Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
JELATA NEWS PAPUA
JELATA NEWS PAPUA
  • Home
  • Ragam

    Dilantik Secara Sah, PASI Dogiyai Siap Cetak Atlet Berprestasi Hingga Tingkat Internasional

    Rumah Dinas Pemkab Dogiyai Terbakar, Dua Anak dan Lansia Berhasil Diselamatkan

    Anak Muda Papua dan Trend Zaman: Merenungkan “Banalitas Kejahatan” Menurut Hannah Arendt

    DPD KNPI Paniai Gelar Rakerda, Dorong Kolaborasi dan Sinkronisasi Program Pemuda

    MRP Provinsi Papua Tengah Gelar KKR Seruan Damai di Kabupaten Paniai, Papua Tengah

    Tim Pencaker Kode R Papua Tengah Desak Pemerintah Prioritaskan CASN OAP

    KORMI Mimika Sukses Gelar Gar Free Day, Warga Antusias Nikmati Olahraga & Hiburan 

    Ikuti HAN 2025 di Nabire, Ini Pesan Ny. Tri Tito Karnavian

    Tutup Raker dan Musorprov KONI Papua Tengah, Gubernur: Kami Siap Bekap Ketua Terpilih

  • Berita
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok

    KPK Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Terkait Kepabeanan di Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu

    Tiga Kampung di Distrik Kamuu Raih Penghargaan dalam Lomba Antar‑Kampung Kabupaten Dogiyai

    KNPB Sentani Serukan Konsolidasi dan Aksi Nasional 15 Agustus 2026 di Tanah Tabi Papua

    Bupati Dogiyai Buka Monev Dana Otsus dan DAK 2026

    Juru Parkir Diduga Curi Noken Penjual di Depan Supermarket Hadi Biak

    Abni Auwe Terima SK DPC PBB Dogiyai, Siap Penuhi Syarat Verifikasi Pemilu 2029

    KNPB Nabire Serahkan Surat Pemberitahuan Aksi Nasional kepada Polres Nabire dan MRP Papua Tengah

    Panitia Mubes II Fajar Timur Resmi Dibentuk, Siap Satukan Seluruh Elemen Masyarakat Adat

    DPW dan DPD Tani Merdeka Papua Tengah Dukung Don Muzakir Jadi Wakil Menteri Pertanian

  • Artikel Opini
    • All
    • Startup

    Mama Yasinta Moiwend: di Antara Propaganda, Manipulasi, dan Pencarian Kebenaran

    OPINI: Banyak Cara, Satu Merdeka

    Sebuah Refleksi Kritis Terhadap DOB Moni dan Komodifikasi Gunung Egeida dan Blok Wabu

    Polemik Pemekaran Kabupaten Moni: Antara Janji Pembangunan, Politik, Kekuasaan dan Ancaman Konflik Sosial di Papua Tengah

    Pernyataan Sikap : Pemuda Katolik Komisariat Cabang di Dogiyai

    Stop Jual Tanah: Tanah Tidak Dapat Bertambah Seperti Populasi Manusia

    Uang Bukan Segalanya

    Manusia Mee Bukan Binatang

    Konflik Kapiraya: Siapa Dalang di Balik Saudara Bunuh Saudara?

  • Hukum HAM
    • All
    • Kriminal

    Maybrat Berdarah Jelang 17 Agustus: YKKMP Negara Buka Fakta Minta Tiga Warga Sipil Terluka

    Juru Parkir Diduga Curi Noken Penjual di Depan Supermarket Hadi Biak

    IPMI-J Jayapura Dukung Aksi GPMI di Nabire, Desak DPR Papua Tengah Segera Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa

    Mahasiswa Papua di Makassar Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dan Dorong Dialog untuk Intan Jaya

    Dua Anggota TPNPB dan Seorang Warga Sipil Tewas dalam Operasi Militer di Yahukimo 

    IPMADO Dogiyai Tuntut Hentikan Militerisasi Pasca 5 Warga Tewas

    IPMADO: Kehadiran Militer Picu Ketakutan dan Lumpuhkan Aktivitas Warga Dogiyai

    Forum Solidaritas Mahasiswa di Gorontalo Serukan Perlindungan Warga Sipil dan Dialog Damai untuk Papua

    YKKMP: Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo Bertentangan dengan Prinsip Hukum Humaniter Internasional

