Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
JELATA NEWS PAPUA
JELATA NEWS PAPUA
  • Home
  • Ragam

    Dilantik Secara Sah, PASI Dogiyai Siap Cetak Atlet Berprestasi Hingga Tingkat Internasional

    Rumah Dinas Pemkab Dogiyai Terbakar, Dua Anak dan Lansia Berhasil Diselamatkan

    Anak Muda Papua dan Trend Zaman: Merenungkan “Banalitas Kejahatan” Menurut Hannah Arendt

    DPD KNPI Paniai Gelar Rakerda, Dorong Kolaborasi dan Sinkronisasi Program Pemuda

    MRP Provinsi Papua Tengah Gelar KKR Seruan Damai di Kabupaten Paniai, Papua Tengah

    Tim Pencaker Kode R Papua Tengah Desak Pemerintah Prioritaskan CASN OAP

    KORMI Mimika Sukses Gelar Gar Free Day, Warga Antusias Nikmati Olahraga & Hiburan 

    Ikuti HAN 2025 di Nabire, Ini Pesan Ny. Tri Tito Karnavian

    Tutup Raker dan Musorprov KONI Papua Tengah, Gubernur: Kami Siap Bekap Ketua Terpilih

  • Berita
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok

    Tolak Eksploitasi: Mahasiswa Paniai Desak Cabut DOB dan Tambang 

    Film Pesta Babi Resmi Tayang di YouTube

    Peringati 132 Tahun Misi Katolik: Parade Rohani dan Aspirasi Libur Lokal

    Dilantik Secara Sah, PASI Dogiyai Siap Cetak Atlet Berprestasi Hingga Tingkat Internasional

    SRP Adukan Kasus Dogiyai ke Komnas HAM dan Amnesty International

    Polemik Pemekaran Kabupaten Moni: Antara Janji Pembangunan, Politik, Kekuasaan dan Ancaman Konflik Sosial di Papua Tengah

    BEM UNIPA kecam pernyataan Ketua KNPI Papua Tengah terkait pembungkaman kebebasan berpendapat

    PK Dogiyai Kutuk Penembakan Pelajar di Dogiyai dan Pemboman Umat di Intan Jaya

    Dandhy Dwi Laksono Tanggapi Kodam XVII/Cenderawasih Soal Film Dokumenter Pesta Babi

  • Artikel Opini
    • All
    • Startup

    Sebuah Refleksi Kritis Terhadap DOB Moni dan Komodifikasi Gunung Egeida dan Blok Wabu

    Polemik Pemekaran Kabupaten Moni: Antara Janji Pembangunan, Politik, Kekuasaan dan Ancaman Konflik Sosial di Papua Tengah

    Pernyataan Sikap : Pemuda Katolik Komisariat Cabang di Dogiyai

    Stop Jual Tanah: Tanah Tidak Dapat Bertambah Seperti Populasi Manusia

    Uang Bukan Segalanya

    Manusia Mee Bukan Binatang

    Konflik Kapiraya: Siapa Dalang di Balik Saudara Bunuh Saudara?

    Selesaikan Konflik Kapiraya dengan Kembalikan Hak Kesuluhan kepada Suku Mee dan Kamoro

    Konflik Di Kapiraya: Suku Kamoro Dan Suku Mee Diadudomba

  • Hukum HAM
    • All
    • Kriminal

    SRP Adukan Kasus Dogiyai ke Komnas HAM dan Amnesty International

    Mahasiswa Paniai Se-Indonesia di Yogyakarta dan Solo Kembali Suarakan Penolakan DOB dan Tambang di Tanah Adat

    LBH Papua Desak Komnas HAM Tetapkan Dogiyai Berdarah Sebagai Dugaan Pelanggaran HAM Berat

    PK Dogiyai Kutuk Penembakan Pelajar di Dogiyai dan Pemboman Umat di Intan Jaya

    Serangan Udara di Gereja Katolik Intan Jaya Picu Korban Sipil dan Gelombang Pengungsian

    FIM-WP ancam mobilisasi besar dalam aksi Mimbar Bebas kasus Dogiyai berdarah

    Operasi Militer di Tembagapura Tewaskan 5 Warga Sipil, Ribuan Warga Dilaporkan Mengungsi

    Pemutaran film Pesta Babi di Universitas Mataram dibubarkan, Mahasiswa lanjutkan Nobar di luar Kampus 

    Diskusi dan Peluncuran Buku “Tragedi Dogiyai Berdarah” Digelar di Nabire

  • Kesehatan

    Pengurus dan anggota KPA Paniai laksanakan pemeriksaan massal tes darah lengkap untuk deteksi HIV-AIDS

