DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Angin segar berhembus bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Dogiyai! Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Dogiyai menggelar kegiatan peningkatan kemampuan yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 21 November 2021. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan daya saing dan potensi UKM di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Fabianus Pekei, dengan penuh semangat menyampaikan, “Kami berharap, melalui kegiatan ini, UKM di Dogiyai akan semakin tangguh dan mampu bersaing dengan usaha-usaha besar. Lebih dari itu, kami ingin UKM memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Dogiyai.”
Menurutnya, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan potensi UKM, meningkatkan kemampuan, dan daya saing mereka agar dapat berkembang secara mandiri.
“Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kualitas produk dan jasa UKM, membuka akses yang lebih luas ke pasar dan sumber daya, meningkatkan kemampuan manajemen dan keuangan, serta mendorong inovasi dan kreativitas. Kami ingin UKM menjadi motor penggerak perekonomian lokal dan nasional,” jelas Pekei dengan antusias.
Di bawah kepemimpinan Bupati Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anou, perekonomian masyarakat Dogiyai menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Inisiatif menjangkau hingga ke pelosok desa mendapat sambutan hangat dari warga, yang merasa terperhatikan karena kegiatan serupa jarang menyentuh kampung-kampung mereka.
“Di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Yudas dan Ibu Wakil Bupati Yuliten, perekonomian Dogiyai mengalami kemajuan yang luar biasa. Kami memiliki komitmen untuk mewujudkan visi misi beliau berdua, yaitu menjangkau seluruh pelosok Dogiyai. Kegiatan seperti ini sangat diapresiasi oleh masyarakat karena jarang sekali ada acara yang menyentuh langsung masyarakat di kampung,” tambah Pekei.
Kegiatan yang berlangsung di Aula SD Inpres Kampung Muyekebo, Distrik Kamuu Timur, ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk para pengurus organisasi, Asisten III Setda Kabupaten Dogiyai, Willem Tagi, perwakilan penjual lintas dan koperasi konsumen, serta tokoh inspiratif, pencetus Noken di UNESCO, Titus Pekei, yang hadir sebagai narasumber.