  • Kesehatan

    Selamatkan Anak Negeri Paniai! KPA Gelar Sosialisasi Kepada Sahabat 06 Meepago Korwil Panai Diajak Cegah HIV/AIDS

    KPA Paniai Edukasi Ratusan Siswa SMP Negeri 1 Aradide tentang Pencegahan HIV/AIDS

    Adinkes Papua Tengah Perkuat Kemitraan PP-ATM di Paniai, Dorong Sinergi Lintas Sektor hingga Tingkat Kampung

    KPA Kabupaten Paniai Gelar Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS bagi Ratusan Siswa Baru SMA Negeri 1 Paniai

    KPA Paniai Gelar Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS bagi Mudika Paroki Kristus Jaya Komopa, Tekankan Edukasi dan Hapus Stigma

    KPA Paniai Kembali Gencarkan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS di Jemaat Maranatha Klasis Agadide

    KPA Kabupaten Paniai Gelar Training Tutor, Membangun Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing

    PAR Koordinator Aweepaida Paniai Gelar Seminar dan Pelatihan, KPA Paniai Gencarkan Sosialisasi HIV-AIDS 

    Pengurus dan anggota KPA Paniai laksanakan pemeriksaan massal tes darah lengkap untuk deteksi HIV-AIDS

  • Lingkungan

    Masyarakat Paniai Himbau Hentikan Pembakaran Hutan, Siap Serahkan Pelanggar ke Jalur Hukum

    Porter Yonii Paniai Apresiasi Kepedulian Bupati Yampit Nawipa, Minta Sekretariat Resmi untuk Tingkatkan Pelayanan

    Intelektual dan Mahasiswa Distrik Fajar Timur Gelar Konsolidasi Perdana, Bahas Persiapan MUBES Ke-II

    Ketua DPW Tani Merdeka Papua Tengah Apresiasi Pemkab Nabire atas Bantuan Bibit Jagung bagi Petani

    KPA Kabupaten Paniai Gelar Rapat Panitia Persiapan Training Tutor AIDS

    DPW Tani Merdeka Papua Tengah Sosialisasi dan Tinjau Sektor Perikanan di Paniai

    Pemuda Kingmi Klasis Bogobaida Rayon Nabire Bergerak Galang Dana untuk Ret-Treat Akbar

    Porter Yonii Paniai Ajak Sopir dan Petugas Terminal Jaga Kekompakan di Karel Gobai Enarotali

    Film Pesta Babi Resmi Tayang di YouTube

  • Pendidikan

    Mahasiswa Afirmasi ADIK-ADEM Asal Intan Jaya Desak Pemkab Segera Cairkan Beasiswa, Sampaikan Delapan Tuntutan

    Kabid TK-PAUD Paniai: Sebanyak 515 Siswa dari 31 TK dan PAUD Telah Menyelesaikan Pendidikan Tahun Ajaran 2026

    Ketua BEM STAK Nabire Ajak Ratusan MABA 2026 Pahami Aturan Akademik dan Budaya Disiplin

    Di MPLS SMAN 2 Dogiyai, Kepala Distrik Kamuu Ajarkan Pemimpin Melayani

    TK Negeri Waikato Paapaa Aikai Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru, Pendidikan Berkualitas Tanpa Dipungut Biaya

    TK Negeri Kagama Resmi Tamatkan 8 Siswa, Begini Pesan Kabid TK-Paud

    TK Negeri Ekadide Resmi Tamatkan 19 Siswa, Siapkan Generasi Emas Paniai

    17 Siswa TK Efata Kugitadi Resmi Ditamatkan, Kepala Sekolah Tekankan Pentingnya Pendidikan Sejak Dini

    TK Negeri Bobamo Gelar Penamatan, Kabid TK-Paud Apresiasi Dewan Guru dan Orang Tua 

  • Religi

    Panitia HUT Merangkap Natal 2026 Pos PI Maranatha Resmi Dilantik, Begini Pesan Hamba Tuhan

    Ketua Klasis Debei Letakkan Batu Pertama Rumah Pastori Jemaat Anugrah Dadimani

    Orang Muda Katolik Tulang Punggung Gereja, KYD Jadi Sarana Pembinaan Berkelanjutan