    Dogiyai Masuk Prioritas Nasional, Tim BPJS Turun ke Kamuu Selatan Aktifkan Data Warga

    KPA Kabupaten Paniai bahas progres program penanggulangan HIV/AIDS tahun 2026

    Mahasiswi Uncen diduga diabaikan di RS Yowari, meninggal di area parkiran

    RSUD Paniai buka rekrutmen Fisikawan Medis, Bank Papua juga buka penerimaan pegawai

    KPA Paniai gelar pemeriksaan HIV dan distribusi pengamanan bagi 27 Personal Kopasgas TNI di Enarotali

    HIV/AIDS di Papua Tengah Masih Serius dan Endemi, Kesenjangan Pengobatan Jadi Tantangan Utama

    Kepala Puskesmas Aradide berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Paniai, siap layani peserta MUSPASME ke VIII  Komopa

    Kabupaten Dogiyai Raih Penghargaan UHC Kategori Utama untuk Ketiga Kalinya

  • Lingkungan

    Film Pesta Babi Resmi Tayang di YouTube

    HP-SP Paniai Gelar Diskusi Panel Kenakalan Remaja, Despia Yeimo Ajak Pelajar Bangun Masa Depan

    HP-SP Paniai Bentuk Panitia Musyawarah dan Seminar, Dorong Penguatan Literasi Generasi Muda

    IPPMMARPUT Se-Jayapura gelar pelantikan Badan Formatur tahun 2026, begini pesan senior

    Ketua DPW Tani Merdeka Papua Tengah tegaskan Ormas harus bekerja nyata untuk rakyat

    MUSORMA XVIII AMPPJ Jayapura 2026 resmi digelar

    Kelompok Uti Waita, binaan Tani Merdeka Papua Tengah gelar panen raya Padi di Nabire

    Kelompok Tani Anak Muda Maju, DPW Tani Merdeka Papua Tengah tanam padi di Wanggar

    Asrama Mahasiswa/i Kabupaten Paniai kota studi Nabire gelar pelantikan Badan Formatur 

  • Pendidikan

    IPPM-NTD Jayapura gelar Lapak Baca dan diskusi, demi tingkatkan budaya kritis Mahasiswa

    26 Siswa TK GKI Zaitun Enarotali Resmi Tamatkan, Kepala Bidang TK-PAUD Apresiasi Dedikasi Guru dan Orang Tua

    TK Negeri Bogodide Gelar Wisuda Angkatan III, 9 Siswa Resmi Diwisudakan 

    BEM FISIP UNCEN Soroti Penutupan Jalur Mandiri Kedokteran Tahun 2026

    SMK Karel Gobai umumkan kelulusan 100 persen, Kepala Sekolah: hasil perjuangan tiga tahun

    SMK Karel Gobai gelar ibadah pelepasan 95 siswa, tekankan peran tiga pilar penentu masa depan

    Melkias Yeimo gelar ibadah syukur atas raih Sarjana Teknik di Nabire

    Atas nama Bupati, Kadinsos Paniai resmikan TK-PAUD YPK Betlehem Madi, Pemerintah tekankan pentingnya pendidikan usia dini

    IPM-IDAKI Nabire Resmi Terbentuk, Paulus Deba Pimpin Organisasi Pelajar Idadagi Kigamani

  • Religi

    Peringati 132 Tahun Misi Katolik: Parade Rohani dan Aspirasi Libur Lokal

    Anggota MRP PPT Gelar RDP, Tokoh Agama Soroti Dana Otsus hingga Isu Keamanan

    Kerawam Keuskupan Timika Konsolidasi di Nabire, Dukung Agenda Keuskupan Timika di Paniai

    Klasis Agadide rayakan HUT ke-64 KINGMI, Jemaat didorong hidup dalam damai Kristus

    Pos PI Kanaan Ugabado di Enarotali Gereja Kingmi gelar pelepasan 7 anak kepada Tuhan 

    Panitia MUSPASMEE VIII Sampaikan Terima Kasih, 10.573 Peserta Hadiri Pesta Iman di Komopa

    Gereja GKI Tanah Papua Diminta Hadir Bersama Umat yang Ditindas dan Tanahnya Dirampas

    Uskup Timika Resmi Buka MUSPASME VIII Paroki Kristus Jaya Komopa

    Kordinator Paniai Awepaida Rayakan HUT Masuk Injil KINGMI ke-87, Panitia Sampaikan Apresiasi

  • Video
No Result
View All Result
JELATA NEWS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel Opini
  • Internasional
  • Nasional
  • Papua
  • Pelosok
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
Home Berita

