DOGIYAI, JELATANEWSPAPUA.COM – Guna mendorong perputaran uang tetap berjalan di lingkungan masyarakat Distrik Kamuu, menjamin nilai hasil bumi tetap dinikmati petani dan pedagang kecil, serta meringankan beban risiko tidak terjualnya barang dagangan yang sering dialami mama-mama pasar, Pemerintah Distrik Kamuu secara konsisten melaksanakan arahan Bupati dan Wakil bupati kabupaten Dogiyai.
Arahan resmi Bupati dan wakil bupati menyatakan, seluruh jajaran pemerintahan dan Aparatur Sipil Negara, mulai dari tingkat kabupaten hingga distrik, setiap hari Jumat wajib turun langsung ke pasar membeli hasil jualan mama-mama. Langkah ini bukan sekedar seremonial, melainkan untuk memastikan dagangan segera terjual, perputaran uang tetap berada di daerah, dan pendapatan pedagang kecil terjamin.
Pagi ini, rombongan Pemerintah Distrik Kamuu bergerak ke tempat jualan mama-mama di wilayah kerjanya. Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, bersama seluruh staf turun di Pasar Mowanemani dan memborong hasil kebun sebagai wujud pelaksanaan instruksi tersebut.
Hal itu disampaikan Markus Auwe kepada wartawan melalui keterangan tertulis yang diterima hari ini, Jumat [31/07].
“Kami memastikan hasil bumi dan dagangan segera terjual, perputaran uang tetap berjalan di daerah, dan pendapatan warga lebih terjamin agar tidak rugi karena barang tidak laku,” tegasnya.
Auwe menambahkan, pihaknya turut meneladani langkah tersebut dengan memprioritaskan membeli hasil jualan mama-mama pasar guna menjaga perputaran uang tetap berputar di wilayah kerjanya.
“Kami melaksanakan instruksi Bupati Dogiyai secara konsisten agar dukungan terhadap ekonomi masyarakat kami bukan sekedar seremonial, melainkan menjadi budaya pelayanan yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.***
Editor: Admin JNP