    Tutup KYD ke-5: Orang Muda Katolik Diminta Miliki Iman Militan dan Optimis

    OMK Diajak Hidupkan Budaya dan Iman Atasi Penyakit Sosial di Dogiyai

    Bangun Karakter Kuat, KYD 2026 Tekankan Nilai Kedamaian dan Keutuhan

    Komisi Kepemudaan: Datang ke Kamapi Youth Day, Pulang Harus Bawa “Hasil”

    Uskup Timika Buka Kamapi Youth Day 2026

    Misa Pembukaan KAMAPI Youth Day, Uskup Bernardus: Orang Muda adalah Aset Berharga

  • Video
No Result
View All Result
JELATA NEWS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel Opini
  • Internasional
  • Nasional
  • Papua
  • Pelosok
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
Home Pendidikan

Mahasiswa Papua di Studi Makasar, Sulawessi Selatan Diteror, Desak Penghentian Intimidasi Bertopeng Ormas

by Aleks Waine
15 Juli 2025
in Pendidikan
0
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MAKASAR, JELATANEWSPAPUA.COM — Bentuk-bentuk teror dan intimidasi terhadap mahasiswa asal Papua di Kota Studi Makassar, Sulawesi Selatan, kembali terjadi. Kali ini, tekanan tersebut datang dalam bentuk propaganda dan penggiringan opini yang dimainkan oleh sejumlah kelompok organisasi masyarakat (ormas) reaksioner terhadap organisasi mahasiswa Papua di kota tersebut.

Aksi-aksi yang dilakukan oleh kelompok tak dikenal ini disebut telah mengganggu ketenangan, kenyamanan, dan keamanan mahasiswa Papua dalam menjalankan aktivitas belajar dan kehidupan kampus. Mahasiswa menilai pola-pola ini merupakan cara lama, yang terus dilanggengkan dari masa ke masa, dan kini kembali terjadi di ruang-ruang hidup mahasiswa Papua di tanah rantau.

“Hari ini di Makassar, propaganda murahan sedang dimainkan terhadap organisasi-organisasi mahasiswa Papua. Kami tahu pola ini. Ini bukan hal baru. Ini adalah cara-cara kuno yang digunakan sejak dulu untuk membungkam mahasiswa Papua di kota studi,” ujar Nisman Wanimbo Ketua 1 KNPB Konsulat dalam pernyataan sikapnya yang diterima jelatanewspapua.com, selasa (15/07).

Wanimbo menegaskan bahwa mereka hadir di Makassar bukan sebagai pelaku kerusuhan atau kelompok liar, melainkan sebagai pelajar, kaum terpelajar, dan bagian dari komunitas akademik nasional. Mereka datang dengan tujuan jelas: menempuh pendidikan demi masa depan dan berkontribusi bagi tanah air dan bangsa.

“Kami bukan orang biasa. Kami bukan pendatang yang mencari hiburan atau mencari makan di kota ini. Kami adalah mahasiswa Papua Barat. Kami pelajar, kami berintelektual, dan kami datang untuk belajar,” tegasnya.

Menurut Wanimbo, upaya-upaya sistematis untuk membungkam organisasi mahasiswa Papua tidak hanya melukai hak-hak sipil sebagai warga negara, tetapi juga mencederai prinsip demokrasi dan kebebasan berpendapat yang dijamin dalam konstitusi.

Mereka pun meminta semua pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, aparat penegak hukum, lembaga HAM, kampus-kampus tempat mereka menuntut ilmu, serta masyarakat sipil, untuk turut memantau, melindungi, dan menjamin ruang aman bagi mahasiswa Papua di Kota Makassar.

“Kami menyerukan kepada semua pihak untuk membuka mata dan memantau kondisi kami di Makassar. Berikan kami ruang yang adil dan aman untuk belajar. Hentikan stigma, hentikan penggiringan opini sesat yang menyebut kami sebagai ancaman. Kami bukan ancaman. Kami adalah korban dari sistem yang tak pernah adil kepada kami,” ungkapnya.

Mahasiswa juga memperingatkan bahwa jika tindakan-tindakan teror terhadap mereka terus dilakukan, maka mereka siap menggelar aksi besar-besaran di kota Makassar sebagai bentuk perlawanan terhadap perlakuan yang mereka sebut sebagai tindakan represif yang berulang-ulang dilakukan oleh kelompok tertentu.

