JAYAPURA, JELATANEWSPAPUA.COM – Asosiasi Wartawan Papua (AWP) memastikan pelaksanaan Festival Media Se-Tanah Papua akan digelar pada 13–15 Januari 2026 di Nabire, Provinsi Papua Tengah. Kegiatan ini akan diikuti oleh wartawan dari enam provinsi di seluruh Tanah Papua.
Ketua AWP, Elisa Sekenyap, usai rapat panitia persiapan festival di Jayapura, Selasa (6/1/2026), menyampaikan bahwa Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dijadwalkan membuka secara resmi festival tersebut pada 13 Januari 2026.
“Rencananya Bapak Gubernur Provinsi Papua Tengah akan membuka Festival Media Se-Tanah Papua pada tanggal 13 Januari 2026,” ujar Elisa.
Menurutnya, festival media ini akan melibatkan wartawan dari enam provinsi di Tanah Papua, yakni Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan.
“Peserta festival media akan melibatkan seluruh wartawan se-Tanah Papua, dari Sorong sampai Merauke,” katanya.
Elisa menjelaskan bahwa Festival Media Se-Tanah Papua sejatinya telah direncanakan sejak tahun lalu, namun mengalami penundaan akibat berbagai kendala, sehingga baru dapat dilaksanakan pada tahun 2026.
“Kami sudah merencanakan festival ini sejak tahun lalu, tetapi karena satu dan lain hal baru bisa dilaksanakan tahun 2026,” jelasnya.
Memasuki H-7 pelaksanaan, panitia kini melakukan persiapan secara intensif. Koordinasi dilakukan baik di Jayapura maupun Nabire guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Hari ini teman-teman di Nabire melakukan rapat, dan kami di Jayapura juga menggelar rapat-rapat terkait persiapan menjelang festival,” ungkap Elisa.
Ia menambahkan, sejumlah aspek teknis tengah dipersiapkan oleh panitia, antara lain koordinasi dengan narasumber, pendataan peserta dari seluruh wilayah Tanah Papua, serta penguatan koordinasi internal kepanitiaan di setiap seksi.
Elisa menyebutkan, animo wartawan untuk mengikuti festival ini cukup tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar yang terus bertambah dari berbagai daerah.
“Sekarang tinggal kami berkomunikasi lebih lanjut terkait kesiapan teman-teman untuk hadir. Kami di pengurus Jayapura terus berkoordinasi dengan panitia di Nabire untuk memastikan semua persiapan berjalan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, mengingat waktu pelaksanaan yang semakin dekat, seluruh panitia diminta bekerja maksimal agar festival dapat terlaksana dengan sukses.
“Ini sudah H-7, sehingga persiapan harus benar-benar matang,” pungkas Elisa.
Festival Media Se-Tanah Papua ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi wartawan, tetapi juga diharapkan menjadi ruang penguatan kapasitas, solidaritas, dan profesionalisme jurnalis di seluruh wilayah Tanah Papua. (*)