Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
JELATA NEWS PAPUA
JELATA NEWS PAPUA
  • Home
  • Ragam

    Rumah Dinas Pemkab Dogiyai Terbakar, Dua Anak dan Lansia Berhasil Diselamatkan

    Anak Muda Papua dan Trend Zaman: Merenungkan “Banalitas Kejahatan” Menurut Hannah Arendt

    DPD KNPI Paniai Gelar Rakerda, Dorong Kolaborasi dan Sinkronisasi Program Pemuda

    MRP Provinsi Papua Tengah Gelar KKR Seruan Damai di Kabupaten Paniai, Papua Tengah

    Tim Pencaker Kode R Papua Tengah Desak Pemerintah Prioritaskan CASN OAP

    KORMI Mimika Sukses Gelar Gar Free Day, Warga Antusias Nikmati Olahraga & Hiburan 

    Ikuti HAN 2025 di Nabire, Ini Pesan Ny. Tri Tito Karnavian

    Tutup Raker dan Musorprov KONI Papua Tengah, Gubernur: Kami Siap Bekap Ketua Terpilih

    Pemda Kabupaten Paniai Resmi Launching Festival Danau Paniai

  • Berita
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok

    Pemuda Katolik Dogiyai: Kunjungan Wapres ke Papua Tengah Dinilai Seremonial, Diduga Mengaburkan Pelanggaran HAM

    Dogiyai Masuk Prioritas Nasional, Tim BPJS Turun ke Kamuu Selatan Aktifkan Data Warga

    Disiplin Masuk Kerja & Larangan Miras, Sorotan Apel Pagi Distrik Kamuu Selatan

    Diduga Libatkan Satgas TNI, Komnas HAM Minta Panglima TNI Jelaskan Dugaan Serangan Udara ke Honai

    IPM-IDAKI Nabire Resmi Terbentuk, Paulus Deba Pimpin Organisasi Pelajar Idadagi Kigamani

    STK Touye Paapaa Deiyai Lepas Mahasiswa PKL, Diharapkan Jadi Guru Profesional

    SMK Karel Gobai gelar evaluasi akhir berbasis Sekolah, penentuan kelulusan sesuai standar nasional

    Tanggapi Pernyataan Bank Papua, SRP Minta Pelayanan Segera Dibuka di Dogiyai

    Rumah Dinas Pemkab Dogiyai Terbakar, Dua Anak dan Lansia Berhasil Diselamatkan

  • Artikel Opini
    • All
    • Startup

    Pernyataan Sikap : Pemuda Katolik Komisariat Cabang di Dogiyai

    Stop Jual Tanah: Tanah Tidak Dapat Bertambah Seperti Populasi Manusia

    Uang Bukan Segalanya

    Manusia Mee Bukan Binatang

    Konflik Kapiraya: Siapa Dalang di Balik Saudara Bunuh Saudara?

    Selesaikan Konflik Kapiraya dengan Kembalikan Hak Kesuluhan kepada Suku Mee dan Kamoro

    Konflik Di Kapiraya: Suku Kamoro Dan Suku Mee Diadudomba

    Banjir  di Aceh dan Sumatera adalah Bencana Kemanusiaan

    Menantikan Kristus di Tanah Papua

  • Hukum HAM
    • All
    • Kriminal

    Pemuda Katolik Dogiyai: Kunjungan Wapres ke Papua Tengah Dinilai Seremonial, Diduga Mengaburkan Pelanggaran HAM

    10 Warga Sipil Tewas, Mahasiswa Puncak di Gorontalo Desak Hentikan Operasi Militer

    Diduga Libatkan Satgas TNI, Komnas HAM Minta Panglima TNI Jelaskan Dugaan Serangan Udara ke Honai

    SRP Dogiyai Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Hoaks, Tunggu Hasil Investigasi

    64 Tahun Berjuang, NGR Meepago: Masalah Papua Adalah Masalah Hukum

    DPRK Dogiyai Minta Kapolres Tetap di Jabatan Hingga Kasus Penembakan Masuk Persidangan

    Legislator Dogiyai: Jangan Tembak Masyarakat Seperti Binatang

    Senator Papua Tengah Desak Usut Tuntas Penembakan Warga Sipil di Dogiyai

    Mendesak Keadilan Hukum atas Insiden Dogiyai Berdarah

  • Kesehatan

    Dogiyai Masuk Prioritas Nasional, Tim BPJS Turun ke Kamuu Selatan Aktifkan Data Warga

