PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – “Kepala sekolah adalah pemimpin sekolah pada lembaga satuan pendidikan.” Demikian pesan tegas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Agus Kobepa, M.Pd., saat memberikan arahan kepada seluruh pimpinan satuan pendidikan, baik formal maupun nonformal, yang meliputi jenjang TK, SD, SMP, SMA, serta PKBM se-Kabupaten Paniai.
Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Paniai, pada hari Selasa [02/06].
Dalam arahannya, Kobepa menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang masih terjadi di lapangan. Ia menyampaikan bahwa data peserta didik yang tercatat dalam Aplikasi Data Pendidikan Dasar dan Menengah [Dapodik] di berbagai sekolah masih sering tidak valid. Selain itu, terdapat sejumlah lembaga pendidikan yang memiliki jumlah peserta didik melebihi ketentuan yang berlaku, tanpa mempedulikan standar pelayanan pendidikan yang seharusnya diterapkan.
“Jika ke depannya hal yang sama masih terjadi, Dinas Pendidikan akan mengambil langkah tegas dengan mempertimbangkan penyesuaian sesuai standar pendidikan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kobepa menegaskan bahwa kepala sekolah beserta seluruh tenaga pendidik wajib aktif menjalankan tugas di sekolah masing-masing. Menurutnya, kemajuan pendidikan sangat bergantung pada kehadiran dan kinerja para pemimpin sekolah dan guru.
“Jika tidak aktif di sekolah, maka pendidikan tidak akan berkembang. Saat ini masih terjadi kondisi di mana kepala sekolah berjalan sendiri, dewan guru berjalan sendiri, bahkan peserta didik pun ikut berjalan sendiri, tanpa mempedulikan kegiatan proses belajar mengajar yang seharusnya menjadi fokus utama di sekolah,” tambahnya.
Oleh karena itu, pihaknya akan rutin mengundang para pimpinan sekolah untuk menghadiri berbagai kegiatan dan pertemuan terbuka. Tujuannya agar kepala sekolah dapat meninjau langsung perkembangan pendidikan di wilayahnya, sekaligus menyamakan persepsi guna meningkatkan kualitas pendidikan yang bermutu, disiplin, dan berilmu demi masa depan anak bangsa di tanah kelahirannya sendiri.
Editor: Admin JNP