KOMAM Paniai Sesalkan Aspirasi Jhon NR Gobay ke Jakarta, Dinilai Sepihak, Ambigu, dan Tidak Demokratis

by Derek Kobepa
15 Desember 2025
in Berita, Papua
0
SHARES
249
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Koalisi Masyarakat Anti Militerisme (KOMAM) Paniai secara resmi menyatakan penyesalan dan protes keras terhadap langkah Jhon NR Gobay, anggota DPR Papua Tengah (DPR-PT) Komisi IV, yang mengantar aspirasi ke Jakarta tanpa melibatkan masyarakat Paniai dan struktur gerakan penolakan militer yang selama ini berjalan.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers KOMAM di Karel Gobai, Enarotali, Paniai, Papua Tengah, Senin, 15 Desember 2025, yang dihadiri unsur tokoh adat, tokoh agama, perempuan, pemuda, intelektual, serta pelajar dari berbagai distrik di Kabupaten Paniai.

KOMAM mengaku terkejut setelah mengetahui melalui pemberitaan media bahwa Jhon NR Gobay pada 11 Desember 2025 mengantar aspirasi ke Markas Besar Pasukan Marinir TNI Angkatan Laut (AL) di Cilandak, Jakarta Selatan.

KOMAM Paniai: Aspirasi Tidak Pernah Dibahas Bersama

Kordinator Umum KOMAM Paniai, Jemzz Nawipa menegaskan bahwa hingga konferensi pers digelar, mereka tidak pernah mengetahui isi aspirasi maupun draf pernyataan yang dibawa Jhon NR Gobay ke Jakarta.

“Aspirasi apa yang diantar ke Jakarta kami tidak tahu. Draf pernyataan yang dibawa juga tidak pernah kami lihat. Sejak kapan Jhon NR Gobay bertemu KOMAM untuk meminta atau menerima dokumen penolakan militer?” tegas Nawipa, dalam pernyataan resmi KOMAM.

Menurut KOMAM, gerakan penolakan militer di Paniai merupakan aspirasi kolektif rakyat yang dibangun melalui konsolidasi panjang, aksi massa jilid pertama dan kedua, serta pembentukan Panitia Khusus (Pansus) DPRK Paniai.

Pansus DPRK Paniai Disebut Diabaikan

Jemzz Nawipa, mengungkapkan bahwa selama lebih dari satu bulan, Pansus DPRK Paniai telah berupaya melibatkan Jhon NR Gobay untuk bersama-sama mendorong aspirasi penolakan militer ke pemerintah pusat. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Beliau justru cenderung menghindar, tidak menunjukkan niat untuk terlibat, bahkan mencari alasan pembenaran yang dinilai membendung perjuangan masyarakat Paniai,” ungkap Kordinator KOMAM, dalam Konferensi Pers, di Karel Gobai Enarotali.

Langkah Jhon NR Gobay yang tiba-tiba membawa aspirasi ke Jakarta tanpa koordinasi dinilai sebagai tindakan sepihak, tidak transparan, dan mengabaikan mekanisme demokrasi lokal.

Draf Aspirasi Dipertanyakan Keabsahannya

KOMAM secara tegas mempertanyakan asal-usul dan isi draf yang dibawa ke Jakarta. Mereka menegaskan tidak pernah menyerahkan:

  • Pernyataan sikap resmi KOMAM
  • Dokumen kesepakatan masyarakat Paniai
  • Pernyataan aksi jilid pertama dan jilid kedua
  • Tidak perna di berikan kepada pihak mana pun, termasuk DPRK Paniai maupun DPR Papua Tengah.

“Semua dokumen resmi penolakan militer masih utuh dan berada di tangan KOMAM Paniai. Kami tidak pernah menyerahkan draf apa pun kepada Jhon NR Gobay maupun institusi lain,” tegas Nawipa.

Dinilai Tidak Demokratis dan Tidak Representatif

Baca Juga:

DPR Papua Tengah Minta Semua Pihak Dukung Upaya Penyelesaian Konflik Horizontal di Kapiraya

DPRD Paniai Bentuk PANSUS Tindaklanjuti Tuntutan Penolakan DOB, Militer, dan Investasi

DPR Papua Tengah: Peradilan Adat Dinilai Kunci Perdamaian Konflik Sosial di Papua

Jhon NR Gobai: Usulkan Pilkada Asimetris di Tanah Papua Dikembalikan ke DPRP/DPRK

KOMAM menilai tindakan tersebut tidak hanya melanggar prinsip demokrasi, tetapi juga tidak sesuai prosedur hukum dan tata kerja lembaga legislatif dalam memperjuangkan aspirasi rakyat ke tingkat pusat.

