SORONG, JELATANEWSPAPUA.COM – Ratusan warga yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Papua Pro Demokrasi Se-Sorong Raya menggelar aksi long march dan Panggung Rakyat di Kota Sorong, Senin (1/12/2025). Aksi ini mengangkat tema “Kobarkan Api Persatuan Nasional – Papua” sebagai wujud penyampaian aspirasi politik rakyat Papua.
Peserta aksi membawa atribut perjuangan, menyampaikan orasi, puisi, lagu-lagu revolusi, hingga tarian budaya Papua. Suara perempuan dan keterlibatan anak-anak serta pemuda turut memberikan warna dalam aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 hingga 15.30 WIT tersebut.
Puluhan aparat keamanan dari Polresta Sorong Kota dan Polda Papua Barat Daya terlihat berjaga menggunakan kendaraan taktis dan perlengkapan pengamanan. Sejumlah intelijen juga memantau situasi di titik-titik keramaian.
Meski pengamanan ketat, aksi berlangsung kondusif. Tidak terlihat tindakan represif aparat terhadap massa aksi hingga pernyataan politik dibacakan secara terbuka di hadapan publik.
Perwakilan Lembaga Bantuan Hukum Papua Pos Sorong, Alfo Riani, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata penggunaan hak konstitusional rakyat Papua untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
“Apa yang dilakukan rakyat Papua hari ini adalah hak yang dijamin oleh UUD 1945 dan instrumen hukum nasional maupun internasional. Negara wajib hadir untuk melindungi, bukan membatasi atau membungkam suara rakyat,” ujar Alfo Riani dalam orasinya.
Ia menambahkan bahwa ruang demokrasi harus dijaga, terutama bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pendapat secara damai.
“Rakyat Papua punya suara, punya hak politik, dan hari ini mereka menyampaikannya secara bermartabat. Itu harus dihormati,” tegasnya.
Aksi ini ditutup dengan apresiasi kepada warga Sorong yang tetap berani menyuarakan hak-hak politik Papua. Penyelenggara berharap ruang demokrasi terus terbuka bagi masyarakat di Tanah Papua. (*)