Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua Iklan ini sepenuhnya milik redaksi jelata news papua
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
JELATA NEWS PAPUA
JELATA NEWS PAPUA
  • Home
  • Ragam

    Anak Muda Papua dan Trend Zaman: Merenungkan “Banalitas Kejahatan” Menurut Hannah Arendt

    DPD KNPI Paniai Gelar Rakerda, Dorong Kolaborasi dan Sinkronisasi Program Pemuda

    MRP Provinsi Papua Tengah Gelar KKR Seruan Damai di Kabupaten Paniai, Papua Tengah

    Tim Pencaker Kode R Papua Tengah Desak Pemerintah Prioritaskan CASN OAP

    KORMI Mimika Sukses Gelar Gar Free Day, Warga Antusias Nikmati Olahraga & Hiburan 

    Ikuti HAN 2025 di Nabire, Ini Pesan Ny. Tri Tito Karnavian

    Tutup Raker dan Musorprov KONI Papua Tengah, Gubernur: Kami Siap Bekap Ketua Terpilih

    Pemda Kabupaten Paniai Resmi Launching Festival Danau Paniai

    Segera Hentikan Operasi Tambang Emas Ilegal di Kampung Mogodagi

  • Berita
    • All
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok

    TPNPB Bertanggung Jawab atas Penembakan Satu Aparat TNI di Nduga

    Alumni IMPT Manokwari Papua Tengah Lakukan Kesiapan Reuni Akbar di Nabire

    Demi Galang Dana Jelang Mubes, Turnamen Bola Voli IKAPPMMA Jayapura dan Nabire Sukses Digelar

    DPW Tani Merdeka Papua Tengah Ucapkan Selamat atas Anugerah Satyalancana Wira Karya kepada Don Muzakkir

    TPNPB Klaim Tembak Drone Militer di Dekai, Yahukimo

    Festival Media Se-Tanah Papua Siap Digelar 13–15 Januari 2026 di Nabire

    DPR Papua Tengah: Peradilan Adat Dinilai Kunci Perdamaian Konflik Sosial di Papua

    Jhon NR Gobai: Usulkan Pilkada Asimetris di Tanah Papua Dikembalikan ke DPRP/DPRK

    Ketua MRP Papua Tengah Tegaskan Konflik Kwamki Narama Kriminal Murni, Desak Aparat Bertindak Tegas

  • Artikel Opini
    • All
    • Startup

    Banjir  di Aceh dan Sumatera adalah Bencana Kemanusiaan

    Menantikan Kristus di Tanah Papua

    Anak Muda Papua Dapat Bantai Dalam Trend Zaman: Menurut Hannah Arendt “Banalitas Kejahatan”

    Kapiraya Kritis! Rumah Dibakar, Warga Tewas, Aktivis HAM Ketuk Pintu Pemerintah

    Kapitalisasi Dunia Kesehatan: Pintu Masuk Pelanggaran HAM Berat di Papua

    Ketika Hukum Menjanjikan, Tapi Realitas Mengingkari: Otsus Papua di Antara Teks dan Hidup Sehari-hari

    Victor Yeimo: Evaluasi Kritis 63 tahun UNCEN: Pengetahuan, Kekuasaan, dan Penjajahan

    Rambut Putih, Cahaya Tak Padam: Kesaksian Elias tentang Pastor Nato Gobay

    Sagu: Sumber Kehidupan dan Identitas Budaya Masyarakat Sentani

  • Hukum HAM
    • All
    • Kriminal

    KNPB Konsulat Makassar Tegaskan: Kami bukan Separatis

    Hari HAM Sedunia 10 Desember 2025: Operasi Militer di Gearek Nduga Picu Pengungsian Warga Sipil

    Konflik Yahukimo Memanas, TPNPB Klaim Rumah Agen Intel DibakarKonflik Yahukimo Memanas, TPNPB Klaim Rumah Agen Intel Dibakar

    Kontak Tembak Senjata di Yahukimo, Satu Anggota TPNPB Luka, TPNPB Kalim Tiga Prajurit TNI Tewas

    TPNPB: 6 Helikopter Militer Lakukan Serangan Udara di Nduga, Warga Distrik Gearek Mengungsi ke Hutan

    Kontak Tembak Terjadi di Yahukimo, TPNPB Klaim Aparat Lakukan 98 Kali Serangan Bom

    HRD: Tepat Hari HAM Sedunia, Militer Indonesia Lakukan Kejahatan Kemanusiaan di Papua

    KNPB Yahukimo Nyatakan 13 Tuntutan Papua dalam “Fase Darurat HAM”, Serukan Investigasi Internasional

    KNPB Serukan Kapolres Dogiyai Hentikan Pengejaran dan Penembakan Warga Sipil

  • Kesehatan

    Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

    KPA Paniai Gelar Deklarasi dan Penandatanganan MOU Penanggulangan HIV/AIDS Bersama 24 Distrik dan 216 Desa

    Hari AIDS Sedunia, Dinkes dan KPA Paniai: Tegaskan Komitmen Lawan AIDS 

    KPA Paniai Gencarkan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS pada Temu Mudika Dekenat Paniai di Paroki Santo Yusuf Enagotali

    KNPI Paniai Gelar Rakerda, KPA Dorong Pemuda Jadi Garda Terdepan Cegah HIV/AIDS

    POHR: Kematian Ibu Hamil di Jayapura Akibat Bobroknya Pelayanan Kesehatan

    Emanuel Gobai: Kematian Irene Sokoy, Alarm Gagalnya Otsus di Sektor Kesehatan

    Kapitalisasi Dunia Kesehatan: Pintu Masuk Pelanggaran HAM Berat di Papua

    Dugaan Penyimpangan Obat di RSUD Nabire: Pasien Diarahkan ke Apotik Luar, Publik Protes

  • Lingkungan

    GPPMMA Aikai Gelar Aksi Bersihkan Sampah di Pelabuhan Aikai dan sekitarnya 

    Anggota DPR Papua Tengah Mendesak Pemerintah dan Aparat Hentikan Konflik di Timika

    Bupati Paniai Imbau Pelaku Usaha Tak Naikkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

    Kadinsos Paniai, Bantu Semen dan Cat untuk Dukung MUSPAS Mee ke-VIII, di Paroki Kristus Jaya Komopa

    HRD: Tepat Hari HAM Sedunia, Militer Indonesia Lakukan Kejahatan Kemanusiaan di Papua

    Ketua DPW Tani Merdeka Papua Tengah Apresiasi Tiga Kepala Badan Baru dan Siapkan Program Kerja 2026

    DLH Dogiyai Gencar Distribusikan Tempat Sampah untuk Ciptakan Lingkungan Bersih

    Intelektual Deiyai Soroti Konflik di Kapiraya, Tuding Dalangnya Sekelompok Non OAP

    Kelompok Bintang Timur Tani Merdeka Nabire Berhasil Panen Jagung

  • Pendidikan

    Bupati Kab. Dogiyai Tekankan Pentingnya Noken, Regenerasi, dan Penguatan Pendidikan

    IPPM-DW HIMLEKS Rayakan Natal dan Dies Natalis di Sentani

    Pemkab Dogiyai Melalui Dikpora  Gelar Launching SSH di SD YPPK Goodide

    TK Negeri Bogodide Resmi Terakreditasi Tepat di Hari Guru Nasional

    Marten Yogi dan Marius Kayame Rayakan Syukuran Bersama Wisudawan USWIM dan Anggota DPRK Paniai

    IPMB Rayakan Wisuda Mikerla Iyai, S.T: Bukti Perjuangan Mengalahkan Tantangan

    Dari Rumah Pribadi ke Sekolah Negeri: Perjuangan Panjang TK Waikato Paapaa Aikai Akhirnya Berbuah Manis

    TK Negeri Waikato Paapaa Aikai Gelar Kegiatan Parenting dan Pembagian Seragam untuk Peserta Didik

    Kemendikdasmen Resmi Buka Seleksi PPG Calon Guru 2025, Pendaftaran Dimulai 14 Oktober

  • Religi

    Ketua Panitia MUSPASME VIII Tegaskan Kesiapan Sukseskan Musyawarah Pastoral Mee ke-VIII di Komopa

    Natal Penuh Damai di Pos PI Maranatha: Jemaat Rayakan Kelahiran Yesus Raja Damai

    Kadinsos Paniai, Bantu Semen dan Cat untuk Dukung MUSPAS Mee ke-VIII, di Paroki Kristus Jaya Komopa

    Gelar Dialog Terkait “Postingan Viral”, Dewan Pastoral Paroki Imakulata Moanemani Tegaskan Gereja Tidak Berafilias dengan Pihak Manapun

    Masalah dan Harapan OMK Dekenat Paniai Bahas: Iman, Ekonomi, dan Advokasi Sosial

    Kingmi Pos PI Inii Enaimo Merayakan Natal dan HUT Ke-XII: Yesus Menjadi Pusat Hidup Jemaat

    Mahasiswa Semester VII STAK Nabire Rayakan Natal di Pantai Tiba Lakukan: “Tuhan Survei Hati Setiap Orang”

    Sekolah Minggu Jemaat Firadelfia Sarera Rayakan Natal: “Yusuf Jangan Takut, Kelahiran Yesus Membawa Damai”

    Umat Katolik Amungme Gelar Rekonsiliasi Historis dan Rayakan 72 Tahun Misi Katolik di Amungsa

  • Video
No Result
View All Result
JELATA NEWS PAPUA
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel Opini
  • Internasional
  • Nasional
  • Papua
  • Pelosok
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara
Home Berita

Gelar Rapim ke-6, KNPB Keluarkan 8 Poin Sikap dan Solusi Perjuangan Bangsa Papua

by Redaksi
20 Mei 2024
in Berita, Papua, Pers RIlis
0
SHARES
524
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sesuai mekanisme normal dalam organisasi, organisasi pergerakan rakyat sipil Papua dalam kota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) melakukan Rapat Pimpinan atau Rapim yang ke-VI selama tiga 13-15 Mei 2024 di Jayapura, Papua.

Baca Juga: TPNPB Tembak Mati Danramil 1703-04/Aradide

Sebanyak 32 pengurus wilayah dan Konsulat turut serta dalam Rapim yang digelar dengan tujuan membahas dan memutuskan berbagai situasi, baik situasi internal organisasi, situasi penindasan dan perjuangan bangsa Papua secara internasional dan nasional.

Human & Safety

Baca Juga: RPHAM Papua Nilai Pembungkaman Ruang Demokrasi di Nabire Langgar UU Berpendapat Dimuka Umum

Dalam rilis diterima JNP, Senin (20/5/2024), yang dikeluarkan dan ditandatangani oleh Ketua 1 KNPB Pusat Warpo Wetipo, menyebutkan dari pembahasan dalam Rapim yang dilakukan berhasil memutuskan sebanyak 8 poin sikap dan solusi-solusi.

Ke 8 poin sikap dan solusi-solusi yang dikeluarkan sesuai dengan perkembangan situasi perjuangan Papua sekarang, sebagai berikut:

Baca Juga: Demi Keadilan HAM Bagi Korban, Negara Harus Bertanggungjawab Atas Penembakan Terhadap 2 Orang Bocah di Intan Jaya

1. Melihat ancaman kolonialisme Indonesia yang begitu massif di West Papua, dengan pola dan strategi pecah bela yang menyebabkan ancaman genosida, ekosida dan etnosida semakin nyata, Rapim kembali menegaskan bahwa pembebasan nasional adalah agenda urgent bagi bangsa Papua. Oleh karena itu, kami menyeruhkan kepada rakyat Papua untuk meningkatkan solidaritas perjuangan bersama, mengantisipasi pola pecah belah dari penjajah dan ikut mengorganisir diri dalam organisasi-organiasi perjuangan politik dan sectoral di tanah Papua.

Baca Juga: ULMWP Mengutuk Tindakan Ketidakmanusiawian di Papua: Ini Media Releasenya!

2. KNPB terus mendorong konsolidasi terbuka dari dalam dan luar negeri melalui PRP, Pra KTT ULMWP, KTT ULMWP hingga Raker ULMWP. Pada perkembangannya, kami memandang ada berbagai infiltrasi musuh dan belum ada itikad baik dari beberapa pemimpin di luar dan dalam negeri untuk bersatu berkoordinasi dalam struktur dan agenda. Selain belum tegasnya deteksi dan perlawanan tegas terhadap upaya perpecahan yang dikelola musuh, juga lebih banyak disebabkan oleh perubahan bentuk ULMWP dari demokrasi terbuka (koordinatif) ke semi konstitusional (UUDS) hingga Deklarasi Pemerintahan Sementara, dimana ambisi-ambisi politik faksional berperan lebih besar daripada mengutamakan konsolidasi persatuan perjuangan yang lebih besar.

Baca Juga: Pigai dan Masa Depan Orang-Orang Hitam di Indonesia

3. KNPB memandang bahwa baik ULMWP hasil resmi KTT ULMWP di Vanuatu maupun “Kongres” sepihak Pemerintah Sementara ULMWP masing-masing bertahan pada bentuk Konstitusi (UUDS) yang sama walaupun hanya dibedakan oleh sebutan organisasi dan pemerintahan. Rapim KNPB memandang isi UUDS ULMWP mulai dari konsep pembukaan yang tidak mengakomodasi segala perbedaan yang membentuk ciri khas kebangsaan Papua, hingga berbagai isi BAB yang tidak mewakili kepentingan semua kelompok perjuangan, serta belum menjadi aturan perjuangan yang semestinya dipakai dalam masa perjuangan.

Baca Juga: Bebaskan Diri dari Budaya Bisu

4. Melihat dinamika ULMWP terakhir, Rapim memutuskan agar KNPB keluar dari situasi tersebut dan mengambil posisi tetap sebagai media nasional diluar ULMWP hasil KTT resmi di Vanuatu dan hasil kongres sepihak pemerintah sementara di Sentani. Dengan berposisi sebagai media, KNPB akan memainkan peran-peran mediasi segala perpecahan perjuangan baik di dalam dan luar negeri, yakni dengan secara aktif membangun koordinasi di antara semua pihak, ikut serta dalam agenda-agenda perjuangan bersama tanpa memandang akar faksionalnya masing-masing.

Baca Juga: Ini Tujuan Berdirinya Asosiasi Wartawan Papua

5. Guna mengkoordinasikan agenda-agenda perjuangan di Internasional baik secara hukum dan politik, kami meminta semua pemimpin dan diplomat di luar negeri agar saling berkoordinasi secara aktif guna menyatukan strategi lobby dan diplomasinya.

Baca Juga: Selalu Bermimpi Semua Orang Papua Tahu Baca dan Tulis

6. Rapim sepakat untuk mendorong Nieuw Guinea Raad (NGR) sebagai lembaga demokratis tetap berada di dalam ULMWP agar dapat memainkan perannya untuk menyampaikan gagasan-gagasan persatuan perjuangan dalam ULMWP.

Baca Juga: 4 Orang Jurnalis OAP di Nabire Dihadang, dipukul dan dirampas Hp oleh Polisi

7. Rapim kembali menegaskan bahwa TPNPB adalah tentara pembebasan nasional, sehingga Rapim KNPB memutuskan dan meminta agar TPNPB tetap meningkatkan fungsi pertahanan bagi rakyat maupun semua organiasi perjuangan tanpa batas politik faksional. Rapim meminta agar dalam perjuangan gerilya TPNPB tetap konsisten mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan sesuai hukum humaniter.

Baca Juga: Dewan Pers: Asosiasi Wartawan Papua Harus Tetap Eksis

8. RAPIMNAS KNPB memandang bahwa Presiden terpilih Prabowo adalah symbol kelanjutkan kekuasaan kolonialisme, kapitalisme dan militerisme di tanah Papua. KNPB bersama rakyat Papua tidak akan tinggal diam. Bangsa Papua akan bangkit melanjutkan perjuangan secara damai dan bermartabat. Oleh karena itu, kami meminta solidaritas rakyat Indonesia dan dunia yang cinta kemanusiaan dan kemerdekaan agar ikut serta mendukung perjuangan pembebasan nasional West Papua.

Post Views: 2,549
Tags: 8 Poin Sikap dan SolusiBangsa PapuaKNPBPapua MerdekaRapim ke 6West Papua
Previous Post

Pemkap Paniai Bakal Lakukan Pekan Imunisasi Nasional Polio

Next Post

Segera Hentikan Operasi Tambang Emas Ilegal di Kampung Mogodagi

Redaksi

Redaksi

Next Post

Segera Hentikan Operasi Tambang Emas Ilegal di Kampung Mogodagi

Please login to join discussion

Papua

Alamat Redaksi

Jl. Trans Nabire-Ilaga KM 200, Kampung Mauwa, Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.

Browse by Category

  • Artikel Opini
  • Berita
  • Hukum HAM
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lingkungan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Papua
  • Pelosok
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Politik
  • Puisi
  • Ragam
  • Religi
  • Sastra
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Sosok/Tokoh
  • Startup
  • Surat Terbuka
  • Video
  • Wawancara
  • Redaksi
  • Tentang JNP
  • Hubung Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Jelata News Papua © 2024 All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Internasional
    • Nasional
    • Papua
    • Pelosok
  • Artikel Opini
  • Hukum HAM
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Pendidikan
  • Pers RIlis
  • Ragam
  • Religi
  • Seni Budaya
  • Sosial Ekonomi
  • Wawancara

Hak Cipta Jelata News Papua © 2024 All rights reserved