PANIAI, JELATANEWSPAPUA.COM – TK Negeri Bomaiye Pito menggelar acara wisuda dan pelepasan siswa Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di Obano, Distrik Paniai Barat, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada 4 Juni 2026.
Sebanyak 19 siswa resmi diwisuda dan dilepas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar (SD). Kegiatan tersebut dihadiri oleh para guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai.
Kepala TK Negeri Bomaiye Pito, Naor Boma, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara wisuda dan keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan anak usia dini.
“Pada hari yang berbahagia ini, kami bersyukur kepada Tuhan karena 19 siswa TK Negeri Bomaiye Pito telah menyelesaikan pendidikan mereka dengan baik. Wisuda ini merupakan langkah awal bagi anak-anak untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kami berharap mereka terus belajar dengan rajin, memiliki karakter yang baik, serta mampu meraih cita-cita di masa depan,” ujar Naor Boma.
Ia mengatakan bahwa keberhasilan siswa tidak terlepas dari kerja keras para guru dan dukungan penuh orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri dengan penuh kesabaran dan kasih sayang dalam mendidik anak-anak. Apresiasi juga kami sampaikan kepada para orang tua yang selalu mendukung perkembangan pendidikan putra-putri mereka,” katanya.
Naor Boma juga berharap para lulusan dapat menjadi generasi penerus yang cerdas, berakhlak baik, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Paniai di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Bidang TK-PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Nopi Nawipa, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada TK Negeri Bomaiye Pito atas dedikasinya dalam menyelenggarakan pendidikan anak usia dini.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Sekolah, para guru, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras membina anak-anak sejak usia dini. Pendidikan PAUD dan TK merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, dan kecerdasan anak sebelum memasuki pendidikan dasar,” ujar Nopi Nawipa.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak membutuhkan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah agar anak-anak memperoleh lingkungan belajar yang baik dan mendukung tumbuh kembang mereka.
“Kami berharap para orang tua terus mendampingi anak-anak setelah mereka melanjutkan pendidikan ke tingkat SD. Pendidikan yang kuat dimulai dari keluarga, kemudian diperkuat oleh sekolah dan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan generasi Paniai yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya.