PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Paniai resmi menutup kegiatan Training Tutor yang mengusung tema “Membangun Generasi Komunikatif dan Berdaya Saing”. Kegiatan penutupan berlangsung di Aula Setda Kantor Bupati Paniai, Papua Tengah, Pada Jumat (19/06/2026).
Acara penutupan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Paniai, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan beberapa organisasi mitra pemerintah seperti Ketua KONI Paniai, Ketua KAPP, para kepala distrik, tokoh masyarakat, undangan, serta simpatisan.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Bupati Paniai yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Paniai, Iriando Dien, S.H., M.Si. Prosesi penutupan ditandai dengan simbolisasi budaya Suku Mee berupa pelepasan anak panah sebagai tanda berakhirnya kegiatan pelatihan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada KPA Kabupaten Paniai atas komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di daerah.
“Kami mendukung penuh program-program KPA Kabupaten Paniai yang bertujuan menyelamatkan generasi penerus bangsa dari ancaman HIV/AIDS. KPA merupakan garda terdepan dalam memberikan edukasi, sosialisasi, dan pendampingan kepada masyarakat. Melalui kegiatan Training Tutor ini, kami berharap seluruh peserta mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para narasumber yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan motivasi selama kegiatan berlangsung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Paniai, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang sangat bermanfaat. Semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan dan dikembangkan demi kemajuan masyarakat Paniai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPA Kabupaten Paniai, Sepanya Yogi, S.IP, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat kapasitas anggota KPA dan para peserta agar mampu menjalankan tugas edukasi secara efektif di masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap peserta memperoleh pemahaman yang baik mengenai HIV/AIDS, sehingga mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat. Kami ingin para tutor menjadi pelopor perubahan yang mampu mendorong masyarakat untuk hidup sehat dan menjauhi berbagai perilaku yang berisiko terhadap penularan HIV/AIDS,” ujar Sepanya Yogi.

Menurutnya, upaya pencegahan HIV/AIDS membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, sehingga KPA Paniai akan terus membangun kolaborasi dengan pemerintah, gereja, lembaga pendidikan, aparat keamanan, serta berbagai komunitas yang ada di Kabupaten Paniai.
“Ke depan, KPA akan terus memperkuat sinergi dengan semua elemen masyarakat demi menyelamatkan generasi muda Paniai. Semangat kebersamaan dan kepedulian harus terus kita bangun untuk mewujudkan Kabupaten Paniai yang sehat dan bebas dari ancaman HIV/AIDS,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Training Tutor, Kosmas Kudubun, S.Tr.Kes, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Paniai, KPA Provinsi Papua Tengah, para narasumber, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat, kekompakan, dan komitmen selama pelatihan berlangsung. Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak,” ungkap Kosmas
kepala Laboratorium RSUD Paniai ini juga berharap seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.
“Kami berharap para peserta tidak hanya berhenti pada pelatihan ini, tetapi mampu menjadi tutor yang aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Mari bersama-sama menjaga dan menyelamatkan generasi muda Paniai,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, makan bersama, serta pembagian uang transportasi kepada peserta sebagai bentuk dukungan dan penghargaan atas partisipasi mereka selama mengikuti pelatihan.
Dengan berakhirnya kegiatan Training Tutor Tahun 2026, KPA Kabupaten Paniai berharap para peserta dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS demi mewujudkan generasi Paniai yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. [*]