SENTANI, JELATANEWSPAPUA.COM – Sejumlah aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) bersama warga dari berbagai sektor yang berkumpul di Lapangan BTN Matoa, Sentani, Kabupaten Jayapura, dilaporkan mengalami tindakan intimidasi dan pemukulan oleh aparat Kepolisian Resor (Polres) Jayapura pada Sabtu (06/12/2025).
Laporan yang diterima redaksi, Para aktivis KNPB dan warga berkumpul dengan tujuan menghadiri perayaan HUT ke-11 United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) serta membagikan selebaran aksi damai menjelang peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia pada 10 Desember 2025.
Insiden tersebut terjadi ketika massa masih berada di lokasi, dan upaya negosiasi antara pimpinan KNPB dengan aparat kepolisian dikabarkan berlangsung singkat sebelum terjadinya tindakan represif.
A. Kronologi Kejadian
Pukul 08.20–09.53 WIT
Massa dari berbagai sektor tiba secara bertahap di Lapangan BTN Matoa, Sentani.
Pukul 10.56 WIT
Aparat kepolisian mendatangi lokasi berkumpulnya massa. Upaya negosiasi disebutkan sempat dilakukan, namun menurut keterangan lapangan, aparat kemudian menurunkan personel dan melakukan tindakan pembubaran paksa menggunakan tongkat karet dan bambu.
Pukul 11.03 WIT
Pemukulan terjadi terhadap sejumlah aktivis dan warga. Beberapa individu turut mengalami intimidasi dan penangkapan.
Pukul 11.21 WIT
Aparat membawa enam orang anggota KNPB serta satu unit sepeda motor ke Polres Kabupaten Jayapura. Hingga laporan ini diterima, aparat kepolisian dikabarkan masih melakukan penjagaan di sekitar Jalan Matoa, Sentani.
B. Daftar Korban Pemukulan
- Fengky Kogoya – Mengalami luka pada bibir hingga pecah dan berdarah.
- Dortius Tengket – Mengalami luka di bibir hingga pecah dan berdarah.
- Lukas Deal – Dipukul di bagian belakang kepala.
- Thyna Lokon – Dipukul di bagian belakang kepala hingga berlumuran darah.
- Rambo Wenda – Luka akibat pukulan di kepala dan tangan.
- Erson T. Kalaka – Luka akibat pukulan di lengan.
- Elky Matuan – Luka akibat pukulan di lengan.
C. Nama-Nama Anggota yang Ditangkap
- Yanius Wuyndam
- Nando Pase
- Melky Pase
- Agus Deal
- Demanus Deal
- Nesta Enambere
Selain itu, dua unit sepeda motor milik warga juga dilaporkan disita dan dibawa ke Polres Kabupaten Jayapura.
Seruan Advokasi
Pihak KNPB Sentani dan keluarga korban menyerukan agar para advokat, lembaga bantuan hukum, serta jurnalis di Papua turut memberikan pendampingan hukum, advokasi, dan pemantauan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut.
Kelompok KNPB Sentani yang dipimpin Sadrak Lagowan menyatakan bahwa sebagian anggota yang sempat dipukul mundur kemudian berkumpul kembali di Kantor KNPB Sektor Yahim sebagai bentuk konsolidasi lanjutan. (*)