“Jika ini terus dibiarkan, maka kami tidak akan tinggal diam. Kami akan berkonsolidasi dan menyatakan sikap terbuka kepada publik melalui aksi-aksi massa yang besar. Kami tidak akan diam ketika hak hidup dan belajar kami diinjak-injak atas nama keamanan semu,” ujar seorang koordinator aksi yang meminta namanya tidak disebutkan karena alasan keamanan.

Mahasiswa juga menyesalkan lemahnya penanganan dari pihak berwenang yang kerap kali membiarkan teror tersebut terjadi tanpa proses hukum yang jelas. Bahkan, dalam banyak kasus, para pelaku tidak diketahui identitasnya dan hanya disebut sebagai “orang tak dikenal” (OTK), sebuah istilah yang mereka nilai telah menjadi senjata untuk melegitimasi tindakan kekerasan terhadap mahasiswa Papua.

“Kami sudah sangat sering melihat dan mendengar sebutan OTK. Tapi kami tahu, ini bukan orang asing bagi mereka yang berkuasa. Ini bagian dari sistem yang bekerja dalam diam. Dan kami tidak ingin hidup dalam ketakutan yang terus-menerus,” tegas mereka.

Di akhir pernyataan, para mahasiswa menyatakan bahwa mereka tidak ingin membalas teror dengan teror. Namun mereka juga tidak akan menyerahkan martabat dan keselamatan mereka kepada kekuasaan yang tidak berpihak. Mereka menyerukan solidaritas lintas kelompok untuk menjaga agar kota studi tetap menjadi tempat yang aman bagi seluruh anak bangsa.

“Ini pernyataan kami. Ini suara kami. Demi masa depan, demi martabat kami sebagai anak bangsa. Jangan ganggu kami. Jangan teror kami. Kami hanya ingin belajar. Demi Papua, demi Indonesia,” tutup pernyataan tersebut.

Post Views: 1,512

Baca Juga:

IPMI-J Jayapura Dukung Aksi GPMI di Nabire, Desak DPR Papua Tengah Segera Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa

Mahasiswa Papua di Makassar Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM dan Dorong Dialog untuk Intan Jaya

IPMANAPANDODE dan AMP Semarang-Salatiga Sampaikan 16 Poin Pernyataan Sikap Terkait Situasi Papua Tengah

IMAPEDO Gorontalo nyatakan sikap: Papua darurat militer dan Dogiyai krisis kemanusiaan

Tags: DiterorKNPB KonsulatMahasiswa PapuaMakassarSulawesi Selatan
Previous Post

Pemkab Dogiyai Dorong Transparansi Anggaran, Dinas Kominfo Bagikan DPA 2025

Next Post

Serah Terima Kepala Distrik Kamuu Selatan Lama Kepada Baru

Aleks Waine

Aleks Waine

Jurnalis Papua

BERITA TERKAIT

Pendidikan

Mahasiswa Afirmasi ADIK-ADEM Asal Intan Jaya Desak Pemkab Segera Cairkan Beasiswa, Sampaikan Delapan Tuntutan

1 bulan ago
Pendidikan

Kabid TK-PAUD Paniai: Sebanyak 515 Siswa dari 31 TK dan PAUD Telah Menyelesaikan Pendidikan Tahun Ajaran 2026

1 bulan ago
Pendidikan

Ketua BEM STAK Nabire Ajak Ratusan MABA 2026 Pahami Aturan Akademik dan Budaya Disiplin

1 bulan ago
Berita

Di MPLS SMAN 2 Dogiyai, Kepala Distrik Kamuu Ajarkan Pemimpin Melayani

2 bulan ago
Pendidikan

TK Negeri Waikato Paapaa Aikai Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru, Pendidikan Berkualitas Tanpa Dipungut Biaya

2 bulan ago
Pendidikan

TK Negeri Kagama Resmi Tamatkan 8 Siswa, Begini Pesan Kabid TK-Paud

3 bulan ago
Next Post

Serah Terima Kepala Distrik Kamuu Selatan Lama Kepada Baru

Please login to join discussion

Papua

Alamat Redaksi

Jl. Trans Nabire-Ilaga KM 200, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Browse by Category

  • Artikel Opini
  • Berita
  • Hukum HAM
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Papua
  • Pelosok
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Politik
  • Puisi
  • Ragam
  • Religi
  • Sastra
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Sosok/Tokoh
  • Startup
  • Surat Terbuka
  • Video
  • Wawancara
  • Redaksi
  • Tentang JNP
  • Hubung Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved