadar dan mampu menjaga diri dari bahaya HIV/AIDS,” ucapnya.
dr. Vince O. Sawaki Paparkan Materi Kesehatan Secara Mendalam
Sosialisasi menghadirkan narasumber tenaga kesehatan KPA, dr. Vince O. Sawaki. Dalam penyampaiannya, ia memaparkan informasi medis yang lengkap tentang HIV/AIDS, mulai dari sejarah, cara penularan melalui hubungan seksual tidak aman, penggunaan jarum suntik tidak steril, hingga faktor risiko lainnya.
Baca Juga : Misi Kemanusiaan dari Rumah Tuhan: KPA Paniai Sosialisasi HIV/AIDS di Gereja GKI Jemaat Betlehem Madi
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai gejala yang muncul ketika seseorang terinfeksi serta langkah-langkah pencegahan yang harus diutamakan, seperti kesetiaan dalam hubungan, hindari seks bebas, dan menjauhi narkotika suntik.
Materi dipaparkan secara interaktif disertai sesi tanya jawab, sehingga para peserta terlihat antusias untuk memahami informasi kesehatan yang selama ini mungkin masih dianggap tabu untuk dibahas secara terbuka.
Penutupan dan Dukungan Terhadap Pembinaan Pemuda
Mengakhiri kegiatan, Ketua KPA Paniai kembali menekankan komitmen KPA untuk terus hadir dalam berbagai kegiatan kepemudaan dan komunitas keagamaan di wilayah kabupaten Paniai.

Ia kemudian menyerahkan sumbangan sukarela kepada panitia sebagai bentuk dukungan KPA terhadap kegiatan pembinaan karakter dan spirit iman generasi muda Katolik Dekenat Paniai.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama serta saling menyampaikan harapan agar edukasi serupa semakin sering dilakukan sehingga para pemuda turut berperan dalam gerakan pencegahan HIV/AIDS di Paniai. (*)