NABIRE, JELATANEWSPAPUA.COM – Kelompok tani Uti Waita, binaan Tani Merdeka Indonesia (TMI) Papua Tengah, melaksanakan panen raya padi di Kampung Lagari Jaya RT 004, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Senin (20/04). Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,60 hektar dengan estimasi hasil mencapai 2 hingga 3 ton gabah.
Kelompok yang dipimpin oleh Ketua Kelompok, Yulius Uti, menunjukkan capaian positif sebagai hasil dari kerja keras dan kekompakan para anggota dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Yulius Uti menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan panen yang diraih hari ini. Ia menegaskan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari kebersamaan, disiplin kerja, serta dukungan berbagai pihak.
“Panen ini bukan hanya hasil kerja individu, tetapi kerja bersama seluruh anggota kelompok. Kami bersyukur karena dari lahan yang ada, kami bisa menghasilkan sekitar 2 sampai 3 ton padi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produksi ke depan,” ujar Yulius.
Ia juga berharap agar kelompok tani di wilayah lain dapat terus berkembang dan mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan lokal, khususnya di Papua Tengah.
Sementara itu, Ketua DPW TMI Papua Tengah, Aser Yogi, memberikan apresiasi atas keberhasilan yang dicapai Kelompok Uti Waita. Ia menilai panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan yang dilakukan mampu mendorong kemandirian petani.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kelompok Uti Waita atas keberhasilan panen raya ini. Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan pendampingan yang tepat, petani lokal mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” pungkasnya. (*)