NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Warga Distrik Napan mendesak pemerintah segera membangun rumpon baru untuk menunjang aktivitas melaut para nelayan. Pasalnya, rumpon yang ada telah rusak sejak lima tahun terakhir hingga ribuan nelayan kesulitan mencari ikan.
Keluhan tersebut disampaikan Perempuan Papua asal Napan, Martina Singgamui, kepada wartawan di Nabire, Rabu (11/09/).
Ia meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
“Pemerintah kabupaten Nabire dan pemerintah provinsi mohon perhatikan bapak-bapak kami yang aktivitasnya sebagai nelayan, dengan dibikinkan rumpon untuk menunjang taraf hidup kami,” ujar Martina.
Menurutnya, para nelayan terpaksa membuat rumpon sederhana dari bambu, namun hasilnya tidak maksimal. Padahal, rumpon sangat penting karena menjadi tempat berkumpulnya ikan sehingga memudahkan nelayan untuk menangkapnya.
“Mata pencaharian warga Napan rata-rata dari hasil melaut. Dari situ mereka membiayai sekolah anak-anak, memenuhi kebutuhan rumah tangga, dan kehidupan sehari-hari,” jelas Martina.
Ia menambahkan, ketiadaan rumpon semakin menyulitkan nelayan ketika cuaca buruk. “Kalau cuaca buruk biasanya kami mengandalkan tangkapan di sekitar rumpon. Sekarang rumponnya sudah tidak ada, ya tergantung nasib,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire maupun pihak terkait dari pemerintah provinsi belum memberikan tanggapan.