DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional (LHN) yang jatuh pada 10 Januari 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah menggelar aksi nyata peduli lingkungan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah (Pemda) dengan Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) dari Universitas Satya Wiyata Mandala (Uswim) Nabire serta berbagai organisasi kepemudaan.
Baca Juga: Tim Penegak Daa dan Diyodou Rayakan Ulang Tahun ke-12
Kepala DLH Kabupaten Dogiyai, Agustinus Goo, memimpin langsung aksi ini bersama jajaran stafnya. Ia menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Dogiyai Lembah Hijau.
Baca Juga: Ketua Panitia MUSPASME VIII Tegaskan Kesiapan Sukseskan Musyawarah Pastoral Mee ke-VIII di Komopa
“Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Mapala Uswim Nabire, Serikat Petani Indonesia (SPI) Dogiyai, LSM, hingga Pemuda Katolik. Kolaborasi ini bertujuan mendukung program Pemda setempat dalam menciptakan lingkungan Dogiyai yang asri dan hijau,” ujar Goo.
Baca Juga: TPNPB Bertanggung Jawab atas Penembakan Satu Aparat TNI di Nduga
Aksi yang dimulai sejak pukul 08.30 WIT ini diawali dengan kegiatan bersih-bersih di sekitar kawasan Terminal Moanemani. Tim menyisir dan mengangkut sampah-sampah yang dibuang sembarangan di sepanjang pinggiran jalan raya.
Baca Juga: Alumni IMPT Manokwari Papua Tengah Lakukan Kesiapan Reuni Akbar di Nabire
Sebagai agenda utama, peserta aksi melakukan penanaman 81 bibit pohon yang terdiri dari jenis Kayu Besi dan Matoa di titik-titik strategis sepanjang jalan Trans Papua. Pemilihan jenis pohon ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem lokal.
Melalui aksi ini, DLH Dogiyai berharap dapat memantik kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Tujuan utama kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup demi masa depan kita bersama,” pungkasnya.