    KPA Kabupaten Paniai bahas progres program penanggulangan HIV/AIDS tahun 2026

    Mahasiswi Uncen diduga diabaikan di RS Yowari, meninggal di area parkiran

    RSUD Paniai buka rekrutmen Fisikawan Medis, Bank Papua juga buka penerimaan pegawai

    KPA Paniai gelar pemeriksaan HIV dan distribusi pengamanan bagi 27 Personal Kopasgas TNI di Enarotali

    HIV/AIDS di Papua Tengah Masih Serius dan Endemi, Kesenjangan Pengobatan Jadi Tantangan Utama

    Kepala Puskesmas Aradide berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Paniai, siap layani peserta MUSPASME ke VIII  Komopa

    Kabupaten Dogiyai Raih Penghargaan UHC Kategori Utama untuk Ketiga Kalinya

    33 Tenaga Medis dari Kemenkes Tiba di Dogiyai, Siap Layani Masyarakat di 15 Puskesmas

  • Lingkungan

    Asrama Mahasiswa/i Kabupaten Paniai kota studi Nabire gelar pelantikan Badan Formatur 

    Komunitas Porter Paniai gelar evaluasi efektivitas layanan transportasi publik

    Panen Raya Jagung Kelompok Paniai Tani Merdeka Papua Tengah, bukti kemandirian petani lokal

    Penyuluh Papua Tengah bagikan bibit bawang merah unggul ke Kabupaten Deiyai

    Forkopimda dan Masyarakat Dogiyai Sepakati Atasi Miras dan Penyakit Sosial, Instruksi Resmi Keluar Besok

    Bupati Dogiyai Ajak Masyarakat Tangani Penyakit Sosial

    Deiyai dan Dogiyai Desak Mimika Berkolaborasi Tangani Konflik Horizontal di Kapiraya

    Pemda Paniai gelar kerja bakti bersihkan wajah kota Enarotali

    DLH Paniai aktifkan Bak sampah di Enarotali dan Madi, dukung program “Paniai bebas sampah 2026”

  • Pendidikan

    IPM-IDAKI Nabire Resmi Terbentuk, Paulus Deba Pimpin Organisasi Pelajar Idadagi Kigamani

    STK Touye Paapaa Deiyai Lepas Mahasiswa PKL, Diharapkan Jadi Guru Profesional

    Pamkab Dogiyai Buka Pendaftaran Beasiswa Afirmasi dan Program Baru Beasiswa Aimin

    SMK Karel Gobai Bagikan Seragam Sekolah, Tanamkan Semangat Disiplin dan Motivasi Belajar

    Kisah Inspiratif: Ev. Dr. Yefri Edowai Raih S3 Lewat Perjuangan Mandiri

    Sekolah Dasar di Paniai Gelar MBG untuk Siswa

    BEM STAK Nabire Gelar Seminar Nasional dan Pelatihan Jurnalistik, Wakil Ketua III Resmi Membuka Kegiatan

    SD YPPK Santo Yohanes Terima Fasilitas Pembelajaran, Target Hentikan Nyontek dan Tingkatkan Kreativitas

    Komunitas Literasi Dogiyai Dorong Literasi Siswa SD, Sebut Orang Papua Bukan Bodoh

  • Religi

    Kerawam Keuskupan Timika Konsolidasi di Nabire, Dukung Agenda Keuskupan Timika di Paniai

    Klasis Agadide rayakan HUT ke-64 KINGMI, Jemaat didorong hidup dalam damai Kristus

    Pos PI Kanaan Ugabado di Enarotali Gereja Kingmi gelar pelepasan 7 anak kepada Tuhan 

    Panitia MUSPASMEE VIII Sampaikan Terima Kasih, 10.573 Peserta Hadiri Pesta Iman di Komopa

    Gereja GKI Tanah Papua Diminta Hadir Bersama Umat yang Ditindas dan Tanahnya Dirampas

    Uskup Timika Resmi Buka MUSPASME VIII Paroki Kristus Jaya Komopa

    Kordinator Paniai Awepaida Rayakan HUT Masuk Injil KINGMI ke-87, Panitia Sampaikan Apresiasi

    Tim Penegak Daa dan Diyodou Rayakan Ulang Tahun ke-12

    Ketua Panitia MUSPASME VIII Tegaskan Kesiapan Sukseskan Musyawarah Pastoral Mee ke-VIII di Komopa

  • Video
No Result
View All Result
JELATA NEWS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel Opini
  • Internasional
  • Nasional
  • Papua
  • Pelosok
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
Home Lingkungan

RSP Desak Presiden Tindaklanjuti Rekomendasi DPD RI Asal Papua, Soroti Status Konflik dan Darurat Kemanusiaan

by Derek Kobepa
17 Februari 2026
in Lingkungan, Papua
0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, JELATANEWSPAPUA.COM – Rumah Solidaritas Papua (RSP) mendesak Presiden Republik Indonesia segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Papua terkait konflik bersenjata dan situasi hak asasi manusia (HAM) di Tanah Papua. Desakan tersebut disampaikan dalam siaran pers RSP Nomor: 001/SP-RSP/II/2026 yang dirilis di Jakarta Selasa (17/2/2026).

Audiensi antara RSP dan pimpinan serta anggota DPD RI asal Papua berlangsung pada 9 Februari 2026 di Gedung DPD RI, Jakarta. Pertemuan itu membahas sejumlah isu krusial, mulai dari konflik bersenjata, pengungsi internal, dampak Proyek Strategis Nasional (PSN) terhadap masyarakat adat, hingga penegakan hukum dan HAM di Papua.

RSP: Pendekatan Keamanan Timbulkan Korban

Dalam keterangannya, RSP menilai pendekatan keamanan yang terus dikedepankan pemerintah telah menimbulkan korban dari berbagai pihak, baik aparat TNI-Polri, anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), maupun masyarakat sipil, termasuk Orang Asli Papua (OAP) dan non-OAP.

RSP mencatat ratusan korban jiwa dalam periode 2018–2024 serta ribuan warga sipil yang mengungsi akibat eskalasi konflik di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut disebut sebagai situasi darurat kemanusiaan yang memerlukan langkah politik dan hukum, bukan semata pendekatan keamanan.

Rekomendasi DPD RI Asal Papua

Dari hasil audiensi, DPD RI asal Papua mengeluarkan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah pusat. Dalam isu konflik bersenjata, terdapat dua poin utama:

1. Menetapkan Tanah Papua sebagai wilayah Konflik Bersenjata Non-Internasional berdasarkan Hukum Humaniter Internasional (HHI), agar seluruh pihak yang berkonflik tunduk pada aturan hukum humaniter.

2. Menata ulang seluruh operasi militer TNI sesuai HHI dan peraturan perundang-undangan, termasuk menerbitkan Keputusan Presiden (Kepres) tentang Operasi Militer Selain Perang (OMSP), serta mendorong pendekatan hukum dalam menyikapi dinamika politik di Papua.

Koridor Kemanusiaan dan Penanganan Pengungsi

Terkait pengungsi akibat konflik, DPD RI asal Papua merekomendasikan pembukaan koridor kemanusiaan bagi lembaga kemanusiaan nasional dan internasional, khususnya Komite Internasional Palang Merah (ICRC), guna melakukan tanggap darurat dan pemulihan bagi pengungsi internal maupun pengungsi di Papua Nugini.

Rekomendasi lainnya mencakup:

1. Dukungan pemerintah pusat dalam pemulihan fasilitas layanan publik serta perlindungan tenaga pendidikan dan kesehatan di wilayah pascakonflik;

2. Pelaksanaan rapat kerja antara DPD RI dan kementerian/lembaga terkait untuk penanganan pengungsi internal secara komprehensif.

Sorotan terhadap PSN dan Hak Masyarakat Adat

Baca Juga:

Mahasiswa Papua Tengah Suarakan 18 Tuntutan untuk Keadilan dan HAM di Tanah Papua

Ketua MRP Papua Tengah: Kehadiran Aparat Keamanan Respon Langsung Konflik Bersenjata, Bukan Sebab Penyebab

Isu HAM dan Eksploitasi SDA, KNPB Gelar Konsolidasi dan Konferensi Pers Terbuka 22 September

Dalam isu masyarakat adat, RSP dan DPD RI asal Papua meminta pemerintah menghentikan PSN yang dinilai berdampak pada pelanggaran hak masyarakat adat di Papua. Pemerintah juga diminta berkomitmen menjalankan perlindungan hak-hak masyarakat adat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.

RSP menegaskan pentingnya pelibatan masyarakat adat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan di wilayah Papua.

Desakan Pembentukan Komisi dan Pengadilan HAM

RSP turut menyoroti belum terealisasinya pembentukan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR), Komisi HAM Papua, serta Pengadilan HAM di Papua sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 2 Tahun 2021.

Mereka mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian HAM, segera membentuk lembaga-lembaga tersebut untuk mengusut dugaan pelanggaran HAM dan mendorong penyelesaian konflik secara adil dan bermartabat.

Insiden Kekerasan Terbaru

RSP juga menyinggung insiden kekerasan yang terjadi pada 11 Februari 2026, yakni penembakan terhadap anggota TNI di area operasional PT Freeport Indonesia serta penembakan terhadap pilot dan kopilot di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel.

Menurut RSP, insiden tersebut menunjukkan bahwa pendekatan keamanan belum efektif menghentikan siklus kekerasan dan berpotensi memperluas dampak terhadap masyarakat sipil.

Lima Tuntutan kepada Presiden

Dalam pernyataannya, RSP menyampaikan lima tuntutan kepada Presiden Republik Indonesia:

1. Mengeluarkan Kepres yang memberlakukan Hukum Humaniter Internasional di Tanah Papua;

2. Memerintahkan pembentukan Komisi Pelurusan Sejarah, Komisi HAM, dan Pengadilan HAM di Papua sesuai UU Otonomi Khusus;

3. Menginstruksikan kementerian dan kepala daerah menangani seluruh pengungsi akibat konflik bersenjata;

4. Menghentikan PSN yang dinilai melanggar hak masyarakat adat Papua;

5. Melaksanakan seluruh rekomendasi DPD RI asal Papua guna melindungi HAM OAP dan non-OAP.

Siaran pers tersebut ditandatangani sejumlah lembaga yang tergabung dalam Rumah Solidaritas Papua, antara lain Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Amnesty International Indonesia, Yayasan Pusaka Bentala Rakyat, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Greenpeace Indonesia, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Kontras, Asian Justice and Rights (AJAR), serta individu lainnya.

RSP menegaskan bahwa penyelesaian konflik Papua harus menyentuh akar persoalan politik dan pelanggaran HAM, serta mengedepankan dialog, rekonsiliasi, dan perlindungan warga sipil sebagai prioritas utama.

Post Views: 313
Tags: Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RIDPD RI asal PapuaHAM di Tanah PapuaHAM PapuaKonflik Bersenjata
Previous Post

Distrik Kamuu Keluarkan Himbauan Larang Togel dan Jualan Ilegal di Sekitar Pasar Moanemani

Next Post

Razia Senjata Tajam, Upaya Polres Dogiyai Jaga Kamtibmas di Dogiyai

Derek Kobepa

Derek Kobepa

BERITA TERKAIT

Berita

Tanggapi Pernyataan Bank Papua, SRP Minta Pelayanan Segera Dibuka di Dogiyai

5 hari ago
Berita

Kerawam Keuskupan Timika Konsolidasi di Nabire, Dukung Agenda Keuskupan Timika di Paniai

1 minggu ago
Papua

IPMADO: Insiden Dogiyai Murni Pelanggaran HAM, Kapolda Bertanggung Jawab

1 minggu ago
Berita

SRP Dogiyai Minta Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Hoaks, Tunggu Hasil Investigasi

1 minggu ago
Hukum HAM

DPRK Dogiyai Minta Kapolres Tetap di Jabatan Hingga Kasus Penembakan Masuk Persidangan

1 minggu ago
Hukum HAM

Legislator Dogiyai: Jangan Tembak Masyarakat Seperti Binatang

2 minggu ago
Next Post

Razia Senjata Tajam, Upaya Polres Dogiyai Jaga Kamtibmas di Dogiyai

Papua

Alamat Redaksi

Jl. Trans Nabire-Ilaga KM 200, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Browse by Category

  • Artikel Opini
  • Berita
  • Hukum HAM
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Papua
  • Pelosok
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Politik
  • Puisi
  • Ragam
  • Religi
  • Sastra
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Sosok/Tokoh
  • Startup
  • Surat Terbuka
  • Video
  • Wawancara
  • Redaksi
  • Tentang JNP
  • Hubung Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara

Hak Cipta Jelata News Papua © 2026 All rights reserved