“Tindakan ini tidak mencerminkan diri sebagai representatif anggota DPR Papua Tengah yang mewakili wilayah Paniai dan kepentingan rakyatnya,” lanjut pernyataan Nawipa.

Tiga Tuntutan Tegas KOMAM Paniai

Sebagai bentuk sikap politik dan moral, KOMAM Paniai menyampaikan tiga tuntutan resmi:

  1. Memanggil dan mengundang Jhon NR Gobay, DPRK Paniai, serta seluruh pihak yang terlibat untuk membawa draf aspirasi guna klarifikasi dan pertanggungjawaban terbuka di Sekretariat KOMAM, Distrik Kebo, Paniai Utara, terhitung 15–18 Desember 2025.
  2. Menegaskan kembali penolakan terhadap seluruh kehadiran TNI/Polri non-organik di Kabupaten Paniai, serta menuntut penarikan pasukan non-organik dari wilayah tersebut.
  3. Menyerukan kepada masyarakat Paniai dari 24 distrik dan 216 kampung untuk mempersiapkan diri, melakukan mobilisasi, dan terlibat dalam konsolidasi bersama pada 3–10 Januari 2026, sebagai persiapan menuju Aksi Penolakan Militer Jilid Tiga.

KOMAM Tegaskan Perjuangan Akan Terus Berlanjut

KOMAM menegaskan bahwa perjuangan rakyat Paniai menolak militerisasi wilayah bukan gerakan individual, melainkan perjuangan kolektif rakyat sipil yang harus ditempuh secara terbuka, transparan, dan demokratis.

“Kami tidak menolak dialog, tetapi kami menolak manipulasi aspirasi rakyat,” tegas KOMAM.

Melben Gobay, Koordinator Lapangan Umum KOMAM Paniai, menegaskan bahwa perjuangan penolakan militer di Paniai merupakan aspirasi kolektif masyarakat dan harus ditempuh melalui mekanisme yang transparan, demokratis, serta melibatkan seluruh unsur rakyat.

Sementara itu, salah satu perwakilan kepala suku mengatakan segera tarik militer dari kabupaten. Menurutnya kabupaten Paniai aman dan damai. “Tidak perlu ada militerisasi di Paniai kami aman dan damai disini,” ujarnya.

Jemzz Nawipa menambahkan KOMAM Paniai akan menunggu penjelasan dari Tim Pansus semala tiga hari kedepan untuk memberikan penjelasan.

“Kami tunggu dalam tiga hari, Jhon NR Gobai dan Kroni Kroninya harus memberikan penjelasan terkait pertemuan secara terbuka dan transparan. Jika tidak kami akan lanjut aksi jilid III,” pungkasnya.

Post Views: 741
Tags: Jhon NR GobaiKOMAM-PaniaiKonferensi PersPenarikan Militer
Previous Post

Kepala Distrik Kamu Dampingi Bappeda Dogiyai Tinjau Pembangunan Infrastruktur dan Pertanian

Next Post

Masalah dan Harapan OMK Dekenat Paniai Bahas: Iman, Ekonomi, dan Advokasi Sosial

Derek Kobepa

Derek Kobepa

BERITA TERKAIT

Papua

Tolak Eksploitasi: Mahasiswa Paniai Desak Cabut DOB dan Tambang 

2 hari ago
Lingkungan

Film Pesta Babi Resmi Tayang di YouTube

2 hari ago
Berita

Peringati 132 Tahun Misi Katolik: Parade Rohani dan Aspirasi Libur Lokal

2 hari ago
Berita

Dilantik Secara Sah, PASI Dogiyai Siap Cetak Atlet Berprestasi Hingga Tingkat Internasional

3 hari ago
Berita

SRP Adukan Kasus Dogiyai ke Komnas HAM dan Amnesty International

3 hari ago
Artikel Opini

Polemik Pemekaran Kabupaten Moni: Antara Janji Pembangunan, Politik, Kekuasaan dan Ancaman Konflik Sosial di Papua Tengah

5 hari ago
Next Post

Masalah dan Harapan OMK Dekenat Paniai Bahas: Iman, Ekonomi, dan Advokasi Sosial

Papua

Alamat Redaksi

Jl. Trans Nabire-Ilaga KM 200, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Browse by Category

  • Artikel Opini
  • Berita
  • Hukum HAM
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Papua
  • Pelosok
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Politik
  • Puisi
  • Ragam
  • Religi
  • Sastra
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Sosok/Tokoh
  • Startup
  • Surat Terbuka
  • Video
  • Wawancara
  • Redaksi
  • Tentang JNP
  • Hubung Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved