DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM–Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai, Stefanus Tebai, S.Pd., menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan tanah serta nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur masyarakat Dogiyai.
Pernyataan itu, ia sampaikan pada Jumat (11/07), pukul 09.00 WIT, saat ditemui di ruang kerjanya. Stefanus menegaskan bahwa pelestarian tanah dan budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kami akan merangkul semua pihak, baik individu maupun kelompok yang selama ini bergerak dalam bidang budaya. Kita harus bersinergi untuk menyelamatkan tanah, manusia, dan nilai-nilai budaya yang ada,” ujar Stefanus.
Sebagai langkah konkret, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai akan membangun komitmen bersama dengan Dewan Adat Papua (DAP), Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Wilayah Meepago, serta lembaga-lembaga adat lainnya yang berperan sebagai penyambung aspirasi masyarakat adat.
“Kami ingin memperkuat relasi antara pemerintah dan masyarakat melalui lembaga-lembaga aspirasi masyarakat adat. Ini penting agar penataan struktur sosial di tingkat bawah seperti marga dan klan bisa lebih terorganisasi,” tambahnya.
Stefanus menyoroti pentingnya lembaga masyarakat adat sebagai mitra strategis pemerintah, yang selama ini belum mendapat perhatian optimal. Menurutnya, pembangunan masyarakat harus dilakukan dengan pendekatan budaya yang sesuai dengan karakteristik wilayah Mapia dan Kamuu.
“Selama ini, peran lembaga masyarakat belum dilihat sebagai kekuatan strategis. Padahal, jika dikuatkan, mereka bisa menjadi corong masyarakat dan membantu menyusun struktur sosial adat secara lebih rapi,” jelasnya.
Ia mengajak semua pihak, termasuk tokoh adat, pemuda, dan masyarakat umum, untuk terlibat langsung dalam gerakan penyelamatan budaya tersebut.
“Kita butuh keterlibatan semua pihak. Jangan hanya dinas yang bergerak, tapi seluruh masyarakat juga harus merasa memiliki tanggung jawab untuk melestarikan tanah dan budayanya,” tutup Stefanus.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berkomitmen menjadikan upaya pelestarian ini sebagai bagian dari agenda konsolidasi dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Dogiyai.