NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dogiyai dalam memperkuat ekonomi masyarakat asli Papua di Dogiyai ditegaskan Wakil Bupati Yuliten Anouw saat menghadiri kegiatan Sumpah Janji, Pelantikan, dan Pengukuhan Pengurus Kamar Adat Pengusaha Papua Tengah (KAPP) Kabupaten Dogiyai periode 2026-2030. Acara berlangsung di Aula Hotel Gezt, Oyehe Nabire pada beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menekankan organisasi pengusaha berbasis adat sebagai wadah strategis untuk memperkuat peran Orang Asli Papua (OAP) dalam sektor ekonomi dan pembangunan daerah. Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja produktif, solid, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat, terutama generasi muda Papua yang ingin berkembang di dunia usaha.
“Organisasi seperti KAPP memiliki arti penting dalam memperluas ruang partisipasi masyarakat adat dalam kegiatan ekonomi. Harapannya, bukan hanya simbol kelembagaan, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Papua,” ucapnya.
Pemda Dogiyai memberikan dukungan penuh terhadap organisasi tersebut sebagai bagian upaya memperkuat kemandirian ekonomi OAP. Selama satu tahun terakhir, pihaknya terus membuka peluang kerja agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pembangunan.
“Pembangunan tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu, tetapi harus memberi ruang luas bagi masyarakat asli Papua untuk berpartisipasi dan merasakan manfaatnya,” jelas Yuliten.
Komitmen ini didukung kebijakan yang ditetapkan sejak 2021, yang secara khusus memberi prioritas kepada masyarakat Papua di berbagai sektor pembangunan, termasuk usaha dan ekonomi. Kebijakan afirmatif tersebut lahir dari kesadaran bahwa masih banyak masyarakat Papua yang belum memperoleh kesempatan yang sama di dunia usaha.
“Tujuan utamanya adalah agar masyarakat Papua tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar menjadi tuan di negeri sendiri,” katanya.
Dengan latar belakang pengalaman di lembaga masyarakat, Wakil Bupati memahami pentingnya peran organisasi masyarakat dan lembaga adat dalam pembangunan. Ia berharap komunikasi serta kerja sama antara Pemda dan organisasi yang memiliki dasar hukum jelas dapat terus diperkuat untuk terciptanya pembangunan inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada pengurus baru agar menjaga kekompakan dan menghindari konflik internal. Menurutnya, tantangan terbesar sebuah organisasi seringkali berasal dari dalam, sehingga persatuan dan pemerataan kesempatan bagi seluruh anggota menjadi kunci perkembangan yang sehat.
“Pemerintah tidak akan ragu memberikan kepercayaan kepada pengusaha asli Papua apabila mereka mampu menunjukkan kualitas kerja yang baik dan profesional. Kualitas pekerjaan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan,” ujarnya.
Hal ini diharapkan menjadi motivasi bagi anggota KAPP untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalitas, dan kualitas kerja, sehingga memberikan manfaat bagi anggotanya serta dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat luas.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Dogiyai yang tidak dapat hadir karena harus menghadiri agenda lain di Kabupaten Dogiyai yang tidak dapat ditinggalkan. Namun, Pemda tetap memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus baru, serta berharap KAPP dapat menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membuka lebih banyak peluang usaha bagi OAP.
Pelantikan pengurus KAPP Kabupaten Dogiyai ini sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi penguatan ekonomi masyarakat Papua, khususnya di Kabupaten Dogiyai. Melalui kerja sama antara Pemda dan organisasi masyarakat, diharapkan pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan dapat terwujud.[*]