JAYAPURA, JELATANEWSPAPUA.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Dogiyai, Korneles Kotouki, mengungkapkan rasa kesal terhadap tindakan Bupati Mimika yang dinilai telah memainkan peran tidak sesuai dengan kesepakatan Tim Harmonis untuk Perdamaian Konflik Horizontal di Kapiraya.
“Ketiga Tim Harmonis telah melakukan Pertemuan Penyelesaian Konflik Kapiraya di Timika pada hari Rabu, 25 Februari 2026 lalu. Melalui pertemuan tersebut, Tim Harmonisasi dari tiga kabupaten telah sepakat untuk melakukan kunjungan bersama ke Kapiraya,” ujar Korneles Kotouki kepada Jelatanewspapua.com pada Selasa (03/03).
Menurutnya, setelah melakukan persiapan dari masing-masing tim kabupaten pada keesokan harinya, seharusnya mereka langsung turun ke Kapiraya untuk melakukan pendekatan dengan warga pemilik hak ulayat di daerah tersebut.
“Satu kali persiapan demi kemanusiaan, untuk memenuhi kebutuhan warga sekaligus mengamankan tapal batas antara Suku Mee dan Suku Kamoro di Kapiraya,” jelasnya.
Korneles juga mempertanyakan kunjungan rombongan Bupati Mimika yang datang ke Kapiraya secara tidak terencana.
“Pak Bupati Mimika dan Pak Kapolres Mimika turun ke TKP Kapiraya secara tersembunyi pada tanggal 26 Februari 2026. Dibalik itu ada apa?” tandasnya.
Ia menyampaikan, pihaknya hingga kini belum dapat berangkat ke Kapiraya dengan pertimbangan keselamatan dan keamanan. Selain itu, terdapat kendala akses transportasi baik udara maupun laut untuk mengirimkan Tim Harmonisasi beserta bantuan makanan (Bama) dan logistik lainnya demi kemanusiaan di Distrik Kapiraya.
“Ini membuat saya kecewa dengan Bupati Mimika,” ucapnya.
Korneles berharap Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bupati Mimika dapat memberikan pemahaman yang baik kepada warganya di wilayah Kapiraya, agar Tim Harmonis yang telah dibentuk masing-masing kabupaten dapat mengakses wilayah konflik tersebut.
“Tim Harmonisasi tiga kabupaten yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Deiyai, dan Kabupaten Dogiyai sebelumnya telah bersepakat mengirimkan tim dari masing-masing daerah untuk penyelesaian konflik di Kapiraya. Oleh karena itu, saya berharap Bupati Mimika memberikan pemahaman kepada masyarakat Kamoro di Kapiraya agar tidak melakukan penghadangan terhadap Tim Harmonis,” harapnya.[*]