PANIAI, JELATANEWSOAOUA.COM – Kegiatan Diklat Prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori 2 (K2) dan Orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kategori 2 (K2) Kemitraan Pemerintah Kabupaten Paniai bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BPDSA) Provinsi Papua Tahun 2025 resmi ditutup. Penutupan berlangsung di Aula Kantor Bupati Paniai Madi, Paniai, Papua Tengah, Selasa (16/12).
Kegiatan ini menandai berakhirnya rangkaian Diklat Prajabatan CPNS K2 dan Orientasi PPPK K2 Tahun 2024 di Kabupaten Paniai yang telah berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh peserta dinyatakan selesai mengikuti tahapan pembinaan awal sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Mewakili Bupati Paniai, Asisten III Setda Kabupaten Paniai dalam sambutannya menegaskan bahwa Diklat Prajabatan bukanlah akhir dari proses, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
“Hari ini saudara-saudari dinyatakan selesai mengikuti Diklat Prajabatan. Namun perlu saya tekankan, diklat ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara yang siap ditempatkan dan menjawab tantangan pembangunan daerah,” tegas Asisten III.
Ia juga mengingatkan seluruh ASN yang telah mengikuti diklat agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“ASN wajib menjaga etika, loyalitas, dan netralitas. Tunjukkan kinerja yang terukur dan profesional, serta disiplin dalam penggunaan waktu kerja. Tiga hal ini merupakan kewajiban yang diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Paniai, Stephanus Yogi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti diklat dengan penuh tanggung jawab.
“Diklat dan orientasi ini bertujuan membentuk ASN yang berkarakter, berintegritas, serta memahami tugas dan fungsinya sebagai pelayan publik. Kami berharap ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan ini dapat diterapkan secara nyata di unit kerja masing-masing,” kata Stephanus Yogi.
Ia juga menekankan pentingnya komitmen ASN dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Kabupaten Paniai. (*)